Cara Membersihkan Mesin Cuci agar Bebas Bau, Jamur, dan Awet

Kapanlagi.com - Cara membersihkan mesin cuci pada dasarnya ada tiga langkah: jalankan siklus kosong dengan air panas plus cuka atau pembersih khusus, lalu sikat bagian yang sering jadi sarang kotoran. Bagian yang perlu kamu sikat adalah filter, karet pintu, dan laci deterjen.

Setelah itu, keringkan mesin dengan membiarkan pintunya terbuka supaya jamur tidak tumbuh. Kalau cara membersihkan mesin cuci ini kamu ulangi sebulan sekali, mesin akan lebih awet dan cucianmu tetap wangi.

Dilansir dari Today, seorang ahli kebersihan bernama Martinez mengatakan, "Pada umumnya aman menggunakan baking soda atau pemutih di mesin cuci, tetapi kami selalu menyarankan menjalankan siklus bilas sebelum memasukkan pakaian kembali."

Cara Menanam Bunga Matahari di Pot Kecil agar Tumbuh Subur dan Cepat Mekar

Advertisement

1. 1. Cara Membersihkan Mesin Cuci Bukaan Depan (Front Load)

Mesin bukaan depan paling rentan bau karena desainnya kedap air. Jadi, cara membersihkan mesin cuci jenis ini perlu memberi perhatian khusus pada karet pintu (gasket), filter pompa, dan laci deterjen. Sebagaimana diungkapkan Sutherland, dikutip dari AOL, mesin cuci bukaan depan biasanya menjadi biang bau karena kedap air, sehingga air bisa terperangkap di bagian-bagian mesin, memicu tumbuhnya bakteri, dan menimbulkan bau tidak sedap. Ia juga menyarankan, "Untuk mesin bukaan depan, lakukan bilasan cuka secara rutin untuk melepas residu, mengurai kerak kapur, dan membunuh bakteri."

  1. Kosongkan dan periksa drum: Pastikan tidak ada pakaian, koin, atau tisu yang tertinggal. Benda kecil yang terselip di lipatan drum bisa menyumbat saluran pembuangan.

  2. Bersihkan karet pintu: Tarik perlahan lipatan karet, semprotkan cuka putih atau air sabun hangat, lalu lap dengan kain mikrofiber lembap. Gunakan sikat gigi bekas untuk lendir atau kotoran yang menempel di celah.

    Cara Menanam Kemangi agar Terus Menghasilkan Daun Lebat
  3. Lepas dan rendam laci deterjen: Tarik laci sambil menekan pengaitnya. Rendam di air sabun hangat, sikat sisa deterjen yang mengeras, lalu keringkan sebelum dipasang lagi.

  4. Jalankan siklus air panas: Masukkan tablet pembersih mesin cuci atau sekitar 2 cangkir cuka putih ke dispenser. Kalau mesinmu punya program Tub Clean atau Drum Clean, pilih program itu.

  5. Tambahkan baking soda di siklus kedua: Taburkan sekitar setengah cangkir baking soda ke dalam drum, lalu jalankan satu siklus panas lagi untuk menetralkan bau.

  6. Cabut steker dan bersihkan filter pompa: Filter biasanya ada di balik panel kecil di bagian depan bawah. Taruh handuk atau baskom di bawahnya, putar filter berlawanan arah jarum jam, buang serat kain dan benda asing, lalu bilas dengan air hangat.

  7. Lap bagian luar dan biarkan pintu terbuka: Seka panel kontrol dan bodi mesin dengan kain lembap. Setelah itu, biarkan pintu dan laci terbuka beberapa jam sampai bagian dalam benar-benar kering.

2. 2. Cara Membersihkan Mesin Cuci Bukaan Atas (Top Load)

Mesin bukaan atas tidak punya gasket seperti front load, jadi prosesnya lebih sederhana. Meski begitu, kotoran sering menumpuk di bawah drum bagian dalam dan di agitator. Contoh sederhananya, saat pertama kali menjalankan siklus pembersihan, kamu mungkin melihat air berubah keruh. Itu tanda kotoran yang tersembunyi mulai terangkat. Berikut cara membersihkan mesin cuci bukaan atas yang bisa kamu ikuti di rumah.

Sebagaimana dilaporkan NBC News, salah satu langkah awalnya adalah melepas kompartemen deterjen dan pelembut serta agitator (bagian tengah tempat pakaian berputar pada mesin bukaan atas) jika memungkinkan. Setelah siklus pembersihan, jalankan satu siklus lagi dengan air panas, lalu buka tutupnya dan biarkan mesin kering secara alami.

  1. Cek isi tabung: Ambil semua benda yang tertinggal di dasar tabung, misalnya jepit rambut atau koin.

    Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Bongkar dan Mudah Dilakukan di Rumah
  2. Lepas dispenser dan agitator jika bisa: Sikat keduanya di wastafel dengan sabun cuci piring yang lembut. Kalau kompartemen tidak bisa dilepas, lap dengan kain mikrofiber yang diberi sabun.

  3. Isi tabung dengan air panas dan cuka: Pilih pengaturan air terpanas dan durasi terlama, lalu tuang cuka putih langsung ke tabung. Pada model tertentu, pakai program Tub Clean bawaan pabrik.

  4. Diamkan agar cuka meresap: Biarkan mesin berputar beberapa menit, hentikan, lalu diamkan sekitar 30-60 menit sebelum siklus dilanjutkan sampai selesai.

  5. Bersihkan tepi tabung dan bagian dalam tutup: Gosok dengan air sabun hangat, termasuk bagian atas agitator, lalu bilas.

  6. Bersihkan filter dan selang pembuangan: Cabut steker dulu, lepas selang, lalu alirkan air untuk membuang sumbatan.

  7. Keringkan: Lap bagian dalam tabung, lalu biarkan tutup terbuka.

Baca juga: Membersihkan mesin cuci yang kotor agar bebas bau

3. 3. Cara Membersihkan Mesin Cuci 2 Tabung

Mesin 2 tabung masih banyak dipakai keluarga di Indonesia karena mudah dioperasikan. Supaya umurnya panjang, cara membersihkan mesin cuci 2 tabung sebaiknya dijadikan kebiasaan setiap selesai mencuci, bukan cuma sebulan sekali. Dalam praktiknya, tabung pencuci perlu dibersihkan lebih menyeluruh, sedangkan tabung pengering cukup dilap.

  1. Bilas tabung setiap habis dipakai: Isi tabung pencuci dengan air baru, putar sebentar untuk membuang sisa deterjen, lalu lap tabung pengering dengan kain bersih.

  2. Rendam dengan larutan baking soda: Isi tabung pencuci dengan air sampai penuh, masukkan setengah cangkir baking soda, nyalakan sekitar 10 menit, lalu diamkan kurang lebih 3 jam agar kotoran rontok.

    Cara Menanam Kemangi agar Terus Menghasilkan Daun Lebat
  3. Gunakan pemutih untuk noda kuning: Kalau dinding tabung sudah menguning, rendam dengan air hangat dan sedikit pemutih, putar sebentar, diamkan, lalu bilas sampai bersih. Langkah ini dilakukan terpisah dari cuka.

  4. Cuci saringan kotoran: Lepas saringan, rendam dalam larutan cuka dan baking soda, bilas, lalu keringkan. Cukup lakukan seminggu sekali.

  5. Bersihkan saringan inlet: Saringan di tempat masuknya air sebaiknya dibersihkan minimal sebulan sekali supaya aliran air tetap lancar.

  6. Biarkan kedua tabung terbuka: Buka tutup tabung beberapa jam setelah dipakai agar udara bersirkulasi.

Kalau kamu baru belajar mengoperasikan tipe ini, simak juga panduan perawatan mesin cuci 2 tabung agar pemakaian dan perawatannya sejalan.

4. Tips Aman dan Kebiasaan yang Bikin Mesin Cuci Tetap Bersih

Membersihkan mesin cuci secara rutin akan lebih efektif kalau didukung kebiasaan kecil setiap hari. Hal yang tidak kalah penting adalah soal keamanan bahan pembersih. Mengacu pada peringatan Health Canada, jangan pernah mencampur produk pembersih apa pun dengan pemutih rumah tangga. Lembaga itu juga mencatat bahwa pusat informasi keracunan di Kanada menerima laporan paparan kloramin lebih dari dua kali lipat pada Oktober-November 2020 dibanding periode yang sama pada 2019.

  • Pakai cuka atau pemutih, jangan keduanya: Campuran asam asetat dalam cuka dan natrium hipoklorit dalam pemutih bisa menghasilkan gas klorin yang berbahaya. Kalau ingin memakai keduanya, gunakan di hari yang berbeda dan selipkan siklus bilas di antaranya.

  • Takar deterjen sesuai anjuran: Deterjen berlebih tidak membuat cucian lebih bersih. Sisanya malah menempel di tabung dan laci, lalu jadi sumber bau.

    Tips Merawat Bunga Kembang Sepatu agar Tidak Mudah Rontok
  • Segera keluarkan cucian: Pakaian basah yang terlalu lama di dalam drum bikin mesin tetap lembap dan cucian jadi apek.

  • Biarkan pintu terbuka setelah mencuci: Cukup 20-30 menit sampai beberapa jam agar bagian dalam mengering.

  • Periksa saku sebelum mencuci: Koin, tisu, dan kertas adalah penyebab umum filter tersumbat dan getaran berlebih.

  • Bersihkan laci deterjen sebulan sekali: Mengutip Best Life, Ron Shimek, Presiden Mr. Appliance, menjelaskan, "Cuka melonggarkan endapan deterjen dan kerak air sadah sehingga mesin cuci bisa terbilas bersih."

  • Hati-hati saat membersihkan bagian belakang: Di sana ada banyak kabel, jadi selalu cabut steker sebelum menyentuh area itu.

  • Tempatkan mesin di ruang berventilasi: Ruang yang lembap dan pengap membuat jamur serta karat lebih cepat muncul.

Tips singkat: tandai jadwal di kalender ponselmu, misalnya "pembersihan tabung" setiap awal bulan dan "cek filter" setiap 1-3 bulan, supaya perawatan tidak terlewat.

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Mesin Cuci

Seberapa sering mesin cuci harus dibersihkan?

Secara umum, lakukan pembersihan menyeluruh sebulan sekali atau setiap sekitar 30 kali pemakaian. Filter bisa dicek setiap 1-3 bulan, atau lebih sering kalau kamu sering mencuci pakaian berbulu.

Apakah boleh membersihkan mesin cuci dengan cuka dan baking soda sekaligus?

Boleh. Agar hasilnya maksimal, biasanya keduanya dipakai di dua siklus berurutan: cuka di siklus pertama, lalu baking soda di siklus kedua. Yang tidak boleh dilakukan adalah mencampur cuka dengan pemutih.

Kenapa mesin cuci tetap bau padahal sudah dibersihkan?

Biasanya sumber bau ada di bagian yang terlewat, seperti lipatan karet pintu, filter pompa, atau rongga laci deterjen. Kebiasaan langsung menutup pintu setelah mencuci juga membuat kelembapan terperangkap di dalam mesin.

Cara Menanam Kale Hidroponik di Rumah untuk Pemula sampai Panen

Daftar Referensi

  1. NBC News. How to Clean a Washing Machine the Right Way, According to Experts. Diakses pada 12 Oktober 2026, dari https://www.nbcnews.com/select/shopping/how-to-clean-washing-machine-rcna594889
  2. Today. How to Clean a Washing Machine, and How Often to Do It. Diakses pada 12 Oktober 2026, dari https://www.today.com/series/how-often-should-you/how-clean-washing-machine-t20131
  3. Best Life. How to Clean a Washing Machine, According to Cleaning Experts. Diakses pada 12 Oktober 2026, dari https://bestlifeonline.com/how-to-clean-washing-machine/
  4. AOL. How to Clean Your Washing Machine the Right Way. Diakses pada 12 Oktober 2026, dari https://www.aol.com/lifestyle/clean-washing-machine-way-184800969.html
  5. Health Canada. Reduce Your Risk from Toxic Gases: Never Mix Bleach with Other Cleaning Products. Diakses pada 12 Oktober 2026, dari https://recalls-rappels.canada.ca/en/alert-recall/reduce-your-risk-toxic-gases-never-mix-bleach-other-cleaning-products

    (kpl/ums)

 

Topik Terkait