TELEVISI

Nonton Stand Up Comedy Harus Siap Tersinggung!

Kamis, 21 Juni 2012 12:47

Nonton Stand Up Comedy Harus Siap Tersinggung!


Kapanlagi.com - Bagi seorang comic (sebutan bagi yang melakukan stand up comedy), mereka tidak cuma harus bisa menghibur audience, tapi ada pesan yang ingin disampaikan juga. Tetapi tentunya harus ada trik di sini, agar pesannya bisa tersampaikan dengan baik.

Ge Pamungkas, Gilang Bhaskara dan Kemal Pahlevi berbagi cerita tentang hal ini, "Kalau dari gue, itu misalkan kalau pingin menyinggung orang, singgung-lah dengan apa yang mereka lakukan, bukan apa mereka adanya. Maksudnya what they do, misalnya kalau saya mau nyinggung cameramen. Ini kok cameramen kepo ya, tapi jangan fisiknya. Ini cameramen mungkin matanya juling, mulutnya apa-lah gitu, karena kalau fisik itu mereka kan emang apa adanya. Dan kedua itu, kalau mau menyinggung asalkan jangan SARA, jangan yang blue dan jangan cacat fisik, atau cacat mental juga, karena itu emang itu bukan pilihan mereka," kata Ge kepada KapanLagi.com®, Selasa (19/6).

"Sebetulnya gini sih, justru harusnya kalau menurut saya ya, kan stand up comedy itu bukan buat orang yang berpikiran cerdas, tapi buat orang yang berpikiran terbuka. Jadi justru harus tersinggung. Kalau misalnya kita ngomongin orang yang suka buang sampah sembarangan, justru kalau kalian buang sampah sembarangan harus tersinggung gitu, jadi kita semacam ngingetin juga," ujar Gilang serius.

"Jadi kalau nonton stand up comedy, harus siap tersinggung sih, kasarnya. Karena pikiran kita pas nonton itu udah harus terbuka, jadi kita ngeluarin pendapat, ya. Lu gak harus setuju, tapi lu kan bisa, oh iya bener juga sih ya, tapi kita juga harus setuju kan," tambah Gilang lagi saat berkunjung ke redaksi KapanLagi.com®.

Sebagai seorang comic, Ge, Kemal dan Gilang harus mempersiapkan materi dengan sebaik-baiknya. Menurut mereka, ada banyak cara untuk mereka mendapatkan inspirasi ntuk bahan di atas panggung, jadi tidak ada ceritanya kehabisan ide.

"Kalau gue sih dari muka, jujur kalau misalnya muka orang kayak gini, oh kenapa ya muka orang kayak gini? Kalau gue sih mungkin observasi bisa, jadi kejadian yang happening atau dari ekspresi muka orang atau dari observasi. Kadang-kadang suka tolol kayak gue ada materi tentang upil itu hidup, tapi gue kupas gitu," ungkap Ge. (kpl/riz/rea)


KOMENTAR

Lihat Arsip Televisi

- - -