Gigih! Ridho Slank Yakinkan Ayahnya Agar Direstui Dalam Bermusik

Rabu, 07 Juni 2017 08:50 Penulis: Cinthya Septavy
Gigih! Ridho Slank Yakinkan Ayahnya Agar Direstui Dalam Bermusik Ridho Slank © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Perjuangan Ridho Slank untuk menggapai impiannya berkarya lewat musik agaknya tak bisa dipandang sebelah mata. Lewat penuturannya berikut, gitaris 43 tahun itu mengungkap pengalaman berkesannya saat bermusik di usia belia. Kala itu Ridho harus terkendala restu orangtua, khususnya sang ayah.

"Buat saya, musisi jalanan juga punya talent dan gift yang harus dimanfaatkan. Semenjak saya SMP, saya ngeband pertama kali di Samarinda, merintis. Dengan bayaran Rp 10.000. Saya ikut band perusahaan Caterpillar. SMA di Jakarta saya belajar musik lebih dalam. Tapi belum 100 persen disetujui orangtua karena saya pernah mau ujian saya masih belajar gitar," ujar Ridho Slank saat berbagi cerita di panggung Uji Gelar Pentas Seni, Aula Gedung A Kemendikbud, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (5/6).

Kemarahan sang ayah akan kecintaan Ridho pada musik sempat memanas lantaran gitar kesayangan Ridho terancam dibakar apabila ia tak berhenti memainkannya. Di tengah kondisi tersebut, untungnya masih ada anggota yang mendukung langkahnya bermusik, yakni sang kakak.

Ridho Slank berbagi cerita perjuangannya menekuni musik yang penuh liku © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaRidho Slank berbagi cerita perjuangannya menekuni musik yang penuh liku © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya


"Tiba tiba ayah saya buka pintu, saya lagi main gitar, beliau bilang 'kamu kalau enggak stop main gitar saya bakar gitar itu'. Jadi sampai SMA ibu bapak saya enggak men-support. Justru kakak saya yang men-support. Memang dari awal 80-an itu ruang yang paling susah kita dapatkan sebagai musisi. Kita enggak punya tempat. Banyakan main di cafe. Tapi biasanya yang main di situ orang-orang yang mereka kenal," lanjutnya.

Beranjak dewasa, Ridho 'mengalah' pada kehendak orangtuanya dan memutuskan untuk kuliah di bidang bisnis. Namun kecintaannya pada musik begitu besar. Lambat laun sang ayah pun memberikan restunya pada Ridho dengan mengirimnya ke Amerika untuk sekolah di bidang musik.

"Akhirnya saya memutuskan kuliah 4 tahun di Institute Bisnis Indonesia. Gampang masuk tapi susah keluar. Saya enggak lulus-lulus. Jadi orangtua saya, bapak saya akhirnya bertanya ke saya 'Ridho kamu tuh mau ngapain?' Saya pengin main musik. Saya mau sekolah di, dulu lulus SMA saya udah apply di Music Institute di Hollywood dan saya keterima. Tapi karena tidak disetujui ya akhirnya saya ikut kata orangtua dan akhirnya gagal 4 tahun sia-sia. Akhirnya tahun '95 orangtua saya membolehkan saya sekolah musik di Music Institute di Hollywood dan saya lulus," tandasnya.

(kpl/pur/cvn)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING