Reza Arap Bangun 27 Sekolah Korban Gempa di NTT

Reza Arap Bangun 27 Sekolah Korban Gempa di NTT
Reza Arap pakai baju hitam © instagram.com/ybrap

Reza Arap mengabarkan aksi sosial yang sedang ia jalankan di Nusa Tenggara Timur. Selebgram dan YouTuber ini menyebut tengah mendukung pemulihan 27 sekolah yang terdampak bencana gempa, dan menegaskan seluruhnya menggunakan dana pribadi.

Informasi itu ia sampaikan melalui akun X pada Selasa (15/9/2026). Reza merinci total sekolah yang mendapat dukungan meliputi 20 sekolah dasar (SD), empat sekolah menengah pertama (SMP), dan tiga sekolah menengah atas (SMA).

"Anyway, I'm currently build in total 27 schools around NTT. 20 SDs, 4 SMPs, & 3 SMAs. Nothing to brag about it cuz I already built sums. Oh ya, pake duit pribadi, ya. Kali2 ada yang nanya galang dana di mana. Tidak," tulis Arap.

1. Fokus ke Sekolah Terdampak Gempa

Postingan Reza Arap di X © x.com/yourbae

Reza menjelaskan alasan di balik dukungan tersebut. Menurutnya, 27 sekolah itu mengalami kerusakan akibat bencana gempa sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung serba terbatas. Para siswa sementara waktu belajar di bawah terpal karena bangunan tak lagi memiliki atap.

"Itu 27 sekolah yang hancur karena bencana gempa kemarin. Sementara, mereka belajar pake terpal soalnya ndak punya atap," jelas Arap.

Bentuk dukungan yang diberikan tidak berupa pembangunan gedung permanen. Reza menyebut bantuan difokuskan pada kebutuhan mendesak di lokasi, mulai dari terpal dan atap sementara, pengadaan buku serta alat tulis, hingga santunan untuk guru honorer dan orang-orang yang bekerja di lapangan.

"Yang gue support itu terpal & atap sementara (bukan bangunan karena satu dan lain hal wkwk), buku + alat tulis, santunan guru-guru honorer, sama santunan buat orang lapangan," ungkapnya.

2. Reza Arap Lanjutkan Bantuan Sesuai Kemampuan

Postingan Reza Arap di X © x.com/yourbae

Terkait durasi program, Reza belum menetapkan batas waktu. Ia menulis bahwa bantuan akan terus berjalan mengikuti kemampuan yang ia miliki saat ini.

"Kalau masalah jangka waktu, gue sekarang cuma bisa jawab 'semampu gue'," tulis Arap.

Di lapangan, pengurusan kebutuhan sekolah dilakukan bersama sejumlah pihak. Reza menyebut keterlibatan warga setempat, organisasi remaja, guru honorer, hingga badan keuskupan. Ia juga menyebut nama Adiono sebagai salah satu pihak yang dapat memberikan kabar perkembangan bantuan.

Unggahan Reza mendapat banyak respons positif dari netizen, termasuk ucapan terima kasih karena membagikan kabar baik di tengah maraknya pemberitaan kurang menyenangkan. Reza menegaskan unggahan itu tidak dibuat untuk mencari perhatian.

"Sebenernya dipost biar gue kaga lupa juga si, bukan gimana-gimana banget niatnya," jawab Arap.

Ia membuka kemungkinan untuk kembali menyalurkan dukungan serupa jika menemukan sekolah di daerah terpencil yang membutuhkan, namun menyatakan langkah itu mungkin tidak akan diumumkan di media sosial.

"Mungkin. Dan andai iya, tidak dipublish. Ini lagi gabut aja," ujar Arap.

(kpl/phi)

Rekomendasi

Trending