Aisar Khaled Dilaporkan Agensi, Polemik Rp5,7 Miliar Dibawa ke Polisi
Aisar Khaled. (Instagram/ aisar_khaledd)
Kapanlagi.com - Kreator konten asal Malaysia, Aisar Khaled, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh sebuah agensi melalui kuasa hukumnya, Michael Sugijanto. Pihak agensi menyebut masih ada kewajiban sekitar Rp5,7 miliar yang belum diselesaikan setelah mereka menalangi berbagai kebutuhan Aisar selama berkegiatan di Indonesia.
“Jadi, klien kami melaporkan ini sekali lagi ini hanya upaya terakhir ya, upaya terakhir dari klien kami sebagai tindak mencari keadilan. Nah, kenapa kok kita sampai melapor? Karena Aisar dan klien kami itu sudah menandatangani perjanjian investasi,” kata Michael Sugijanto di SPKT Polda Metro Jaya, Senin (14/9/2026).
Michael menjelaskan hubungan profesional antara agensi dan Aisar telah terjalin sejak awal kedatangannya ke Indonesia. Pihak agensi mengaku ikut membantu Aisar mendapatkan pekerjaan hingga menggelar berbagai kegiatan di Tanah Air.
Advertisement
“Jadi klien kami ini orang yang apa ya, sudah membantu Aisar. Sudah membantu Aisar waktu pertama kali datang ke sini, ya salah satu yang membantu Aisar untuk mendapatkan pekerjaan, bikin event, ya itu adalah klien kami. Itu adalah klien kami,” jelas Michael.
Bantuan yang diberikan, menurutnya, tidak sebatas urusan pekerjaan. Agensi juga pernah diminta turun tangan saat Aisar berhadapan dengan pihak ketiga, namun setelah itu komunikasi disebut terputus.
“Kita bahkan sempat nih, dimintain tolong oleh klien kita untuk, bantu dong si Aisar. Nah, kalau sudah dibantu seperti itu oleh klien kami lalu Aisar tetap melakukan tindakan ini atau menghilang ya, tidak ada kabar bagi klien kami, ya ini adalah upaya terakhir kami,” tuturnya.
1. Bukan Pinjaman Biasa, Disebut Perjanjian Investasi
Persoalan berkembang hingga kedua pihak menandatangani perjanjian investasi pada Februari 2026. Michael memastikan dokumen itu dibuat pada awal tahun tersebut.
Pihak agensi menegaskan kewajiban yang muncul bukan berasal dari pinjaman uang konvensional. Mereka memilih menalangi kebutuhan Aisar karena merasa memiliki tanggung jawab setelah membawa sang kreator untuk beraktivitas di Indonesia.
“Akhirnya karena klien kita ini agency yang merasa bertanggung jawab karena beliau yang membawa, perusahaan ini yang membawa Aisar ke Indonesia, kita talangin. Jadi bukan memang sengaja diutangin terus perjanjian utang piutang kayak kita pinjam sama teman atau perusahaan kontrak, nggak,” jelas Michael.
Dalam perjanjian tersebut, sisa kewajiban Aisar disebut mencapai sekitar Rp5,7 miliar. Penyelesaian pembayaran sebelumnya disepakati dapat dilakukan melalui pekerjaan, termasuk tampil dalam sejumlah acara.
2. Pertemuan Terakhir Dengan Aisar Khaled
Pihak agensi menyebut komunikasi terakhir dengan Aisar terjadi pada Juli 2026 saat yang bersangkutan hadir di salah satu acara mereka. Kehadiran itu disebut terlaksana setelah adanya pembicaraan mengenai potongan sebagian kewajiban.
“Terakhir Juli. Juli itu sempat datang di event kami, tapi sebelumnya itu sudah alot. Datang lagi Juli, setelahnya tidak ada lagi kontak. Itu pun datang karena diiming-imingin potongan. Potongan nominal utang yang dibayar,” imbuh Michael.
Agensi juga menegaskan pembayaran yang selama ini tercatat bukan berasal dari cicilan yang dibayarkan langsung oleh Aisar. Menurut Michael, pembayaran dilakukan melalui pemotongan pendapatan dari pekerjaan yang pernah dijalankan.
“Selama ini pembayaran yang terjadi itu merupakan pemotongan langsung, bukan Aisar iktikad baik 'nih saya bayar ya, saya cicil', bukan. Kita potong dari sisa-sisa pendapatan pekerjaan yang telah dilakukan di waktu lampau,” imbuhnya.
3. Tiga Somasi, Diklaim Tanpa Respons
Setelah mengirimkan tiga kali somasi namun disebut tidak memperoleh jawaban maupun informasi mengenai keberadaan Aisar, pihak agensi memutuskan melapor ke polisi. Langkah ini ditempuh untuk mencari penyelesaian atas persoalan yang berlarut.
Ketua tim kuasa hukum agensi pelapor, Machi Achmad, menyampaikan bahwa pelaporan ke pihak berwajib menjadi opsi lanjutan setelah jalur komunikasi tidak membuahkan hasil.
“Sudah kami somasi sebanyak tiga kali, tetapi tidak ada jawaban dan tidak ada memberikan informasi mengenai keberadaannya. Maka dari itu, kami hari ini melaporkan ke pihak berwajib untuk mencari solusi dan penegakan hukum seperti itu,” pungkas Michael. (M Altaf Jauhar)
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/rtn)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
