Ditanya Isu Pelecehan Seksual Gatot, Reza Artamevia No Comment
Reza Artamevia
©KapanLagi.com/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Seorang wanita berinisial CT melaporkan Gatot Brajamusti dengan tuduhan tindak pelecehan seksual. Ia mengaku dipaksa melakukan persetubuhan dengan Gatot sejak usia 16 tahun, dan kini telah memiliki seorang anak. Pihak CT juga mengungkap ia kerap dipaksa melakukan hubungan badan beramai-ramai, bahkan dengan sesama wanita misalnya saja dengan artis Reza Artamevia.
Terkait kasus laporan CT ini, pihak Reza akhirnya memenuhi panggilan kepolisian. Namun tak banyak kata terucap dari bibir pelantun tembang Keabadian tersebut. Reza pun diwakili kuasa hukumnya untuk menjawab pertanyaan media.
"Sebagai saksi aja. Saksi laporannya Citra. 39 Pertanyaan. Nggak ada apa-apa yang lainnya sudah selesai," ujar Muhamad Kamil, kuasa hukum Reza Artamevia di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/9).
Advertisement
Reza Artamevia memilih untuk menjawab no comment terkait isu pelecehan seksual. ©KapanLagi.com/Budy SantosoSayangnya kuasa hukum Reza tak mau membocorkan lebih jauh tentang apa saja materi yang diselidiki oleh pihak berwajib. "Oh nggak bisa dong (bocorkan pertanyaan) tanya penyidik saja," tuturnya.
Banyak masalah muncul dan perlu diklarifikasi kepada pihak Reza terkait laporan dari CT. Termasuk apakah benar Reza terlibat dalam pelecehan seksual dan mengenal CT. Sayangnya ibu dua orang anak tersebut lebih memilih untuk diam. "No comment no comment (soal pelecehan)," tutur Reza.
Meski demikian pihak Reza mengaku mereka sudah kooperatif dengan pihak yang berwajib dengan memenuhi panggilan untuk menjadi saksi. Aa Gatot Brajamusti yang dikenal sebagai guru spiritual Reza sendiri saat ini terjerat 4 kasus yang berbeda yaitu kepemilikan senjata api, kepemilikan narkoba, dugaan pelecehan seksual dan kepemilikan hewan langka.
(kpl/aal/sjw)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ciptakan Lagu 'Permainan Cintamu' untuk Rani Zamala
-
Dangdut Academy Mila DA7 dan Valen DA7, Tampil Kompak Ala Barbie & Ken di DA8
