Kesepakatan Artis dan Polisi Soal Narkoba, Begini Penjelasan Dari Ramzi

Kamis, 22 Februari 2018 21:15 Penulis: Rahmi Safitri
Kesepakatan Artis dan Polisi Soal Narkoba, Begini Penjelasan Dari Ramzi Ramzi dan Polisi © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Selebritis, manajer artis dan produser film/sinetron ramai-ramai datang ke Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (22/1). Mereka datang bukan untuk demonstrasi, tapi untuk penandatanganan deklarasi MoU dengan pihak polisi pemberantasan dan peredaran gelap narkotika. Pertemua ini diawali tersebarnya draft yang menyatakan kalau artis menggunakan narkoba harus berhenti dari dunia keartisannya. Banyak pro dan kontra, banyak yang diskusi bahwa artis adalah pekerja seni bukan lah PNS. 

Kedatangan para pekerja seni pun untuk mengubah isi draft tersebut. Intinya jika seorang masih mengkonsumsi narkoba, segera menyerahkan diri sebelum ditangkap oleh aparat kepolisian. Salah satu yang datang dalam deklarasi tersebut adalah aktor dan presenter, Ramzi. Sebelum pertemuan dengan polisi, Ramzi berdiskusi dulu dengan polwan dan presenter Vivick Tjangkung untuk membuat acara seperti ini.

"Apapun yang akan saya bicarakan, saya lebih enak bicaranya. Saya menjaga diri saya jauh dari narkoba, jadi saya tidak ada kemungkinan. Jaksel 90 persen jadi lokasi syuting. Jadi memang Polres Jaksel mempunyai rasa tanggung jawab yang besar di wilayahnya. Seperti yang tadi Nanda Persada dan Manoj Punjabi bilang, saya setuju narkoba bukan lifestyle. Alhamdulillah belasan tahun saya sama sekali tidak menggunakan narkoba," kata Ramzi.

Ramzi bersyukur bisa menjauhi narkoba selama ini © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaRamzi bersyukur bisa menjauhi narkoba selama ini © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

"Sampai saat ini saya bisa mendapatkan pekerjaan dengan banyak pihak.
Bagi teman, tanpa menggunakan narkoba tidak bisa percaya diri. Mereka korban dan harus dibantu untuk menjauhi narkoba. Kenapa artis dikejar urusan narkoba? Saya mengumpamakan artis sumber berita dan panutan, beda sama PNS. Kalau artis ketangkep bebannya di penggemarnya. Jangankan narkoba, artis injek 'tai kucing' jadi berita. Dampaknya yang jadi pertimbangan semuanya," lanjutnya.

Ramzi bukan sok tahu, tapi dia berani bilang begitu karena bisa menjaga diri dari narkoba serta bisa membedakan antara akal dan hati nurani. Ia juga bilang kepada teman-teman artis yang masih memakai narkoba agar datang ke Polres Jaksel untuk direhabilitasi. Tapi menurutnya jauh lebih baik jika menjauhi narkoba.

"Semoga tidak ada lagi teman-teman yang ketangkep. Kalau cuman artis doang yang dikejar, itu konsekuensi karena kita punya banyak penggemar. Jangan sampai berdampak ke banyak orang karena ulah kita sendiri. Itu konsekuensi kita sebagai publik figur dan harus kita terima konsekuensinya terhadap apa yang kita lakukan," pungkas Ramzi.

(kpl/far/pit)

Editor:

Rahmi Safitri


REKOMENDASI
TRENDING