CLOSE

Kurang Pengetahuan, Mona Ratuliu Rajin Ikut Seminar

Kapanlagi.com - Merasa tidak memiliki cukup pengetahuan tentang efek pemberian air susu ibu (ASI) pada anak, aktris Mona Ratuliu kini lebih rajin datang ke seminar-seminar."Ya meskipun awalnya cuma jadi bintang tamu, tetapi saya jadi belajar banyak tentang masalah yang saya alami saat menyusui anak pertama saya, Dafina," kata Mona setelah menghadiri talk show dan peluncuran produk susu anak, di Jakarta, Kamis (22/3).Mona mengatakan awalnya ia merasa tidak cukup mendapatkan informasi tentang efek pemberian ASI pada anak di bulan pertama setelah kelahiran."Anakku sering menangis terus dan seperti kelihatan kurang makan (ASI). Tetapi setelah mendapatkan informasi dari pakar, akhirnya saya tahu kalau hal itu biasa terjadi," kata Mona.Mona mengatakan akibat kejadian tersebut, ia sempat merasa tidak percaya diri untuk terus memberikan ASI secara eksklusif dan berpikir untuk memberikan makanan tambahan berupa susu formula."Untungnya lingkungan mendukung saya untuk terus memberikan ASI hingga enam bulan," katanya.Menurut dia, masih banyak ibu-ibu dan calon ibu yang belum mendapatkan informasi yang benar tentang pentingnya memberikan ASI eksklusif kepada anak selama 6 bulan pertama.Sementara itu, menurut Konsultan Gastroenterologi Anak, Badriul Hegar, banyak para ibu panik karena bayi tidak bisa buang air besar dengan sempurna setelah diberikan ASI."Itu wajar karena setelah lahir, bayi belum bisa memproduksi enzim laktase untuk mencerna ASI dengan baik. Setelah berumur satu bulan bayi bisa mencernanya," katanya.Ia juga menghimbau para ibu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi mereka karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh."Oligosakarida yang terkandung dalam ASI berkolerasi dengan kehadiran bakteri baik yaitu bifidobakteria di usus bayi. Oligosakarida yang terkandung di ASI juga dapat meminimalkan reaksi alergi dan memaksimalkan ketahanan tubuh," katanya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(*/boo)

Rekomendasi

Trending