Steven Seagal Tuntut Permintaan Maaf FBI
Kapanlagi.com - Steven Seagal, yang film aksinya pernah menjadi daya tarik box-office, yakin bahwa tuduhan palsu oleh agen FBI telah merusak karirnya, demikian laporan Los Angeles, Jumat (17/8).
Komentar di Los Angeles Times tersebut adalah yang pertama dikeluarkan Seagal secara terbuka mengenai penyelidikan yang dimulai sekitar lima tahun lalu oleh FBI mengenai tuduhan yang ia mengintimidasi seorang wartawan dan memiliki hubungan dengan kejahatan terorganisir.
Harian Los Angeles Times melaporkan, Seagal menuntut permintaan maaf dari FBI. Jurubicara aktor tersebut belum dapat dimintai komentar, Jumat.
"Tuduhan palsu FBI menyulut ribuan artikel yang menyatakan bahwa saya menteror wartawan dan memiliki hubungan dengan mafia," kata Seagal kepada surat kabar itu. "Tuduhan yang menimbulkan hasutan semacam ini membuat takut kepala studio dan produser independen, dan membunuh karir."
Advertisement
Seagal (56) pernah menjadi aktor utama film laga seperti UNDER SIEGE produksi 1992, yang meraih US$156 juta melalui keberhasilan di seluruh dunia, tapi sekarang ia membuat film yang diluncurkan langsung melalui DVD seperti FLIGHT OF FURY dan ATTACK FORCE.
Penyelidikan FBI berpangkal dari hubungan Seagal dengan mantan detektif swasta, Anthony Pellicano, yang pernah bekerja untuk banyak produser, sutradara dan bintang Hollywood, tapi kini mendekam di penjara federal sambil menunggu pengadilan mengenai penyadapan dan dakwaan lain.
Penyelidikan Pellicano berawal dari 2002, ketika seorang wartawati lepas Los Angeles Times menemukan ikan mati, mawar merah dan surat yang bertuliskan, "Berhenti!" di mobilnya. Saat itu, wartawati tersebut sedang menyelidiki Seagal dan seorang mantan mitra usahanya.
Seagal memberitahu Los Angeles Times bahwa ia dan Pellicano tak pernah berbicara sejak 1990-an dan berita di Los Angeles Times menyatakan pengacaranya memberitahu agen FBI bahwa sampai 2002, Seagal dan Pellicano telah terlibat persaingan sengit dalam suatu sengketa hukum.
Aktor tersebut mengatakan pada Oktober 2004, seorang pejabat FBI memberitahu dia bahwa agen federal tak memiliki hubungan apa pun dengan penyelidikan Pellicano. Namun, Seagal menyatakan mereka belum secara terbuka membebaskan dia dari tuduhan.
Wanita jurubicara FBI tak bersedia berkomentar, karena sifat penyelidikan yang sedang berlangsung dan mengalihkan seruan ke Kantor Jaksa AS di Los Angeles.
Jurubicara bagi Jaksa AS menyatakan, Seagal tak pernah didakwa atau dituduh terlibat dalam peristiwa yang akhirnya mengarah kepada penangkapan Pellicano.
Jurubicara itu menambahkan kantor Jaksa bukan mengomentari pembicaraan yang dilakukannya dengan pengacara yang mewakili terdakwa, sasaran penyelidikan atau saksi mata.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(*/bun)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor










































