Kapanlagi.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah pada Januari 2025 membuka peluang besar bagi pelaku usaha catering untuk bergabung sebagai mitra resmi. Cara daftar catering makan siang gratis ini menjadi informasi penting bagi UMKM yang ingin berkontribusi dalam program nasional tersebut.
Badan Gizi Nasional (BGN) membutuhkan sekitar 30.000 mitra catering untuk menyuplai makanan bergizi setiap hari kepada jutaan siswa di seluruh Indonesia. Saat ini baru sekitar 13.000 mitra yang terlibat, sehingga masih terbuka lebar kesempatan bagi pelaku usaha lainnya.
Menurut Kompas.com, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Tashya Megananda Yukki menegaskan bahwa mitra catering yang terlibat harus memiliki sertifikasi keamanan pangan sesuai standar pemerintah. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi lokal termasuk petani dan pelaku usaha pangan dalam negeri.
Program Makan Bergizi Gratis adalah inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan menyediakan makanan sehat dan bergizi secara gratis kepada siswa sekolah, ibu hamil, dan balita. Cara daftar catering makan siang gratis dalam program ini memerlukan pemahaman mendalam tentang persyaratan yang ditetapkan BGN.
Untuk dapat bergabung sebagai mitra catering, terdapat tiga syarat utama yang harus dipenuhi. Pertama, calon mitra harus memiliki usaha yang bergerak di bidang penyediaan makanan bergizi, baik berupa UMKM, koperasi, atau lembaga lain yang relevan. Kedua, wajib menggunakan bahan pangan lokal untuk mendukung kesejahteraan petani dan produksi pangan dalam negeri. Ketiga, harus memiliki dokumen resmi seperti KTP, NPWP, dan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Selain syarat utama tersebut, calon mitra juga harus memenuhi kriteria tambahan seperti memiliki status hukum yang sah, berkomitmen terhadap kontribusi berkelanjutan, serta memiliki visi dan misi yang sejalan dengan BGN. Melansir dari indonesia.go.id, calon mitra juga diminta memberikan informasi rinci terkait area operasional dan komunitas penerima manfaat seperti sekolah atau panti sosial.
Aspek penting lainnya adalah sertifikasi keamanan pangan yang menjadi persyaratan wajib mengingat program ini melayani anak-anak sekolah. Standar kebersihan dan sanitasi harus terjaga ketat untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Proses pendaftaran sebagai mitra catering program MBG dilakukan secara online melalui platform resmi yang disediakan BGN. Sistem pendaftaran digital ini memudahkan calon mitra dari seluruh Indonesia untuk mengajukan permohonan tanpa harus datang langsung ke kantor BGN.
Menurut moralita.com, Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran tidak dikenakan biaya apapun. BGN mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan program ini dan hanya menggunakan informasi dari sumber resmi.
Setelah diterima sebagai mitra resmi BGN, langkah selanjutnya adalah mengajukan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur makan bergizi. SPPG merupakan fasilitas fisik tempat mitra akan memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi untuk program MBG.
Proses pengajuan SPPG dimulai dengan login ke akun mitra di laman mitra.bgn.go.id, kemudian memilih menu "Pengajuan Titik" dan klik tombol "Buat" untuk menambahkan lokasi bangunan SPPG. Mitra harus menandai lokasi bangunan pada peta yang tersedia dengan akurat, lalu klik "Simpan dan Lanjutkan" untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Tahap selanjutnya adalah melengkapi semua informasi terkait lokasi bangunan yang akan digunakan sebagai SPPG. Data yang diperlukan meliputi alamat lengkap, luas bangunan, fasilitas yang tersedia, kapasitas produksi, dan informasi teknis lainnya yang relevan dengan operasional dapur.
Mitra juga harus memastikan kesiapan fasilitas dengan mencentang checklist yang disediakan sistem. Checklist ini mencakup aspek-aspek penting seperti kelayakan bangunan, peralatan dapur, sistem sanitasi, dan standar keamanan pangan. Setelah itu, unggah dokumen pendukung seperti izin lokasi, foto bangunan, dan sertifikat kelayakan lainnya.
Langkah terakhir adalah mengklik tombol "Ajukan" untuk mengirimkan pengajuan SPPG. Tim BGN akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan lokasi memenuhi standar yang ditetapkan. Proses verifikasi ini penting untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan yang akan diproduksi di lokasi tersebut.
Aspek legalitas menjadi fondasi penting dalam cara daftar catering makan siang gratis untuk program MBG. Calon mitra harus memiliki badan usaha yang sah, baik dalam bentuk CV (Persekutuan Komanditer) maupun PT (Perseroan Terbatas) untuk dapat berpartisipasi dalam tender pemerintah.
CV merupakan pilihan yang lebih sederhana dan cocok untuk tender skala kecil di tingkat lokal, sementara PT lebih profesional dan disarankan untuk tender skala besar. Kedua bentuk badan usaha ini harus dilengkapi dengan dokumen legalitas inti seperti Akta Pendirian yang disahkan Kemenkumham, NPWP Perusahaan yang terpisah dari NPWP pribadi, dan NIB melalui sistem OSS.
Pemilihan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang tepat sangat krusial karena kesalahan kode akan menyebabkan gugur saat verifikasi administrasi. Untuk tender makanan, kode KBLI yang relevan antara lain 56210 untuk Jasa Boga Event Tertentu, 56290 untuk Penyediaan Jasa Boga Periode Tertentu, dan 10750 untuk Industri Makanan dan Masakan Olahan.
Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan setempat menjadi dokumen wajib mengingat program ini melayani anak-anak. Sertifikat ini membuktikan bahwa tempat usaha dan proses memasak telah memenuhi standar kelayakan kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Keberhasilan mitra catering dalam program MBG sangat bergantung pada strategi operasional yang matang dan sistem manajemen produksi yang efisien. Perencanaan produksi harian harus mencakup estimasi jumlah porsi yang akan diproduksi, penjadwalan belanja bahan baku, jadwal memasak hingga distribusi, serta rencana backup jika terjadi kendala operasional.
Menu MBG umumnya terdiri dari nasi, lauk protein, sayur, dan buah dengan takaran gizi sesuai pedoman Kementerian Kesehatan. Porsi berkisar antara 1.000-1.400 kkal tergantung jenjang pendidikan penerima. Mitra harus mampu menyajikan makanan dalam kondisi higienis dan hangat saat didistribusikan ke lokasi penerima.
Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) yang akurat menjadi kunci keberlanjutan usaha. HPP mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja, energi, kemasan, dan penyusutan peralatan. Dengan margin yang tepat, mitra dapat memperoleh keuntungan yang wajar sambil tetap menyediakan makanan berkualitas.
Tim produksi ideal untuk kapasitas 200 porsi per hari terdiri dari satu chef utama, dua asisten dapur, satu bagian kemasan, dan satu logistik pengantar. Investasi pada peralatan dapur komersial yang efisien akan sangat menunjang produktivitas dan kualitas hasil produksi.
Program MBG membuka peluang bisnis yang sangat besar bagi pelaku UMKM di bidang catering dan jasa boga. Dengan target 30.000 mitra di seluruh Indonesia, program ini dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan lapangan kerja.
Keterlibatan dalam program pemerintah memberikan kredibilitas dan pengalaman berharga yang dapat membuka peluang bisnis lainnya di masa depan. Mitra yang berhasil menjalankan program MBG dengan baik berpotensi mendapatkan kontrak jangka panjang dan memperluas jangkauan pasar ke sektor publik lainnya.
Program ini juga mendorong penggunaan bahan pangan lokal yang berdampak positif pada kesejahteraan petani dan produksi pangan dalam negeri. Rantai pasok yang melibatkan produsen lokal akan memperkuat ekonomi daerah dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan.
Aspek pemberdayaan masyarakat menjadi nilai tambah program ini, di mana mitra tidak hanya menjalankan bisnis tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan gizi dan kesehatan generasi muda Indonesia. Dampak sosial positif ini menjadikan program MBG sebagai model kerjasama pemerintah-swasta yang berkelanjutan.
Tidak ada biaya apapun untuk mendaftar sebagai mitra catering program Makan Bergizi Gratis. BGN menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran melalui situs resmi mitra.bgn.go.id adalah gratis dan tidak dipungut biaya administrasi.
Proses verifikasi pendaftaran dapat memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung pada jumlah pendaftar dan kelengkapan dokumen yang diajukan. Tim BGN akan mengirimkan pemberitahuan hasil verifikasi melalui email yang didaftarkan.
Dokumen wajib meliputi KTP, NPWP, NIB, profil usaha, sertifikat keamanan pangan, dan proposal kerjasama. Semua dokumen harus dalam kondisi berlaku dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan BGN.
Usaha perorangan tidak dapat mendaftar karena program ini hanya menerima badan usaha yang sah seperti CV atau PT. Calon mitra harus memiliki status hukum yang jelas untuk menjamin akuntabilitas dan keamanan program.
Untuk usaha catering MBG, pilih KBLI yang relevan seperti 56210 untuk Jasa Boga Event Tertentu, 56290 untuk Penyediaan Jasa Boga Periode Tertentu, atau 10750 untuk Industri Makanan dan Masakan Olahan sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan.
Ya, penggunaan bahan pangan lokal merupakan syarat wajib untuk menjadi mitra catering MBG. Hal ini bertujuan mendukung kesejahteraan petani lokal dan meningkatkan produksi pangan dalam negeri sesuai dengan tujuan program.
Setelah menjadi mitra resmi, login ke akun di mitra.bgn.go.id, pilih menu "Pengajuan Titik", tandai lokasi pada peta, lengkapi informasi bangunan, checklist kesiapan fasilitas, unggah dokumen pendukung, lalu klik "Ajukan" untuk mengirimkan pengajuan SPPG.