Temui BNN, Ada Jaringan Narkoba Besar di Balik Kasus Aa Gatot?

Senin, 14 November 2016 20:50 Penulis: Arai Amelya
Temui BNN, Ada Jaringan Narkoba Besar di Balik Kasus Aa Gatot? Gatot Brajamusti © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Salah satu kasus narkoba yang begitu menghebohkan dunia entertainment pada 2016 ini adalah yang menjerat Gatot Brajamusti. Mantan Ketua PARFI itu digerebek gabungan Kepolisian Mataram pada 28 Agustus lalu saat pesta sabu di kamar hotel. Hampir tiga bulan berlalu, rupanya Gatot tak ingin 'sendiri' jadi pesakitan. Terbaru, pengacara Gatot yakni Achmad Rifai beberapa waktu lalu mengunjungi kantor BNN (Badan Narkotika Nasional) di Cawang, Jakarta Timur.

"Kami ketemu dengan pak Deputi BNN. Kita banyak ngobrol berkaitan dengan kasus Aa Gatot yang tidak serta-merta dapat barang itu. Ada pihak lain yang terlibat, tapi kenapa mereka tak ditangkap? Kan di mana-mana barang nggak mungkin jatuh dari langit begitu saja. Mestinya orang-orang itu harus diungkap supaya terbongkar siapa sebenarnya yang berperan dalam kasus ini," papar Rifai.

Dalam kesempatan yang sama, Rifai juga mempertanyakan bagaimana bisa kliennya dinyatakan positif narkoba padahal saat ditangkap ternyata hasil tes Gatot justru negatif. Menyadari bahwa kasus narkoba tidak hanya melibatkan satu orang saja, Rifai rupanya ingin mengungkapkan pihak-pihak lain yang harus diusut tuntas.

Selain narkoba, Gatot juga terjerat kasus kepemilikan senjata api & pelecehan © Agus ApriyantoSelain narkoba, Gatot juga terjerat kasus kepemilikan senjata api & pelecehan © Agus Apriyanto

"Jadi kita udah sampaikan beberapa nama, ya nggak mungkin lah saya sebutkan inisial mereka di sini. Soal apakah ada jaringan narkoba besar di belakang Aa Gatot, saya tidak tahu. Yang pasti semuanya bakal diungkapkan secara jelas dan tuntas," jawab Rifai tegas.

Kembali didesak mengenai nama-nama terkait, Rifai justru memilih bungkam. Menurut Rifai, dirinya enggan memberitahu media karena hanya menyampaikannya kepada lembaga penegak hukum. Lantas, apakah nama-nama itu sudah disetor pada kepolisian?

"Ya, sudah kita sampaikan. Pokoknya banyak nama lah," tutup Rifai sambil berlalu.

(kpl/pur/aia)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING