6 Barang yang Dipercaya Bawa Sial Menurut Feng Shui, Segera Singkirkan dari Rumah

Barang yang Dipercaya Bawa Sial Menurut Feng Shui. Foto: AI Generated
Kapanlagi.com -
Berdasarkan feng shui, tata letak dan pemilihan benda di dalam rumah dipercaya memiliki pengaruh besar terhadap aliran energi positif atau yang biasa disebut chi. Kehadiran benda-benda tertentu justru diyakini mampu memicu energi negatif, menghambat kelancaran rezeki, hingga mendatangkan kesialan bagi para penghuninya.
Advertisement
1. Jam yang Sudah Mati

Jam merupakan simbol dari waktu yang terus berjalan, kemajuan hidup, serta siklus kesuksesan seseorang setiap harinya. Berdasarkan penjelasan dari pakar feng shui Victor Cheung yang dimuat dalam laman Livingetc, jam dinding atau jam tangan yang rusak, mati, dan dibiarkan begitu saja tanpa diperbaiki dipercaya dapat menghentikan aliran rezeki dan membawa energi stagnan ke dalam rumah. Kondisi ini menyimbolkan kemacetan karier, tertundanya berbagai peluang emas, serta waktu hidup yang seolah ikut berhenti.
Jika Anda memiliki jam yang mati di rumah, para ahli menyarankan untuk segera membawanya ke tempat servis agar berfungsi kembali atau membuangnya jika sudah tidak bisa diselamatkan. Membiarkan benda penunjuk waktu rusak terpajang di ruang tamu atau kamar tidur sama saja dengan memelihara hambatan energi yang memperlambat kemajuan hidup Anda.
2. Cermin yang Retak atau Pecah
Cermin memiliki fungsi energetik yang sangat kuat dalam ilmu feng shui karena bertindak sebagai pemantul yang dapat menggandakan energi di dalam ruangan. Dilansir dari Homes & Gardens, cermin yang sudah retak, pecah, atau pecah berkeping-keping dianggap membawa pertanda buruk berupa energi yang tidak utuh, memicu kecelakaan, hingga menciptakan distorsi aliran chi yang memicu ketidakstabilan emosional.
Selain cermin rusak, permukaan cermin yang diletakkan secara tidak tepat di dalam kamar tidur juga dapat mengganggu kualitas istirahat. Oleh karenanya, disarankan untuk segera mengganti cermin yang retak dengan yang baru dan utuh agar pantulan energi positif di dalam rumah Anda dapat kembali mengalir dengan lancar tanpa hambatan.
3. Tanaman yang Sudah Layu atau Mati

Kehadiran tanaman hidup di dalam ruangan diyakini mampu mendatangkan elemen alam yang menyimbolkan pertumbuhan, kesegaran, dan vitalitas. Sebaliknya, memelihara tanaman yang sudah layu, mengering, atau mati di dalam rumah merupakan pantangan besar dalam prinsip feng shui.
Berdasarkan ulasan dari konsultan feng shui Joy Tan yang dinukil dari Yahoo Life, tanaman yang layu atau mati merupakan simbol stagnasi dan kurangnya pertumbuhan. Menyimpan tanaman yang sudah layu di sudut ruangan dapat melemahkan semangat hidup penghuninya serta menarik energi negatif yang membuat usaha atau kesehatan ikut menurun.
4. Cangkir, Piring, atau Barang Lain yang Pecah Sebagian
Menyimpan peralatan makan seperti piring, mangkuk, atau cangkir yang sudah pecah sebagian atau retak sering dilakukan karena dianggap masih bisa dipakai. Namun, dalam pandangan praktisi kesehatan holistik dan feng shui Dr. Jenelle Kim yang dimuat dalam Yahoo Life, barang-barang yang pecah atau rusak dan tidak diperbaiki dapat menarik energi negatif karena hal itu merupakan simbol kemerosotan dan kurangnya perawatan.
Menggunakan atau memajang barang pecah belah yang rusak dipercaya mencerminkan energi yang tidak utuh dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, sebaiknya singkirkan dan ganti peralatan makan yang sudah rusak dengan benda-benda utuh.
5. Tanaman Kaktus dan Tumbuhan Berduri Tajam

Meskipun tanaman kaktus sangat populer sebagai dekorasi minimalis yang mudah dirawat, kehadirannya di dalam ruang utama rumah sering kali tidak disarankan oleh para ahli feng shui. Kaktus memiliki duri tajam yang dipercaya dapat memancarkan bentuk energi agresif yang dikenal sebagai sha chi.
Menempatkan tanaman berduri tajam di area dalam ruangan atau di dekat pintu masuk dapat memicu perselisihan, suasana kaku, serta energi defensif di antara anggota keluarga. Jika Anda menyukai tanaman hias, pilihlah varietas berdaun lembut dan bulat untuk menciptakan suasana yang menenangkan.
6. Lukisan atau Karya Seni yang Menggambarkan Kesedihan
Karya seni yang dipajang di dinding rumah memiliki kekuatan sugesti psikologis dan energi visual yang kuat bagi orang yang melihatnya setiap hari. Pakar feng shui Victor Cheung seperti dilansir dari Livingetc, menyarankan agar menghindari karya seni yang memuat tema negatif, seperti penggambaran kekerasan, kesedihan mendalam, kapal karam, atau bencana.
Benda-benda seni bernuansa suram ini dipercaya dapat menciptakan energi yang tidak menguntungkan ke dalam rumah serta mempengaruhi suasana hati penghuninya secara perlahan. Pilihlah selalu karya seni yang menginspirasi ketenangan, kegembiraan, dan kepositifan untuk menjaga keharmonisan ruang.
7. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Barang Pembawa Sial Menurut Feng Shui
Q: Apakah benar-benar ada barang di rumah yang bisa membawa sial secara nyata?
A: Secara harfiah, "kesialan" dari barang-barang tersebut berkaitan dengan bagaimana kondisi fisik lingkungan mempengaruhi psikologi, kenyamanan, serta fokus penghuni rumah, yang kemudian berdampak pada produktivitas dan keberuntungan mereka.
Q: Apa yang harus dilakukan jika jam dinding kesayangan tiba-tiba mati?
A: Segera ganti baterainya atau bawa ke tempat servis untuk diperbaiki. Jangan biarkan jam mati terpajang berhari-hari di dinding karena dalam feng shui hal itu menyimbolkan waktu dan energi yang mandek.
Q: Apakah aman memelihara kaktus di dalam ruangan rumah?
A: Kaktus lebih disarankan untuk diletakkan di luar ruangan atau di area terbuka seperti halaman, agar energi tajam atau sha chi dari durinya tidak mengganggu ketenangan dan keharmonisan di dalam ruang keluarga.
Q: Bagaimana cara menyikapi cermin atau barang pecah belah yang rusak?
A: Segera buang atau singkirkan barang yang retak dan tidak bisa diperbaiki dengan layak, agar energi yang rusak atau terpecah tidak terus mendominasi ruangan Anda.
(kpl/mab)
Advertisement
D Academy 8
- Mantan Pacar SelebritiLesti Kejora & Rizky Billar Undang Rizki-Ridho DA ke Podcast, Momen Akrab Bareng











































