SELEBRITI

Bongkar Besaran Gaji Anggota DPR, Krisdayanti Tegaskan Dana Reses Bukan Untuk Pribadi

Jum'at, 17 September 2021 09:39

Krisdayanti © instagram/krisdayantilemos

Kapanlagi.com - Anggota DPR RI sekaligus salah satu penyanyi diva Indonesia, Krisdayanti akhirnya meluruskan pernyataannya soal dana reses. Istri dari Raul Lemos itu menjelaskan bahwa dana reses yang diterima anggota DPR bukanlah bagian dari pendapatan pribadi.

Krisdayanti mengatakan dana reses wajib digunakan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Aspirasi inilah yang kemudian disalurkan oleh para wakil rakyat.

"Dana Reses bukanlah merupakan bagian dari pendapatan pribadi anggota DPR RI, melainkan dana untuk kegiatan reses guna menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan masing-masing," kata Krisdayanti melalui keterangan rilis yang diterima awak media, Rabu (15/9).

"Anggaran tersebut wajib dipergunakan oleh anggota DPR dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk menyerap aspirasi rakyat. Aspirasi ini yang kemudian disalurkan anggota DPR dalam bentuk kerja-kerja legislasi, pengawasan dan anggaran, sebagaimana fungsi DPR RI yang diamanatkan konstitusi," lanjutnya.

1. Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Oleh karena itu, anggota Fraksi PDIP itu juga menegaskan bahwa dana reses yang berasal dari rakyat pada akhirnya akan kembali ke rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi anggota dewan.

Lebih lanjut ibunda dari Aurel Hermansyah ini tak lupa menjelaskan kegiatan menyerap aspirasi masyarakat ini tidak hanya dilakukan oleh anggota DPR RI saja, baik di provinsi maupun kota atau kabupaten juga melakukan hal yang sama sesuai dengan amanat UU tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau UU MD3.

"Pada pelaksanaannya di lapangan, dana reses digunakan untuk membiayai berbagai hal teknis kegiatan menyerap aspirasi masyarakat ini. Bentuk kegiatan banyak juga merupakan usulan dari masyarakat, mulai dari pertemuan biasa masyarakat dengan anggota DPR, sampai kegiatan-kegiatan tertentu yang menjadi kebutuhan masyarakat. Jadi dana reses yang berasal dari rakyat ini pada akhirnya kembali lagi ke rakyat dalam berbagai bentuk kegiatan. Kegiatan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan yang telah dianggarkan oleh negara ini tidak saja berlaku bagi anggota DPR RI, tapi juga untuk anggota DPRD Provinsi, maupun DPRD Kota/Kabupaten sesuai dengan ketentuan UU MD3," paparnya.

2. Wajib Lapor dan Diaudit

Ia pun memastikan penggunaan anggaran negara untuk kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan asas kemanfaatan, keadilan, transparansi dan akuntabilitas. Penggunaan anggaran itu, lanjutnya, juga diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Penggunaan anggaran negara ini dilakukan berdasarkan asas kemanfaatan, keadilan, transparansi dan akuntabilitas, sehingga wajib dilaporkan ke Sekretariat Dewan di masing-masing tingkatan, dan dalam hal DPR RI, diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," tutupnya.

Sebelumnya, Krisdayanti mengaku menerima gaji selaku anggota DPR sebesar Rp 16 juta. Empat hari berselang, anggota DPR yang akrab dipanggil KD itu mengaku menerima lagi tunjangan sebesar Rp 59 juta. Ada juga dana aspirasi Rp 450 juta yang diterima sebanyak 5 kali dalam setahun, serta dana reses sebesar Rp 140 juta sebanyak 8 kali per tahunnya.


REKOMENDASI
TRENDING