Potret Luna Maya Tiup Lilin 43 Tahun di Gallery Pak Uut, Kenang Mendiang Ayah
Luna Maya ultah/instagram.com/lunamaya
Kapanlagi.com - Luna Maya merayakan ulang tahun ke-43 dengan suasana hangat di Gallery Pak Uut, Seminyak, Bali. Perayaan ini digelar di ruang yang sarat makna, dinamai untuk mengenang mendiang ayahnya, Uut Bambang Sugeng, seniman asal Yogyakarta. Bersama keluarga, Luna memilih momen sederhana yang dekat dengan memori sang ayah.
Istri Maxime Bouttier tersebut juga membagikan rasa syukurnya lewat unggahan di media sosial. "A little celebration with a whole lot of love. Feeling extra grateful today," tulisnya.
Dalam unggahan lain, ia menandai lokasi perayaan dengan tagar #GalleryPakUut. Kue ulang tahun berukuran besar tampak di hadapannya, memperlihatkan suasana syukuran yang intim di tengah ruang seni keluarga.
Advertisement
1. Rayakan di Gallery Pak Uut, Seminyak
Gallery Pak Uut sendiri dihadirkan untuk mengenang Uut Bambang Sugeng, sosok ayah yang karya-karyanya menjembatani memori keluarga. Di tempat inilah Luna merayakan pertambahan usia bersama keluarga dan sahabat-sahabat terdekat.
Nuansa perayaan terasa sederhana namun hangat dengan kehadiran karya-karya seni yang memenuhi ruangan. Luna mempertegas makna itu melalui keterangan foto yang ia tuliskan. "Celebrating another year of life, surrounded by memories that live on," tulis Luna Maya.
2. Uut Bambang Sugeng dan Warisan Seninya
Uut Bambang Sugeng adalah ayah kandung Luna Maya, seniman kelahiran Yogyakarta tahun 1951 yang dikenal lewat karya-karya lukis dan batiknya. Namanya lekat dengan eksplorasi visual yang menjadi rujukan keluarga dalam menjaga warisan seni.
Uut Bambang Sugeng meninggal dunia pada 28 November 1995, saat Luna baru berusia 12 tahun. Sejak saat itu, memori tentangnya dirawat melalui karya-karya yang ditinggalkan serta upaya keluarga mempertahankan jejaknya.
Keberadaan Gallery Pak Uut menjadi salah satu bentuk penghormatan atas perjalanan kreatif sang ayah. Melalui ruang ini, keluarga menjaga dan merayakan peninggalan seni agar tetap hidup dari generasi ke generasi.
3. Potret Keluarga dan Detail Perayaan
Pada potret yang dibagikan, Luna Maya tampil mengenakan outer kebaya panjang berwarna merah muda dengan aksen manik-manik. Pilihan busana itu menyatu dengan suasana galeri yang hangat.
Ia berdiri berdampingan dengan sang suami, Maxime Bouttier, dan keluarga terdekat di dalam bangunan galeri berarsitektur kayu tradisional. Lukisan-lukisan yang memenuhi dinding mengelilingi mereka, menegaskan karakter ruang yang dibangun oleh karya seni.
Dalam salah satu foto, sang ibu tampak memegang sebuah plakat. Detail tersebut menjadi penanda penghormatan kepada warisan seni Uut Bambang Sugeng, yang pada hari itu kembali dihadirkan melalui perayaan ulang tahun Luna.
4. Konsistensi Luna Menjaga Kenangan Ayah
Kecintaan Luna pada warisan seni sang ayah telah ia suarakan dalam berbagai kesempatan. Sebelumnya, ia menggelar pameran bertajuk "Double Flame" yang menampilkan karya-karya mendiang ayahnya.
Luna juga memilih lukisan terakhir sang ayah sebagai motif gaun pernikahannya. Keputusan itu menegaskan kedekatan personalnya dengan karya Uut Bambang Sugeng, yang melekat pada momen penting dalam hidupnya.
Perayaan ulang tahun ke-43 di Gallery Pak Uut menjadi kelanjutan dari upaya Luna untuk terus menghidupkan kenangan indah bersama sosok ayah yang sangat berarti baginya. Di tengah keluarga, ia merayakan usia baru sembari merawat memori yang bertahan lewat karya.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/fbi)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ciptakan Lagu 'Permainan Cintamu' untuk Rani Zamala
-
Dangdut Academy Mila DA7 dan Valen DA7, Tampil Kompak Ala Barbie & Ken di DA8
