Lady Nayoan Ungkap Panggilan Mima, Kedekatan Ibunda Dengan Cucu

Lady Nayoan Ungkap Panggilan Mima, Kedekatan Ibunda Dengan Cucu
Lady Nayoan pakai baju putih © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Lady Nayoan menyampaikan kabar duka atas kepergian sang ibu, Rima Sania Pontoh, pada Senin, 24 Agustus 2026 pukul 19.23 WIB. Semasa hidup, almarhumah dikenal amat dekat dengan kedua cucunya, Emma dan Noah.

Kedekatan itu turut disampaikan Rendy Kjaernett saat ditemui setelah kabar duka tersiar. Ia menggambarkan bagaimana Emma dan Noah selalu lengket setiap kali bersama neneknya.

"Mama dekat banget sama anak-anak (cucu). Kalau nginep di rumah, anak-anak nempel banget sama Mama. Makanya kemarin pas aku video call sama anak-anak kita, Emma sama Noah ikutan nangis," ujar Rendy Kjaernett saat ditemui di rumah duka Adian Nasonang Raya, Mustika Jaya, Bekasi, Selasa (25/8/2026).

1. Dipanggil Mima, Bukan Oma

Lady Nayoan duduk bersama Rendy Kjaernett © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Di tengah suasana duka, Lady Nayoan membagikan momen yang melekat di ingatan keluarga, terutama soal panggilan sayang cucu untuk sang nenek. Bukannya Oma, kedua anak Lady memilih sapaan berbeda.

"Anak-anakku manggilnya Mima, bukan Oma. Karena dia mau muda terus. Mima sayang Emma, Mima sayang Noah," kata Lady.

Kebersamaan mereka juga terekam lewat kebiasaan almarhumah mengirim pesan suara khusus untuk cucu-cucunya. Lady menyebut ada kode tertentu yang hanya dimengerti Emma dan Noah.

"Anak-anak sudah punya kode sendiri kalau voice note. Ada satu pesan Mama dari bulan Maret," ungkap Lady.

2. Tegar, Tak Menampakkan Lemah

Rendy menuturkan, sang mertua tidak pernah memperlihatkan kondisi lemah di depan anak maupun cucu, meski saat itu tengah berjuang melawan penyakit. Sikap itu dijaga agar suasana di rumah tetap tenang.

"Mama nggak pernah nunjukin badannya lemah. Paling cuma 'Mama sakit, nggak enak badan, buang air kecilnya sakit', tapi nggak pernah yang nunjukin 'Sakit banget' gitu. Dia nggak mau lihat kita khawatir," jelas Rendy.

Menurut Rendy, ucapan tersebut menggambarkan cara almarhumah menjaga perasaan keluarga, termasuk Lady serta Emma dan Noah, selama masa pengobatan yang dijalani.

(kpl/far/phi)

Rekomendasi

Trending