CLOSE

Muncul Petisi Gus Miftah Dicopot Sebagai Staf Utusan Khusus Presiden

Muncul Petisi Gus Miftah Dicopot Sebagai Staf Utusan Khusus Presiden
Muncul petisi copot gus miftah dari jabatan utusan khusus presiden (credit: instagram/gusmiftah)

Kapanlagi.com - Desakan pencopotan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden semakin menguat, ditandai dengan munculnya sejumlah petisi daring di situs change.org. Salah satu petisi berjudul "Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden" bahkan telah mendapatkan ribuan tanda tangan dalam waktu singkat. Hal ini bermula dari pernyataan Gus Miftah yang dianggap merendahkan seorang penjual es teh, yang kemudian memicu kritik tajam dari masyarakat.

Kejadian ini bermula dari ceramah Gus Miftah di salah satu pondok pesantren di Magelang, Jawa Tengah, yang videonya menjadi viral di media sosial. Dalam momen tersebut, Miftah melontarkan kata-kata yang dianggap menghina pedagang es teh, seperti ucapan "goblok." Respons masyarakat pun beragam, mulai dari kritik keras di media sosial hingga desakan resmi untuk mencopot jabatan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama.

Sejumlah tokoh publik turut memberikan pendapatnya, salah satunya adalah aktivis perempuan, Kalis Mardiasih, yang secara tegas menyatakan bahwa Gus Miftah tidak pantas memegang jabatan strategis tersebut. Dalam unggahannya di media sosial, Kalis menyebut pernyataan Miftah mencerminkan tindakan yang tidak menghormati martabat manusia. Di tengah kritik yang semakin deras, Gus Miftah akhirnya meminta maaf kepada publik dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di masa depan.

1. Petisi Online Memanas Setelah Video Viral

Muncul petisi copot gus miftah dari jabatan utusan khusus presiden (credit: instagram/gusmiftah)

Petisi daring yang mendesak pencopotan Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden terus mendapatkan dukungan. Petisi pertama kali muncul setelah video ceramahnya yang dianggap menghina pedagang es teh viral di media sosial. Pada Rabu, 4 Desember 2024, petisi di laman Change.org sudah mendapatkan lebih dari 3.500 tanda tangan.

Unggahan tersebut dibuat oleh Dika Prakasa yang merasa pernyataan Gus Miftah tidak mencerminkan nilai toleransi. “Apa yang dilakukan oleh Gus Miftah adalah gambaran karakter beliau. Agar jajaran bapak sejalan dengan bapak, segera copot Gus Miftah!” tulis Dika dalam deskripsi petisinya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Permintaan Maaf Gus Miftah Usai Kontroversi

Muncul petisi copot gus miftah dari jabatan utusan khusus presiden (credit: instagram/gusmiftah)

Menanggapi viralnya video yang memicu kontroversi, Gus Miftah mengajukan permintaan maaf secara terbuka. Dalam sebuah video berdurasi satu menit, dia menyatakan, “Dengan kerendahan hati saya meminta maaf atas kehilafan saya. Saya juga meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu atas candaan saya yang dinilai berlebihan.”

Gus Miftah juga menyebutkan bahwa dia telah mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya, yang meminta dirinya lebih berhati-hati saat berbicara di depan publik. “Ini introspeksi bagi saya untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat,” tambahnya.

3. Respon dari Pemerintah dan Tokoh Publik

Muncul petisi copot gus miftah dari jabatan utusan khusus presiden (credit: kapanlagi.com))

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Ujang Komaruddin, mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menampung berbagai aspirasi yang masuk terkait desakan pencopotan. “Semua masukan dari berbagai lapisan masyarakat akan diperhatikan oleh Pak Presiden,” ujar Ujang di Jakarta, Rabu, 4 Desember 2024.

Anggota DPR RI, Jazilul Fawaid, juga mengomentari peristiwa ini. Menurutnya, masyarakat memiliki kebebasan untuk menyampaikan aspirasi, termasuk desakan pencopotan tersebut. “Kita dengar saja sebagai desakan dan kegeraman. Setiap orang boleh menyampaikan pendapatnya, apalagi jika sedang geram,” katanya.

4. Proses Pertemuan dengan Pedagang Es Teh

Muncul petisi copot gus miftah dari jabatan utusan khusus presiden (credit: kapanlagi.com))

Setelah permintaan maafnya, Gus Miftah bertemu langsung dengan Sunhaji, pedagang es teh yang menjadi objek dalam video ceramahnya. Pertemuan ini terjadi di kediaman Gus Miftah, di mana keduanya saling memaafkan.

Sebelumnya, dalam video yang viral, Gus Miftah melontarkan candaan, “Es tehmu seh akeh ra? Masih? Yo kono didol goblok.” Ucapan tersebut dianggap merendahkan martabat pedagang kecil, sehingga menuai reaksi keras dari masyarakat.

5. Petisi yang Mendapat Perhatian Publik

Muncul petisi copot gus miftah dari jabatan utusan khusus presiden (credit: kapanlagi.com))

Tak hanya satu, setidaknya ada tujuh petisi yang muncul di Change.org, termasuk Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden yang mendapatkan tanda tangan terbanyak. Beberapa petisi lain memiliki judul provokatif seperti Mulut Miftah Comberan, Rakyat Marah! hingga Hentikan Gus Miftah dari Utusan Khusus Presiden.

6. Apa alasan utama munculnya petisi pencopotan Gus Miftah?

Petisi ini muncul setelah video ceramah Gus Miftah yang dianggap menghina pedagang es teh viral di media sosial.

7. Bagaimana respons Gus Miftah terhadap desakan pencopotannya?

Gus Miftah menyatakan bahwa desakan pencopotannya bukanlah kewenangannya. Dia juga meminta maaf atas ucapannya yang dianggap merendahkan.

Mau baca berita lainnya? Yuk baca sekarang di KapanLagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/sjn)

Rekomendasi

Trending