SELEBRITI

Uang Hasil Penjualan Mobil Mewah Billy Syahputra pada Bos DNA Pro Tak Disita, Ini Alasannya

Kamis, 28 April 2022 23:08 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Uang Hasil Penjualan Mobil Mewah Billy Syahputra pada Bos DNA Pro Tak Disita © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Presenter Billy Syahputra jadi salah satu artis yang namanya terseret kasus penipuan via robot trading DNA Pro. Keterkaitan mantan kekasih Amanda Manopo itu lantaran pernah melakukan transaksi jual beli mobil seharga Rp 1 miliar dengan Stefanus Richard atau Steven Abe, bos DNA Pro pada penghujung tahun 2021 lalu.

Untuk itu, karena urusan jual beli tersebut sudah selesai, penyidik Bareskrim Mabes Polri memutuskan tidak menyita uang hasil jual beli mobil Billy Syahputra dari bos DNA Pro Stefanus Richard.

"Kan ada mobilnya dia yang disita," ucap Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Billy Syahputra usai menjalani pemeriksaan, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/4).

Penyidik tak lakukan penyitaan uang hasil jual beli mobil mewah tersebut lantaran mobil adik mendiang Olga Syahputra sudah melakukan transaksi.

1. Tak Disita

"Dan di dalam hukum keperdataan, jual beli benda bergerak itu adalah sah, karena sudah terjadi penyerahan," katanya.

Untuk itu, Billy Syahputra tak mempunyai kewajiban untuk mengembalikan uang hasil penjualan mobil mewahnya itu ke Bareskrim Polri untuk disita dan dijadikan barang bukti.

"Jadi hanya itu yang disita oleh penyidik. Mobil yang didapatkan dari penjualan, bukan uangnya," tutup Fahmi Bachmid.

2. Ada 122 Korban

Seperti diketahui, 122 orang yang mengaku korban platform robot trading DNA Pro membuat laporan ke Bareskrim Polri pada Senin, 28 Maret 2022 lalu.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor B/185/IV/RES.2.1/2022/Dittipideksus atas kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option DNA Pro.

3. Kerugian Capai Rp97 Miliar

Sebanyak 56 orang dilaporkan ke polisi, yang terdiri dari pendiri hingga komisaris DNA Pro. Dari kasus tersebut, polisi memperkirakan kerugian sementara para korban mencapai Rp97 miliar.

Sementara ini polisi sudah menetapkan 12 tersangka dalam kasus dugaan penipuan via robot trading DNA Pro, termasuk Stefanus Richard.


REKOMENDASI
TRENDING