6 Cara Merawat Genteng Jenis Tanah Liat, Awet dan Tidak Mudah Rusak

Kapanlagi.com -

Cara merawat genteng jenis tanah liat perlu diperhatikan agar atap rumah tetap awet dan mampu melindungi hunian dari berbagai kondisi cuaca. Selain punya tampilan alami yang menarik, genteng ini juga dikenal tahan lama dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Memeriksa kondisi atap, membersihkan lumut, serta menjaga talang air tetap lancar menjadi beberapa langkah penting dalam cara merawat genteng jenis tanah liat agar tidak mudah rusak atau bocor.

Dilansir dari Belleze Dulce dan Marley, genteng tanah liat memang tergolong mudah dirawat, tetapi kebersihannya tetap perlu dijaga. Dengan menerapkan cara merawat genteng jenis tanah liat secara tepat, atap rumah bisa tetap kuat, bersih, dan tahan lama.

1. Periksa Kondisi Genteng Secara Berkala

Cara Merawat Genteng Jenis Tanah Liat. (AI Generated)

Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi kerusakan genteng tanah liat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Perhatikan kondisi permukaan atap untuk mengetahui adanya genteng yang retak, pecah, terkelupas, atau bergeser dari posisi semula.

Selain itu, amati kemunculan lumut, alga, dan tumpukan kotoran yang berpotensi menahan kelembapan. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat memengaruhi ketahanan atap dan meningkatkan risiko kebocoran. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan dari tempat yang aman, sedangkan pengecekan menyeluruh dapat dipercayakan kepada tenaga profesional.

2. Bersihkan Genteng dari Lumut dan Kotoran

Genteng tanah liat tidak membutuhkan pembersihan terlalu sering karena materialnya relatif tahan lama dan mudah dirawat. Namun, lumut, jamur, alga, serta kotoran yang menumpuk tetap perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kondisi permukaan atap.

Jika terlihat pertumbuhan lumut atau kotoran, pembersihan dapat dilakukan menggunakan sikat berbulu lembut dan metode pencucian bertekanan rendah. Hindari mengikis lumut secara paksa karena tindakan tersebut berisiko membuat genteng retak atau pecah. Penggunaan mesin penyemprot bertekanan tinggi juga tidak disarankan karena semburan air yang kuat dapat merusak permukaan genteng dan mendorong air masuk ke bagian bawah atap.

Untuk kotoran yang sulit dibersihkan, gunakan produk pembersih yang memang dirancang untuk genteng tanah liat. Apabila terdapat pertumbuhan lumut atau jamur yang cukup tebal, mintalah bantuan tenaga profesional agar proses pembersihan berlangsung aman.

3. Segera Perbaiki Genteng yang Retak atau Bergeser

Cara Merawat Genteng Jenis Tanah Liat. (AI Generated)

Genteng tanah liat dapat mengalami keretakan atau pergeseran akibat benturan benda keras, ranting pohon yang jatuh, maupun perubahan posisi setelah terkena angin kencang. Kerusakan tersebut sebaiknya segera ditangani agar air hujan tidak merembes ke lapisan bawah atap.

Ganti genteng yang pecah atau retak dengan material pengganti yang memiliki ukuran, bentuk, dan karakteristik serupa. Sementara itu, genteng yang masih utuh tetapi bergeser perlu dikembalikan ke posisi semula dengan pemasangan yang tepat.

Jangan hanya menutupi bagian yang rusak menggunakan bahan perekat atau pelapis seadanya. Perbaikan juga perlu memperhatikan kondisi lapisan bawah atap dan komponen pendukung lainnya agar fungsi pelindung tetap optimal.

4. Jaga Kebersihan Talang dan Saluran Air

Perawatan genteng tanah liat tidak hanya berfokus pada permukaan atap, tetapi juga mencakup sistem drainase. Talang dan saluran pembuangan air perlu dibersihkan secara berkala agar daun kering, ranting, serta kotoran tidak menyumbat aliran air hujan.

Penyumbatan dapat menyebabkan air meluap dan menggenang di sekitar bagian atap tertentu. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kelembapan serta memicu kerusakan pada komponen atap dalam jangka panjang.

Pastikan pula pipa pembuangan berfungsi dengan baik sehingga air hujan dapat mengalir menuju saluran pembuangan. Pemasangan pelindung talang atau leaf guard bisa dipertimbangkan untuk mengurangi masuknya daun dan kotoran berukuran besar.

5. Pangkas Cabang Pohon yang Menjulur ke Atap

Cara Merawat Genteng Jenis Tanah Liat. (AI Generated)

Pepohonan di sekitar rumah dapat memberikan keteduhan, tetapi cabang yang terlalu dekat dengan atap berisiko menimbulkan kerusakan. Ranting yang patah saat hujan deras atau angin kencang dapat jatuh dan membentur genteng tanah liat hingga menyebabkan retakan.

Daun kering juga bisa menumpuk di permukaan atap, terutama pada bagian lembah atap dan sudut yang sulit dijangkau. Tumpukan tersebut dapat menghambat aliran air hujan sekaligus menciptakan lingkungan lembap yang mendukung pertumbuhan lumut dan jamur.

Pangkas cabang pohon yang menjulur terlalu dekat dengan atap secara berkala. Langkah ini membantu mengurangi risiko benturan, menjaga kebersihan permukaan genteng, serta meminimalkan penumpukan material organik yang dapat mengganggu sistem drainase.

6. Gunakan Jasa Profesional untuk Perawatan Khusus

Beberapa pekerjaan pemeliharaan genteng tanah liat membutuhkan keterampilan dan peralatan khusus. Misalnya, pemeriksaan menyeluruh pada bagian atap, penggantian genteng dalam jumlah banyak, perbaikan lapisan bawah atap, hingga pembersihan lumut yang sudah menyebar luas.

Penggunaan jasa profesional juga penting karena genteng tanah liat cukup rentan pecah ketika diinjak secara langsung. Pekerja yang berpengalaman memahami teknik berpijak dan metode pengerjaan yang tepat agar tidak merusak material di sekitarnya.

Selain itu, tenaga profesional dapat membantu menentukan jenis pembersih, pelapis pelindung, atau metode perbaikan yang sesuai dengan karakteristik genteng. Dengan begitu, pemeliharaan dapat dilakukan secara lebih aman tanpa mengurangi fungsi dan ketahanan atap.

7. Pertanyaan Seputar Cara Merawat Genteng Jenis Tanah Liat

Apakah genteng tanah liat perlu dibersihkan secara rutin?

Tidak harus terlalu sering karena genteng tanah liat tergolong tahan lama dan minim perawatan. Pembersihan bisa dilakukan ketika terdapat penumpukan debu, lumut, jamur, atau kotoran yang mengganggu kondisi atap.

Bagaimana cara membersihkan lumut pada genteng tanah liat?

Gunakan sikat berbulu lembut atau metode pencucian bertekanan rendah untuk membersihkan lumut. Hindari mengikisnya secara paksa maupun menggunakan mesin penyemprot bertekanan tinggi karena dapat merusak genteng.

Apa penyebab genteng tanah liat mudah retak?

Retakan dapat terjadi akibat benturan benda keras, ranting pohon yang jatuh, kesalahan saat pemasangan, atau tekanan ketika seseorang menginjak permukaannya. Oleh karena itu, hindari berjalan langsung di atas genteng tanpa teknik dan perlengkapan yang tepat.

Kapan genteng tanah liat perlu diganti?

Genteng perlu diganti ketika mengalami keretakan, pecah, atau kerusakan yang tidak memungkinkan untuk diperbaiki. Penggantinya sebaiknya memiliki ukuran dan bentuk serupa agar dapat terpasang dengan baik.

Bagaimana cara mencegah kebocoran pada atap genteng tanah liat?

Periksa kondisi genteng secara berkala, segera ganti bagian yang retak atau bergeser, serta pastikan talang air tidak tersumbat. Pemeriksaan lapisan bawah atap juga penting untuk mendeteksi kerusakan yang berpotensi menyebabkan kebocoran.

    (kpl/sel)

 

Topik Terkait