CLOSE

Tak Kunjung Dapat Kabar Sukhoi, Keluarga Badai Tunggu di Bandara

Badai Kerispatih dan Istri

Kapanlagi.com - Pesawat Sukhoi Superjet-100 yang tengah melakukan demonstrasi penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, hilang kontak di area Gunung Salak, Bogor. Musisi Badai Kerispatih yang ayah mertuanya Capt. Herman Suladji juga berada di pesawat yang hilang tersebut, kini tengah menunggu kabar terbaru yang tak kunjung datang. "Sampai saat ini kita juga belum dapat kabar yang jelas. Baru tau lose contact-nya di sekitar Gunung Salak tapi kita nggak tau apakah pesawatnya crash atau emergency landing, kita belum tau karena Basarnas sendiri kan masih proses pencarian, mungkin nunggu sampai besok pagi," ucap Badai Kerispatih ditemui di Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (9/5).

MENYINGKAP MISTERI KABUT TEBAL DI GUNUNG SALAK

Hingga saat ini ibu mertua Badai masih menunggu sang suami di bandara. Begitu juga dengan istri Badai, Dewi Citra Asmarani. "Masih, dia (Ibu Mertua) masih nunggu karena kebetulan kantor Bokap Mertua kan emang di sini (Halim Perdanakusuma). Istri saya juga nunggu di sini," ungkapnya. Badai pun harap-harap cemas menunggu kabar terbaru ayah mertua yang sudah ia anggap seperti ayah sendiri tersebut. Menurut Badai, ayah mertuanya adalah sosok yang begitu bersemangat. "Ya Bokap Mertua gue ini udah gue anggap Bokap sendiri karena Bokap gue sendiri kan udah meninggal. Meski usianya udah tua, tapi dia orangnya semangat dan enerjik banget, dan semangatnya itu nular ke gue. Bagi gue, beliau adalah teman ngobrol yang sangat baik, makanya gue seperti anak yang kehilangan orang tua. Gue panik banget sampai ga tau mau ngomong apa. Karena gue ga tau kondisi beliau sekarang seperti apa," tandasnya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/ben/sjw)

Rekomendasi

Trending