Jadi Korban Sukhoi, Badai Kerispatih Ikhlas Lepas Mertua
Badai Kerispatih foto: KapanLagi.com®Kapanlagi.com - Pasca proses evakuasi yang dilakukan oleh tim Basarnas atas peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 tanggal 9 Mei lalu, tentunya menuai rasa duka yang sangat mendalam bagi para keluarga korban. Proses evakuasi yang resmi dihentikan hari Senin (21/5) kemarin, membuat sebagian besar keluarga korban berpasrah diri. Salah satu keluarga yang berduka adalah Badai Kerispatih, di mana ia harus kehilangan ayah mertuanya yang turut dalam penerbangan nahas tersebut. Ditemui di RS Polri Dr. Sukamto, Selasa (22/5), Badai didampingi istrinya berkesempatan melihat jasad sang ayah untuk terakhir kalinya. "Jenazahnya itu sudah terbungkus, kalau melihat pun gak bisa. Namun puji Tuhan, beliau dalam keadaan yang baik, dan kami percaya beliau sudah kekal sesuai dengan kepercayaannya," ucap Badai. Lebih lanjut, Badai menjelaskan bahwa proses pemakaman almarhum ayah mertuanya itu akan dilakukan besok setelah diperbolehkan dibawa pulang oleh pihak rumah sakit. "Besok, dari rumah sakit ini dibawa ke Halim, Ada upacara dulu, dari sana mungkin baru ke keluarga. Rencananya besok langsung dimakamkan di TPU pondok kelapa," tuturnya. Pihak rumah sakit memang menjadwalkan hari ini untuk para keluarga korban diperlihatkan jenazah anggota keluarga mereka. Dewi, istri Badai pun tak sanggup berbicara banyak seusai melihat jenazah sang ayah. “Kita ke sini sama om sama kakak ipar. Saya engga mau mama hadir, takut tidak kuat melihat," ujar Dewi.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/hen/ben/aia)
Advertisement












































