SELEBRITI

Sayembara Berhadiah 15 Juta Rachel Vennya Tuai Pro Dan Kontra, Termasuk Doxing?

Minggu, 30 Mei 2021 21:04 Penulis: Dhimas Wahyu Nugroho

Rachel Vennya ©instagram.com/rachelvennya

Kapanlagi.com - Nama selebgram Rachel Vennya mendadak jadi perbincangan hangat publik dan masuk trending topic di twitter. Hal ini tak lepas dari aksinya yang membuat sebuah sayembara untuk menemukan pemilik akun yang sudah menghina dirinya di instagram. 

Seperti yang diketahui, selebgram tajir ini mendapat komentar jahat yang menyebutnya lont** di DM instagramnya. Ia pun merasa bahwa komentar itu sudah kelewatan dan akan membawa masalah ini ke ranah hukum.

1. Sudah Meminta Maaf

Dalam sayembara itu, Rachel akan memberikan uang sebesar Rp 15 juta bagi siapa saja yang menemukan pemilik akun instagram bernama Fathin. Dan tak lama setelah dibuat sayembara itu, Rachel pun kebanjiran email yang berisi biodata lengkap pemilik akun tersebut. 

"Bayar orang lacak IP address? Mager ah, orang masih pake akun asli, tinggal bikin sayembara, yok yang kenal Fathin, kalo tau biodata, nama lengkap, dll, aku kasi 15juta buat gofood sekampung," tulis Rachel Vennya di instagram story-nya. 

2. Pro Kontra

Tak lama setelah sayembara itu dibuat, tak hanya nama Rachel Vennya, tapi juga nama Fathin menjadi trending di twitter dan dibicarakan banyak orang. Banyak yang mendukung ada pula yang kontra.

Netizen mendukung apa yang dilakukan oleh Rachel Vennya dalam mengatasi komentar jahat ini. Namun, menyebarkan data diri ke publik lewat instagram story-nya itu dianggap melanggar hukum.

"Ga tau kenapa gue suka sama tindakan rachel, semoga kali ini beneran dicari. Heran aja gue sama tangan netijen ngomong enak banget pas dikasusin dalih khilaf preeet," cuit salah satu netizen.

"Rachel nyebarin data pribadi pelaku yg dia dapat dari orang-orang itu ke snapgram dan bikin orang-orang jadi mengganggu & nyerang privacy pelaku, ya mungkin bisa aja kena pasal ya.. Tapi, kalo disimpen buat Rachel sendiri ya gak akan kena sih menurutku. cmiiw," ujar netizen lain.  

 

3. Termasuk Doxing?

Mengutip dari detik.com, Kadiv Kebebasan Berekspresi SAFEnet Nenden Sekar Arum mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Rachel Vennya dengan menyebarkan data diri orang lain ke publik masuk ke dalam tindakan doxing dan melanggar hukum.

Doxing di Indonesia sendiri sudah diatur di dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE) nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 tahun 2008.

"Masuk sih (doxing). Apalagi tujuannya untuk 'memburu'," kata Nenden Sekar Arum kepada wartawan, Minggu (30/5).


REKOMENDASI
TRENDING