'WORLD TRADE CENTER', Tak Menyentuh Soal Politik
Kapanlagi.com - Para pembuat film tentang tragedi tanggal 11 September, membantah bahwa mereka telah melakukan rekayasa.
Para pembuat film di karya terbaru Oliver Stone, WORLD TRADE CENTER, membantah tuduhan yang mengatakan bahwa mereka melakukan rekayasa pada serangan teroris di tahun 2001 itu, dan sebaliknya mengatakan bahwa film itu hanyalah bercerita tentang sebuah kepahlawanan, yang dilatarbelakangi dengan kejadian ambruknya menara kembar WTC tersebut.
WORLD TRADE CENTER, yang dibintangi oleh Nicolas Cage, bercerita tentang dua manusia terakhir yang ditemukan dalam keadaan hidup di puing-puing reruntuhan bangunan gedung kembar tersebut, bersama dengan para tim pengevakuasi mereka.
Beberapa anggota keluarga dari para korban serangan 11 September, khususnya yang meninggal, menolak peluncuran film tersebut. Mereka hanya tak ingin untuk mengingat kembali betapa sakitnya perasaan mereka, saat terjadinya dan pasca serangan itu.
Advertisement
Namun, produser Moritz Borman, mengatakan, "Saya tahu bahwa mungkin diluar sana ada seorang janda yang menentang pembuatan film ini, karena ia tak ingin mengingat kepedihan saat teroris merenggut suaminya."
"Namun saya meyakinkannya, bahwa setelah ia melihatnya, ia tak akan 'sakit' lagi. Kami tak ingin menguak cerita dibalik peristiva 11 September dan efeknya pada masyarakat Amerika dan seluruh dunia," tegasnya.
"Tak seorang pun yang melihat film ini akan berpikir tentang adanya penjelasan di balik peristiwa 11 September ini, atau tentang alasan politik yang melatarbelakanginya. Namun ini adalah murni tentang cerita kepahlawanan," tuturnya.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(ff/bun)
Advertisement
D Academy 8
- Mantan Pacar SelebritiLesti Kejora & Rizky Billar Undang Rizki-Ridho DA ke Podcast, Momen Akrab Bareng










































