Dokter Tirta Bagikan 5 Langkah Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
instagram.com/dr.tirta
Kapanlagi.com - Dokter Tirta Mandira Hudhi membagikan imbauan untuk warga yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, terutama di kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat. Melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (6/9/2026), ia menekankan pentingnya tetap waspada meski lapisan abu yang terlihat relatif tipis.
Dalam unggahan tersebut, dokter tirta mengingatkan berdasarkan pengalamannya saat terdampak abu dari erupsi Gunung Kelud dan Gunung Merapi di masa lalu. Ia meminta masyarakat tidak menganggap remeh paparan abu, khususnya bagi yang beraktivitas di luar ruangan dalam durasi panjang.
Ia kemudian merinci langkah pencegahan sederhana yang bisa diterapkan sehari-hari untuk mengurangi risiko kesehatan akibat partikel abu yang mudah terhirup. Penekanan utama ada pada pemakaian pelindung yang tepat, penyesuaian aktivitas, serta cara membersihkan abu yang aman.
Advertisement
1. 5 Langkah Dokter Tirta untuk Kurangi Risiko Abu
Berikut lima poin yang ia sarankan agar aktivitas harian tetap aman di wilayah yang terdampak abu vulkanik Anak Krakatau.
- Tetap gunakan masker saat beraktivitas outdoor: meski lapisan abu terlihat tipis, ia menganjurkan masker yang mampu menyaring partikel halus seperti N95 atau KN95, karena partikel abu vulkanik berukuran sangat kecil dan mudah menembus masker kain biasa.
- Alihkan olahraga outdoor ke dalam ruangan: bagi yang terbiasa berolahraga di luar, sementara waktu pindahkan ke indoor untuk menekan risiko abu terhirup berlebihan.
- Jangan bersihkan abu dengan cara disapu: menyapu justru membuat partikel kembali beterbangan dan meningkatkan risiko terhirup. Cara yang lebih aman adalah menyiram permukaan yang tertutup abu menggunakan air.
- Bersihkan wajah dengan facial wash yang sesuai: jika abu mengenai wajah, segera cuci dengan pembersih wajah yang tepat, serta hindari menggosok kulit secara kasar karena berisiko menyebabkan lecet.
- Waspadai gejala gangguan pernapasan: paparan abu yang terhirup berulang dapat memicu reaksi alergi, gangguan saluran pernapasan atas, bahkan berpotensi menyebabkan bronkitis pada kondisi yang lebih parah.
Ia menekankan agar paparan abu tidak dipandang sepele, terlebih ketika harus berada di luar ruangan dalam waktu lama.
2. Tetap Waspada Selama Status Siaga Berlaku
Selama status Gunung Anak Krakatau masih berada pada level siaga, dokter tirta mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk terus memantau informasi resmi dari otoritas berwenang.
Seiring dengan pemantauan kondisi, ia menganjurkan penerapan langkah pencegahan sederhana seperti yang telah disampaikan agar risiko kesehatan bisa ditekan.
Tujuannya menjaga kesehatan diri dan keluarga selama masa penyebaran abu berlangsung, termasuk bagi warga di Jabodetabek dan Jawa Barat yang merasakan dampaknya.
Ia menambahkan agar masyarakat mengikuti arahan resmi dan menyesuaikan kegiatan harian dengan kondisi sebaran abu yang terjadi.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/ums)
Advertisement
D Academy 8
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
