SELEBRITI

Tak Terima Dengan Putusan 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nia Ramadhani Siap Ajukan Banding

Selasa, 11 Januari 2022 14:55

Nia Ramadhani dihukum 1 tahun penjara ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Wa Ode Nurzaenab, kuasa hukum Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan Zen Vivanto keberatan atas vonis Hakim yang menjatuhkan hukuman kurungan penjara selama satu tahun terhadap kliennya.

Sebab, menurut Wa Ode, kliennya tersebut termasuk korban penyalahgunaan narkoba yang seharusnya menjalani rehabilitasi, bukan hukuman penjara.

"Dalam hal ini jelas menurut kami sebagai penasehat hukum. Jelas menurut kami bahwa mereka ini adalah pengguna, korban penyalahgunaan narkoba," kata Wa Ode di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (11/1/2022).

"Pemakaian sudah berulang kali, setidaknya dari bulan April. Dan ada ketergantungan secara psikis maupun fisik. Jadi secara UUD wajib direhabilitasi. Tapi kemudian Hakim berpendapat lain," sambungnya.

1. Kontradiktif

Wa Ode melanjutkan, sebelumnya BNN sudah memberi rekomendasi agar kliennya menjalani rehabilitasi berdasar hasil asesmen. Menurutnya, vonis penjara 1 tahun kepada Nia Ramadhani ini sangat kontradiktif dengan fakta hukum.

"Fakta di persidangan jelas, hasil daripada TAT (Tim asesmen terpadu) yang dilakukan BNN provinsi DKI Jakarta di bulan September 2021. Yang mana sebelumnya di bulan Juli 2021, itu juga ada hasil asesmen BNN RI yang menyatakan bahwa mereka adalah penyalahgunaan narkotika yang wajib direhabilitasi," ujar Wa Ode. 

"Ini orang sakit, pengguna narkotika yang wajib direhabilitasi. Oleh karena itu mereka menjalani rehab. Jadi ketika Hakim tadi memutuskan bahwa mereka bukan penyalahgunaan narkotika yang wajib direhab, ini menjadi kontradiktif dengan fakta hukum yang justru ada di persidangan," imbuhnya.

2. Upaya Banding

Sebagai kuasa hukum, Wa Ode pun sangat menghormati keputusan hakim. Dan oleh sebab itu, ia pun menyarankan kepada kliennya untuk mengajukan upaya banding.

"Tapi kami menghormati apapun Keputusan Hakim Tapi di sisi lain ada hak terdakwa untuk mengajukan upaya hukum. Dalam hal ini mengajukan upaya hukum banding, karena mereka langsung menyatakan banding," tuturnya.

3. Tak Harus Jalani Hukuman Penjara

Menurut Wa Ode, karena kliennya mengajukan banding. Maka kliennya tidak serta merta harus menjalankan vonis hukuman satu tahun penjara yang telah dijatuhkan Hakim.

"Putusan majelis hakim tadi belum bisa dieksekusi. Belum inkrah sehingga posisi mereka secraa hukum tidak bisa dieksekusi saat ini karena masih upaya hukum," tuturnya

4. Putusan Hakim

Hakim menjatuhkan putusan satu tahun penjara terhadap tiga terdakwa. Hal itu juga setelah menimbang beberapa hal yang memberatkan dan meringankan.

"Memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang sedang giat giatnya memberantas narkoba, perbuatan terdakwa 2 dan 3 sebagai publik figur yang seharusnya memberi contoh yang baik kepada masyarakat namun berperilaku sebaliknya," kata Hakim.

"Lalu yang meringankan para terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya dan para terdakwa mengakui dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Para terdakwa punya tanggungan keluarga," Tutur Hakim.

5. Tak Masuk Dalam Kategori Pecandu

Dalam putusan tersebut, Majelis Hakim menolak tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang meminta ketiga terdakwa agar dihukum rehabilitasi selama 12 bulan.

Hakim dalam pertimbangannya, menilai ketiga terdakwa tidak masuk dalam kualifikasi sebagai pecandu dan juga korban penyalahgunaan narkoba yang harus direhabilitasi.

"Karena terdakwa tidak masuk dalam kualifikasi pecandu dan korban narkotika, maka rehabilitasi yang telah dijalankan tidak bisa masuk hitungan masa menjalankan hukuman," kata Hakim.


REKOMENDASI
TRENDING