Burgerkill Sebarkan Racun Lewat 'VENOMOUS'

Burgerkill Sebarkan Racun Lewat 'VENOMOUS' Burgerkill

Kapanlagi.com - Bagi para begundal metal tanah air, nama Burgerkill tentunya sudah tak asing lagi. Apalagi dengan beberapa prestasi yang ditorehkan oleh Vicky (vokal), Ebenz (gitar), Ramdan (bass), Agung (gitar) dan Andris (drum) ini.Penghargaan musik terbesar di Indonesia, AMI Awards pernah diraih Burgerkill tahun 2004 lalu lewat album BERKARAT, untuk kategori Best Metal Production. Album BEYOND COMA AND DESPAIR pun dinobatkan sebagai salah satu album terbaik oleh majalah Rolling Stone pada 2006 silam. Dengan prestasi dan massa yang banyak, produk Internasional seperti PUMA (Amerika) dan INSIGHT (Australia) juga berani mensupport dalam setiap penampilan mereka.Sebuah tanggung jawab besar bagi Burgerkill untuk bisa berkarya lebih baik lagi tentunya. Dan hal tersebut telah dibuktikannya melalui album terbaru mereka bertitel VENOMOUS. Album ini rencananya juga akan dirilis di Malaysia (July 2011) dan Australia (Agustus 2011)."Ini adalah album paling berbahaya yang pernah kami buat. Kapasitas dobraknya paling tinggi. Banyak hal baru dan energi positif yang kita dapet, dari menulis lagu sampai pada prosesnya. Namun, benang merah tetap ada dengan album-album sebelumnya. Musikalitas di album BERKARAT dan BEYOND COMA AND DESPAIR masih bisa didengar. Jadi bisa dibilang album ini yang menggabungkan musik-musik sebelumnya," ucap Ebenz saat party launch album VENOMOUS di Lapangan Bulungan, Jakarta Selatan (16/7).Ditambahkan Burgerkill, materi album teranyar ini boleh dibilang makin asyik. Hal tersebut dikarenakan selama proses pengerjaan, Ebenz dkk telah makan banyak nutrisi dari beberapa genre musik."Makanya, kami bilang materi album ini makin asyik, lebih fun. Gak terlalu underground banget. Meski awalnya kami mengalami stuck dari album sebelumnya. Kalau dibilang makin progresif, itu karena nutrisi makin banyak yang kita dengerin. Gak mikir, orang mau bilang apa, kami main musik aja," lanjut Ebenz.Burgerkill pun tak menampik kalau VENOMOUS merupakan album termahal mereka, "Bisa dibilang gitu. Kami kalau rekaman gak diburu. Uang bisa dicari. Tapi ide ga bisa dibeli," pungkas gitaris band yang terbiasa manggung di luar negeri ini. 

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/ato/sjw)

Rekomendasi
Trending