SELEBRITI

Di Akhir Hidupnya, Anak Titi Qadarsih Ungkap Jika Sang Ibu Sering Mengalami Flashback

Selasa, 23 Oktober 2018 17:15 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Indra Qadarsih © Kapanlagi/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Artis senior Titi Qadarsih tutup usia. Dirinya meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker usus yang dideritanya.

Sang anak, Indra Qadarsih menuturkan jika sebenarnya sang ibu sudah akan dibawa pulang ke rumah. Namun saat berada di mobil, sang ibu tidak sadarkan diri dan nafasnya setengah-setengah.

"Susternya bilang sudah tidak ada denyutnya. Semua ini seperti perjalanan mamah. Saya dan adik saya sebagai jembatan untuk berbakti kepada ibu disaat terakhir. Alhamdulillah, mamah sudah tenang di sana," ujarnya saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

1. Momen Flashback

Indra mengatakan jika di akhir hidupnya, sang ibu sering mendapat momen flashback. Hal tersebut terjadi saat sang ibu sedang berobat di kota Jombang.

"Mamah mukanya senang, mungkin nunggu saya pulang manggung dulu kali dari BIP. Waktu berobat di Jombang, mamah kilas balik. Dia bilang di sungai Brantas, ini kampung halaman mamah seperti di kampung halaman sendiri," tambahnya.

"Dia banyak hal flashback, disitu sudah mulai Bismillah, kalau begini ikhlasin aja. Kita mau bawa kemana Lillahitaala aja," tutupnya.

2. Sempat 2 Minggu Dirawat

Indra Qadarsih berbicara mengenai kondisi sang ibu, Titi Qadarsih sebelum meninggal dunia. Seperti diketahui, Indra yang merupakan salah satu personel BIP dan mantan personel Slank ini memang sangat sayang dengan ibundanya.

Dirinya mengatakan jika sang ibu sempat dirawat selama 2 minggu di rumah sakit. Total Titi Qadarsih menghabiskan waktu 2 bulan untuk berobat, mulai dari intensif hingga berobat jalan.

"Mamah memang dua minggu di (RS) Fatmawati. Sudah dua bulan lebih berobat. Dari intensif ampai berobat jalan," ujarnya saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

3. Pulang ke Rumah

"Terakhir memang beliau kepingin pulang ke rumahnya. Kata dokter nunggu sembuh. Akhirnya mamah di izinkan pulang dengan kondisi beliau yang akhirnya kita hanya bisa membuat beliau nyaman," tambahnya lagi.

Ketika diberitahu jika akan pulang ke rumah, wajah sang ibu mendadak gembira. Namun saat berada di mobil, sang ibu tak sadarkan diri dan nafasnya setengah-setengah.

"Waktu itu begitu pas saya bilang, kita pulang ke Cinangka. Mamah mukanya senang dan bahagia banget. Saya gendong dari tempat tidur, mamah enggak sadar. Saya bawa ke mobil, mamah gak sadar. Di mobil nafas setengah-setengah. Saya pegang kakinya dingin, saya bacain Lailahaillallah," tutupnya.

(kpl/far/frs)

Reporter: Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING