Ruben Onsu Melayat Ibunda Vega Darwanti, Ungkap Kenangan Hangat dengan Mendiang
Ruben Onsu. (Foto: M Altaf Jauhar)
Kapanlagi.com - Kabar meninggalnya ibunda Vega Darwanti, RA Dian Arunda Dewanthy, tak hanya menjadi pukulan besar untuk pihak keluarga. Ruben Onsu, yang kenal cukup dekat dengan mendiang, juga merasakan duka dan kehilangan. Ia menyempatkan datang ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Ruben datang untuk menghaturkan belasungkawa sekaligus bertemu keluarga yang ditinggalkan.
"Kan aku jadi manajer itu kan aku sama Vega satu manajer kan sama Ega. Jadi ya kaget banget, terus berusaha untuk menginformasikan ke teman-teman yang lain aja, yang kita kenal dan yang biasa Ega kerja sama," ungkap Ruben Onsu di Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026).
Advertisement
Dalam penuturannya, Ruben menegaskan kembali bahwa sebelumnya tidak ada informasi sakit yang ia terima. Kondisi itu membuatnya terkejut ketika kabar duka datang begitu cepat.
"Aku benar-benar nggak tahu kalau ibunya sakit. Dan tahunya kabar ya meninggal aja. Nggak pernah cerita Ega tentang ibunya sakit, atau dari manajernya juga nggak pernah cerita tentang ibunya sakit gitu," Ruben Onsu menambahkan.
1. Vega Temani Saat-Saat Terakhir Ibunda
Menurut Ruben, Vega dapat mendampingi sang ibunda pada momen-momen terakhir. Kabar tersebut ia dapat langsung dari Vega ketika bertemu di rumah duka.
"Cuma kalau tadi dengar dari Vega, ya MasyaAllah gitu, di detik-detik terakhir ibunya meninggal ya ada Ega di sampingnya. Dan memang Ega dan keluarganya sudah ikhlas," ujarnya.
Ruben melihat keluarga besar Vega berusaha menerima kepergian RA Dian Arunda Dewanthy dengan lapang. Ia pun menyampaikan duka cita kepada Vega dan keluarga yang ditinggalkan.
2. Sering Bertemu Mendiang
Ruben mengaku cukup akrab dengan mendiang, apalagi cukup sering dalam lingkungan kerja. Ibunda Vega beberapa kali hadir sebagai bintang tamu di acara yang dibawakan Ruben, termasuk saat-saat kejutan untuk Vega. Ia juga merasa dekat dengan adik dari almarhumah karena berada dalam manajemen yang sama.
"Sering, sering ketemu sama Mama kan. Jadi waktu itu Mama juga sering jadi bintang tamu juga di acara yang aku bawakan, jadi surprise-nya Ega gitu. Sama adik Mama juga dekat. Karena kita satu manajemen jadi ya kenal, saling dekat," tambahnya.
3. Sosok yang Murah Senyum
Baginya, perjalanan hidup almarhumah dipenuhi banyak kebaikan yang meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang sekitarnya. Di mata Ruben, almarhumah sosok yang murah senyum dan mudah tertawa.
"Itu yang saya juga terharu melihat bagaimana perjalanan Mamanya begitu luar biasa. Ya yang penting Ega diberikan kesabaran, ikhlas, dan saya pasti Mama ada di surga. Yang paling aku ingat Mamanya gampang banget ketawa orangnya, murah senyum. Jadi ya cukup melihat tadi ya tugas Mamanya sudah selesai. Sekarang ini saatnya Ega untuk menjaga adik-adiknya, jaga Papanya, dan insyaAllah Ega ikhlas," urai Ruben. (M Altaf Jauhar)
(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)
(kpl/rtn)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Curhat, Anak Didik di Dangdut Academy 8 Tinggal Satu
