Bubah Alfian Alami Kecelakaan Usai JFC, Bagikan Refleksi di Instagram

Bubah Alfian Alami Kecelakaan Usai JFC, Bagikan Refleksi di Instagram
Bubah Alfian Alami Kecelakaan Usai JFC © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Bubah Alfian, makeup artist ternama, mengabarkan dirinya mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Jember menuju Jakarta setelah menghadiri Jember Fashion Carnaval (JFC). Informasi tersebut ia sampaikan melalui akun Instagram pada Rabu (29/7/2026).

Dalam unggahannya, ia menceritakan mobil yang ditumpanginya tiba-tiba kehilangan kendali hingga terombang-ambing ke kanan dan kiri.

Ia mengaku sempat berpikir, "Mungkin sampai di sini."

Beruntung, Bubah selamat dari insiden tersebut. Ia menyebut pengalaman itu mendorongnya untuk menuliskan refleksi pribadi. Ia juga menegaskan rasa syukur karena masih bisa kembali ke rumah.

1. Kronologi Singkat dalam Perjalanan Jember-Jakarta

Unggahan Bubah Alfian di Instagram © instagram.com/bubahalfian

Peristiwa itu terjadi saat Bubah bertolak dari Jember ke Jakarta usai tampil di rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC). Ia menyampaikan kabar ini lewat unggahan di Instagram pada Rabu (29/7/2026), tak lama setelah kejadian.

Menurut penuturannya, mobil yang ia tumpangi kehilangan kendali dan bergerak liar ke kanan dan kiri. Situasi tersebut berlangsung cepat dan membuatnya merasakan momen menegangkan di dalam kabin kendaraan.

Dalam momen itu, Bubah mengakui sempat terlintas pikiran bahwa hidupnya bisa saja berakhir. Ia menggambarkan detik-detik ketika kendaraan terombang-ambing sebagai titik yang sangat menguji ketenangan.

2. Rasa Syukur Usai Selamat dari Kecelakaan

Setelah selamat, Bubah menuliskan rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk pulang. Ia menyebut bisa kembali memeluk orang-orang terdekat sebagai anugerah yang tak ia lewatkan.

Ia juga menyampaikan keinginan untuk melanjutkan mimpi-mimpi yang belum selesai. Momentum ini disebutnya sebagai pengingat agar tetap fokus pada hal-hal yang bernilai dalam hidup.

Dalam narasinya, Bubah menempatkan keselamatan yang ia alami sebagai titik balik untuk mempertegas prioritas. Ia memilih membagikan pengalamannya agar menjadi catatan bersama.

3. Pengingat tentang Waktu dan Pertemuan

Bubah menulis bahwa insiden tersebut menyadarkannya, hidup tidak bisa ditunda. Setiap kesempatan, menurutnya, memiliki makna yang perlu dihargai segera.

Ia mengingatkan bahwa tak ada yang tahu pelukan atau pertemuan mana yang akan menjadi yang terakhir. Seruan itu menjadi inti dari refleksi yang ia unggah.

Melalui pesan tersebut, Bubah menekankan pentingnya memberi ruang bagi hal-hal yang betul-betul berarti. Ia menuliskannya sebagai pengingat untuk menjalani hari dengan kesadaran penuh.

4. Permintaan Maaf dan Ajakan untuk Saling Menguatkan

Masih dalam unggahan yang sama, Bubah menyampaikan permintaan maaf. Ia menuturkan maafnya kepada siapa pun yang pernah terluka oleh perkataan, sikap, atau keputusan yang pernah ia ambil.

"Hidup ini terlalu singkat untuk dipenuhi kebencian. Mari saling mendoakan, saling menguatkan, dan saling memaafkan," ungkap Bubah Alfian menutup tulisannya di Instagram.

Ia juga mengajak semua orang untuk lebih menghargai hidup. Pesan itu ia sampaikan sebagai penutup refleksi pascakejadian yang dialaminya.

Rekomendasi

Trending