CLOSE

Ketegaran Badai Kerispatih Terinspirasi Ayah Mertua

Badai Kerispatih: @KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, ayah mertua dari Badai Kerispatih berada dalam pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor, pada Rabu (09/05). Ditemui di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (11/05), pentolan band Kerispatih ini terlihat lebih tenang walau masih sangat letih. "Gue dapat kabar ada 10 orang yang ditemukan, cuma selamat atau tidaknya, gue nggak tau. Tapi kalau dilihat dari reruntuhan pesawat secara visual itu hancur. Ini udah hari ketiga, walaupun kemungkinan tipis tapi gue masih berharap," kata Badai mencoba optimis.

MENYINGKAP MISTERI KABUT TEBAL DI GUNUNG SALAK

Badai memang harus kuat, karena keluarganya diakuinya drop dengan musibah ini. Di Twitter, Badai sempat menulis ia sudah tidak takut lagi. Baginya, keberaniannya itu diinspirasi dari ayah mertuanya tersebut. "Air mata gue udah nggak ngalir. Gue pikir gue laki-laki, nggak boleh sedih, nggak boleh cengeng," tegas Badai. "Bokap gue itu cuek, rock n roll. Jungle survival juga. Satu-satunya yang bisa bikin semangat berjuang sekarang untuk dia. Gue harusnya lebih tegar menghadapi ini," ujar keyboardist tersebut. Badai pun berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukungnya. Bukan hanya keluarga dan teman-teman, tetapi juga Presiden SBY yang mengunjungi keluarga korban, serta follower-nya di Twitter. "Terima kasih buat semua follower gue, teman-teman musisi, teman-teman kuliah. Gue berterimakasih buat Pak SBY. Memang support atau keprihatinan tidak cukup memberikan yang terbaik, tapi bagi gue itu sangat berarti. Kami perlu banget, mengurangi beban," pungkas Badai.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/hen/rea)

Rekomendasi

Trending