Strategi Unik Penjualan Album Fisik Ala D Bagindas
D BagindasKapanlagi.com - Penjualan album fisik di Indonesia saat ini sudah tak bisa diharapkan lagu karena pembajakan yang tak bisa diberantas. Riska perwakilan dari Trinty Optima Production pun mengakui jika penjualan album fisik saat ini tak bisa menjadi tolok ukur."Penjualan fisik saat ini sangat tidak baik sekali. Tidak bisa menjadi tolok ukur," ujarnya saat dijumpai di Launcing album kedua D Bagindas, Yang No.1 di Pisa Cafe Menteng, beberapa waktu yang lalu.Agar mendongkrak penjualan album, Trinty Optima bekerja sama dengan Keci Musik untuk membantu memproduksi album D Bagindas. Untuk pemasarannya Keci Musik menggandeng Pertamina, melalui distribusi SPBU. Lantas apa alasan memilih menjual di SPBU yang tidak bersinggungan dengan dunia musik ini?"Perlu penjualan di luar bahan bakar untuk memajukan bisnis. Selain itu semua SPBU Pertamina berada di jalan yang gampang dijangkau. D Bagindas ini punya nama yang sudah besar, jadi mudah-mudahan akan lancar. Jumlah SPBU di Indonesia ada 4.850 lebih, semua orang pasti ke sana," papar Hanny Handoko perwakilan dari Keci Musik.Mengenai launching yang sedikit molor dan tidak bisa serentak, Hanny memaparkan bahwa dia perlu bersosialisasi terlebih dahulu dengan pihak Pertamina."Kami perlu sosialisasi untuk pihak pertamina. Kami sudah mensosialisasikan ke 25 kota," tukasnya.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/gum/faj)
Advertisement












































