Alasan Anwar BAB Merasa Sedih Setiap Lebaran Tiba

Alasan Anwar BAB Merasa Sedih Setiap Lebaran Tiba
Anwar BAB mengaku momen Lebaran membawa kesedihan.Foto: Instagram.com/Anwar_BAB

Kapanlagi.com -

Momen Hari Raya Idul Fitri ternyata menyisakan sisi emosional yang mendalam bagi komedian sekaligus presenter Anwar BAB. Di balik pembawaannya yang selalu ceria di layar kaca, Anwar menyimpan rasa haru yang besar setiap kali mendengar suara takbir berkumandang.
Baginya, Lebaran bukan sekadar perayaan, melainkan waktu untuk merenung dan merefleksikan diri atas segala perbuatan yang telah dilakukan selama setahun terakhir. Kesedihan yang dirasakan Anwar muncul secara alami tanpa dibuat-buat.
Ia merasa sangat bersyukur masih diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk merasakan suasana bulan suci dan hari kemenangan. Momen silaturahmi yang menyatukan keluarga besar menjadi hal yang paling ia nantikan, di mana seluruh kerabat berkumpul kembali dalam suasana yang hangat dan penuh maaf.
"Lebaran tuh adalah satu momen yang buat aku tuh selalu sedih, nggak tau kenapa ya? Aku merenung mungkin karena dosa-dosa yang pernah dilakukan kali ya. Apalagi kalau udah denger suara takbir gitu, nggak tau kenapa tuh nangis aja," ujar Anwar BAB saat ditemui di kawasan Munjul, Jakarta Timur, Senin (23/03).

1. Sedih Karena Kakek dan Nenek Sudah Tiada

Karena kakek dan neneknya sudah tiada, kini rumah orang tua Anwar di kawasan Munjul menjadi pusat berkumpulnya keluarga besar. Sebagai anak yang ingin berbakti dan memuliakan tamu, Anwar memutuskan untuk menggelar acara open house dengan persiapan yang sangat matang. Ia bahkan mendekorasi rumahnya sedemikian rupa agar suasana Lebaran terasa semakin meriah dan berkesan bagi siapa saja yang datang berkunjung.
"Iya, jadi kayak hilang apa ya, hilang nyawa di rumah itu. Akhirnya di rumah aku, aku bikin open house. Jadi aku dekor di situ. Karena aku nggak tahu kenapa, kan banyak orang bilang, 'Ih, berlebihan banget sih.' Nggak berlebihan, karena kenapa? Kita ngejamu tamu," tuturnya.

2. Sewa Katering Orang Kristen

Menariknya, dalam urusan hidangan, Anwar menunjukkan sikap toleransi yang tinggi. Ia sengaja mencari jasa boga yang tetap beroperasi saat Idul Fitri agar kebutuhan makan para tamu terpenuhi dengan baik. Hal ini ia lakukan demi memastikan semua anggota keluarga bisa merayakan hari kemenangan tanpa harus sibuk di dapur.
"Aku nyewa catering dari hari pertama itu. Aku nyari, kan catering banyak yang nggak buka tuh hari Lebaran kan? Aku nyari Lebaran yang orang Kristen. Dia bilang, 'Kita bisa bantuin,' kata dia gitu. Jadi kan nggak pada Lebaran, toleransi beragama gitu," jelas Anwar.

3. Lebaran Adalah Momen Penuh Syukur Bagi Anwar

Tepat Jelang Lebaran, Anwar BAB masih aktif bekerja.

Melalui momen Lebaran ini, Anwar berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ia merasa bahwa umur panjang yang diberikan kepadanya adalah anugerah yang harus disyukuri dengan cara terus menjalin silaturahmi dan berbuat baik kepada sesama manusia.

"Ini aja udah ngembang aja mata aku ya kalau inget Lebaran tuh kayak, 'Ya Allah, makasih ya dikasih umur yang panjang ketemu Lebaran lagi.' Karena momen Lebaran tuh momen buat aku adalah silaturahmi yang tadinya keluarga nggak kumpul jadi kumpul," pungkasnya.

Rekomendasi

Trending