SELEBRITI

Cerita Kenakalan Masa Kecil Teuku Wisnu Hingga Alasan untuk Hijrah

Kamis, 04 April 2019 17:35 Penulis: Guntur Merdekawan

Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu © KapanLagi/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Teuku Wisnu saat ini sudah hijrah guna memperdalam ilmu agamanya. Suami dari Shireen Sungkar itupun memutuskan untuk berhenti dari dunia pesinetronan yang dulu membesarkan namanya. Fokusnya saat ini adalah untuk bisnis, keluarga dan juga beribadah.

Yang jadi pertanyaan banyak orang, apa yang membuat seorang Wisnu berubah pikiran untuk benar-benar hijrah. Hal itu lantas diceritakan bintang sinetron Cinta Fitri itu kepada Raffi Ahmad kala dirinya diundang untuk jadi bintang tamu di channel Youtube Rans Entertainment.

Tak cuma ngobrolin agama, Wisnu juga sempat menceritakan masa kecilnya saat tinggal di Aceh loh!

 

1. Masa Kecil Wisnu

Wisnu memang seorang artis yang lahir di Ibukota, Jakarta. Namun siapa sangka jika dulunya Ia menghabiskan masa kecilnya di Aceh, tepatnya Kabupaten Pidie. Bahkan, Wisnu dulu juga bermain-main seperti layaknya anak kampung pada umumnya.

"Aceh sebenarnya ya, gue tinggalnya bukan di ibukota, tapi di Kabupaten Pidi, deket Pantai. Mungkin keseharian selain sekolah, main bola di pantai. Intinya waktu di sana lebih kayak anak-anak kampung, kita mandi di pantai, terus ada jembatan yang ada sungainya, kita loncat. Waktu itu gadget juga belum terlalu ya," kenang Wisnu.

Cerita Wisnu tersebut lantas mengingatkan dirinya pada sebuah kenakalan yang pernah dilakukannya ketika kecil dulu. "Ini, ketapel pake lidi, bercanda sih. Jadi ada temen yang dikeker, kirain nggak kena, tapi nempel lidinya di sini (pelipis), anaknya nangis. Lalu dipanggil guru, minta maaf," sambung pria berusia 34 tahun itu.

2. Terus Berusaha Hijrah

Lebih lanjut, Wisnu menceritakan awal mula dirinya memutuskan untuk hijrah. Poin pertama berhubungan dengan harta atau kemakmuran, di mana Wisnu merasa hampa ketika dirinya sudah mendapat semua yang diinginkan.

"Ada 2 poin (alasan hijrah). Yang pertama ketika dulu mindset-nya, akan bahagia ketika uangnya banyak. Kalau gue syuting sinetron, biasanya hari Minggu gue libur, tapi gue nggak, harus tetep cari duit dan dapet duit. Karena gue selalu berpikir, gue mau bahagia, berarti gue harus banyak uang. Tapi sampai di satu titik ketika gue dapat apa yang gue mau, kayak mobil, rumah, tanah dan lain-lain, gue ngerasain kok beda banget. Kok gue gak ngerasain bahagia, kok perasaan gue hampa gitu. Itu poin pertama gue," kenang Wisnu.

3. Ingat Mati

Sejak awal, Wisnu tahu jika suatu saat nanti ketika sudah tua dirinya bakal tobat ke jalan yang benar. Namun pada akhirnya Ia memutuskan untuk mempercepat keputusannya karena beberapa alasan.

"Kedua, masalah kematian. Gue ada perasaan takut mati yang luar biasa. Banyak temen-temen gue di usia muda meninggal. Sampai gue punya pikiran bahwa sakit itu bukan tanpa mati, tua itu bukan tanda mati, kita bisa kapanpun mati. Kita nggak tau ajal siapa duluan yang bakal dipanggil Allah. Karena ajal hanya Allah yang tahu. Pertanyaannya, siap nggak kita dipanggil di usia kita sekarang? Nah itu yang jadi titik gue bener-bener Bismillah gue harus berubah sekarang," sambungnya.

Bicara mengenai kematian, Wisnu lantas memberikan sebuah pesan untuk Raffi dan semua orang yang menyaksikan. "Setiap ada kesempatan untuk maksiat, selalu inget, gue lakuin maksiat ini gue langsung mati. Selalu inget itu, mudah-mudahan bisa mencegah kita maksiat itu," pungkas Wisnu.

4. Simak Videonya!


REKOMENDASI
TRENDING