Bambang Ngotot Cerai, Pak Harto Titikkan Air Mata
Kapanlagi.com - Kasus gugatan cerai Bambang Trihatmodjo kepada Halimah Agustina Kamil seperti menjadi awan kelabu bagi keharmonisan keluarga cendana. Setelah selama 26 tahun menjalani kehidupan rumahtangga dan dikarunia tiga orang anak serta satu cucu, Bambang - Halimah di ujung perceraian. Kengototan Bambang untuk menceraikan menantu kesayangan Pak Harto, membuat penguasa Orde Baru ini sempat menitikkan air mata.
"Keluarga cendana menitikkan air mata, bapak (Pak Harto - red) sangat sedih, tetapi tidak bisa berbuat banyak karena anak-anak sudah dewasa, apalagi dia anak laki-laki," ujar Mbak Tutut, (21/6). Apa yang terjadi dalam keluarga Bambang - Halimah, secara arif disikapi Mbak Tutut yang memang selama ini sebagai jubirnya cendana sebagai ujian dan sudah selayaknya keluarga cendana melakukan intropeksi.
"Bapak sangat malu dan kami tidak suka ada terjadi perceraian (Bambang - Halimah), tetapi kami tidak bisa memberikan komentar lebih. Kami sudah dewasa dan memiliki jalan hidup sendiri-sendiri. Kami hanya berdoa untuk yang terbaik," imbuh anak tertua Pak Harto ini.
Sekedar menilik masa lalu, pernikahan antara Bambang Trihatmodjo dan Halimah Agustina Kamil terjadi pada tanggal 24 Juni 1981 dan sebentar lagi mereka seharusnya merayakan pernikahan yang memasuki usia ke 26 tahun. Waktu itu Pak Harto yang masih menjabat Presiden RI bertindak selaku saksi pernikahan Bambang, sementara Wakil Presiden saat itu Adam Malik sebagai saksi dari pihak Halimah.
Advertisement
Selama ini, khalayak umum menilai Halimah sebagai wanita anggun, elegan dan tak neko-neko, maka tak heran dia menjadi menantu kesayangan Pak Harto. Sejak kebahagiaannya diusik oleh Mayangsari pun Halimah selalu bersikap diam. "Dan anak-anak pun tahu akan itu, beliau sosok yang tenang dan tegar, selama ini beliau berusaha menanggung beban tersebut dengan berbagai kegiatan sosial yang juga dibantu anak-anaknya. Ibu Halimah ingin tetap mempertahankan perkawinan mengingat anak telah besar dan sudah punya cucu. Hal yang sama juga diinginkan anak-anak," ungkap penasehat hukum Halimah, Lillian Santosa.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kl/wwn)
Advertisement












































