Cara Membersihkan Mesin Cuci yang Kotor agar Awet dan Bebas Bau
cara membersihkan mesin cuci yang kotor (h)
Kapanlagi.com - Mesin cuci adalah salah satu peralatan rumah tangga yang sangat membantu dalam pekerjaan sehari-hari. Namun, tahukah kamu bahwa mesin cuci juga memerlukan perawatan rutin? Cara membersihkan mesin cuci yang kotor menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan agar mesin tetap berfungsi optimal.
Mesin cuci yang jarang dibersihkan dapat menjadi sarang bakteri, jamur, dan kotoran yang justru membuat pakaian tidak higienis. Selain itu, penumpukan residu deterjen dan mineral dari air dapat mengurangi efisiensi mesin dan memperpendek usia pakainya.
Membersihkan mesin cuci secara berkala tidak hanya menjaga kebersihan pakaian, tetapi juga mencegah bau tak sedap dan memperpanjang umur mesin. Dengan mengetahui cara membersihkan mesin cuci yang kotor dengan benar, kamu bisa menghemat biaya perbaikan dan memastikan cucian selalu bersih maksimal.
Advertisement
1. 1. Membersihkan Tabung Mesin Cuci dengan Air Panas dan Cuka
Tabung mesin cuci adalah bagian yang paling sering terpapar kotoran dan residu deterjen. Cara membersihkan mesin cuci yang kotor pada bagian tabung ini sangat penting untuk menjaga performa mesin.
Isi Tabung dengan Air Panas: Gunakan pengaturan air panas pada mesin cuci dan isi tabung hingga penuh tanpa memasukkan pakaian.
Tambahkan Cuka Putih: Tuangkan 2 cangkir cuka putih ke dalam tabung untuk melarutkan kotoran dan membunuh bakteri.
Jalankan Siklus Pencucian: Biarkan mesin berjalan selama beberapa menit, kemudian hentikan dan diamkan selama 30-60 menit agar cuka meresap.
Lanjutkan Siklus Hingga Selesai: Jalankan kembali siklus pencucian hingga selesai dan kuras air kotor.
Bilas dengan Air Bersih: Jalankan satu siklus bilas tambahan dengan air bersih untuk menghilangkan sisa cuka.
2. 2. Membersihkan Filter Mesin Cuci dari Kotoran dan Serat Kain
Filter mesin cuci berfungsi menyaring kotoran dari air cucian. Jika tersumbat, kinerja mesin akan terganggu. Ini adalah salah satu cara membersihkan mesin cuci yang kotor yang sering terlupakan.
Temukan Lokasi Filter: Filter biasanya terletak di bagian bawah depan mesin cuci, periksa buku manual untuk memastikan lokasinya.
Siapkan Wadah Penampung: Letakkan handuk atau baskom di bawah area filter untuk menampung air yang mungkin tumpah.
Lepaskan dan Bersihkan Filter: Buka filter secara perlahan dan keluarkan kotoran, serat kain, atau benda asing yang menyumbat.
Cuci dengan Air Mengalir: Bilas filter dengan air hangat dan gunakan sikat kecil untuk membersihkan kotoran yang membandel.
Pasang Kembali Filter: Pastikan filter terpasang dengan rapat agar tidak bocor saat mesin digunakan.
3. 3. Membersihkan Karet Pintu atau Gasket Mesin Cuci
Untuk mesin cuci bukaan depan, karet pintu atau gasket adalah area yang rentan menjadi sarang jamur dan bakteri. Cara membersihkan mesin cuci yang kotor pada bagian ini perlu dilakukan dengan teliti.
Semprotkan Air Sabun Hangat: Campurkan air hangat dengan sedikit sabun atau cuka, lalu semprotkan pada karet pintu.
Tarik Lipatan Karet: Buka perlahan lipatan karet untuk memastikan bagian dalam juga terbersihkan dari kotoran dan jamur.
Gosok dengan Kain Lembut: Gunakan kain mikrofiber atau spons lembut untuk menggosok seluruh permukaan karet.
Bilas dengan Air Bersih: Lap kembali dengan kain bersih yang dibasahi air untuk menghilangkan sisa sabun.
Keringkan dengan Kain Kering: Pastikan karet pintu benar-benar kering untuk mencegah pertumbuhan jamur.
4. 4. Membersihkan Dispenser atau Laci Deterjen
Dispenser deterjen sering mengalami penumpukan residu sabun yang dapat menyebabkan penyumbatan. Membersihkan bagian ini adalah cara membersihkan mesin cuci yang kotor yang tidak boleh dilewatkan.
Lepaskan Laci Dispenser: Tarik perlahan laci dispenser dari mesin cuci sesuai petunjuk manual.
Rendam dalam Air Sabun Hangat: Rendam laci dalam air hangat yang dicampur sabun atau cuka selama 15-30 menit.
Gosok dengan Sikat Kecil: Gunakan sikat gigi bekas atau sikat botol untuk membersihkan residu deterjen yang menempel.
Bersihkan Rongga Laci: Gunakan kain atau sikat untuk membersihkan bagian dalam rongga tempat laci dipasang.
Keringkan dan Pasang Kembali: Lap hingga kering sebelum memasang kembali laci ke tempatnya.
5. 5. Membersihkan Selang Pembuangan Air
Selang pembuangan air dapat tersumbat oleh kotoran atau benda asing yang mengganggu aliran air. Cara membersihkan mesin cuci yang kotor pada bagian selang ini penting untuk menjaga drainase yang baik.
Cabut Mesin Cuci dari Stop Kontak: Pastikan mesin dalam keadaan mati dan tidak terhubung dengan listrik.
Lepaskan Selang Pembuangan: Lepaskan selang dari mesin cuci dan periksa apakah ada penyumbatan.
Bilas dengan Air Mengalir: Alirkan air melalui selang untuk menghilangkan kotoran yang menyumbat.
Gunakan Kawat atau Alat Khusus: Jika ada penyumbatan yang membandel, gunakan kawat fleksibel untuk membersihkannya.
Pasang Kembali Selang: Pastikan selang terpasang dengan benar dan tidak bocor saat mesin digunakan.
6. 6. Membersihkan Bagian Luar Mesin Cuci
Bagian luar mesin cuci juga perlu dibersihkan agar tampak terawat dan bebas dari debu. Ini adalah cara membersihkan mesin cuci yang kotor yang mudah dilakukan namun sering terlupakan.
Siapkan Kain Lembap: Basahi kain mikrofiber dengan air hangat atau campuran air dan sedikit sabun.
Lap Seluruh Permukaan: Bersihkan bagian luar mesin cuci termasuk panel kontrol dan tombol-tombol.
Bersihkan Bagian Atas Mesin: Jangan lupa membersihkan bagian atas mesin yang sering menjadi tempat menumpuknya debu.
Hindari Bahan Kimia Keras: Gunakan pembersih yang lembut untuk menjaga lapisan cat mesin tidak rusak.
Keringkan dengan Kain Kering: Lap kembali dengan kain kering untuk menghilangkan sisa air dan mencegah noda.
7. 7. Membersihkan Mesin Cuci dengan Baking Soda
Baking soda adalah bahan alami yang efektif untuk membersihkan dan menghilangkan bau pada mesin cuci. Cara membersihkan mesin cuci yang kotor dengan baking soda sangat mudah dan aman.
Campurkan Baking Soda dengan Air: Larutkan setengah cangkir baking soda dalam sedikit air hingga membentuk pasta.
Oleskan pada Bagian yang Kotor: Oleskan pasta baking soda pada bagian dalam tabung dan area yang berkerak.
Diamkan Selama 15-30 Menit: Biarkan baking soda bekerja melarutkan kotoran dan residu deterjen.
Gosok dengan Spons Lembut: Gunakan spons atau kain untuk menggosok area yang telah diolesi baking soda.
Bilas dengan Air Bersih: Jalankan siklus bilas untuk menghilangkan sisa baking soda dari mesin.
8. Mengapa Mesin Cuci Perlu Dibersihkan Secara Rutin
Membersihkan mesin cuci bukan hanya soal estetika, tetapi juga kesehatan dan efisiensi. Mesin cuci yang kotor dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur yang berbahaya bagi kesehatan keluarga.
Penumpukan residu deterjen dan mineral dari air dapat mengurangi kinerja mesin, membuat proses pencucian menjadi kurang efektif. Selain itu, mesin yang tidak terawat cenderung lebih cepat rusak dan memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Dengan melakukan cara membersihkan mesin cuci yang kotor secara rutin, kamu dapat memastikan pakaian selalu bersih dan higienis. Mesin yang terawat juga lebih hemat energi dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.
Lingkungan yang lembap di dalam mesin cuci menjadi tempat ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme. Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan lembap pada mesin cuci dapat mendukung pertumbuhan jamur yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan.
9. Bahan Alami untuk Membersihkan Mesin Cuci
Selain cuka dan baking soda, ada beberapa bahan alami lain yang bisa digunakan sebagai cara membersihkan mesin cuci yang kotor dengan aman dan ramah lingkungan.
Lemon: Asam sitrat dalam lemon efektif menghilangkan noda dan bau tak sedap sekaligus memberikan aroma segar.
Hidrogen Peroksida: Bahan ini dapat digunakan sebagai alternatif pemutih yang lebih aman untuk membersihkan tabung mesin cuci.
Garam: Garam dapat membantu mengangkat kotoran dan mencegah pembentukan kerak mineral pada mesin.
Minyak Esensial: Tambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti tea tree atau lavender untuk memberikan aroma segar dan sifat antibakteri.
Bahan-bahan alami ini tidak hanya efektif tetapi juga lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan keluarga. Menggunakan bahan alami sebagai cara membersihkan mesin cuci yang kotor juga membantu mengurangi paparan bahan kimia berbahaya.
10. Frekuensi Ideal Membersihkan Mesin Cuci
Seberapa sering kamu perlu melakukan cara membersihkan mesin cuci yang kotor tergantung pada beberapa faktor seperti frekuensi penggunaan dan kondisi lingkungan.
Untuk mesin cuci bukaan atas, pembersihan menyeluruh sebaiknya dilakukan minimal 2 kali dalam setahun. Namun jika kamu tinggal di daerah dengan air keras atau menggunakan mesin sangat sering, bersihkan setiap 3 bulan sekali.
Mesin cuci bukaan depan memerlukan perhatian lebih karena desainnya yang lebih rentan terhadap jamur. Pembersihan sebaiknya dilakukan setiap bulan untuk menjaga kebersihan optimal.
Dispenser deterjen perlu dibersihkan setiap 4-6 minggu sekali agar tidak tersumbat. Filter mesin cuci sebaiknya diperiksa dan dibersihkan minimal sebulan sekali atau lebih sering jika kamu mencuci pakaian yang sangat kotor.
Jika kamu tinggal di daerah yang panas dan lembap, frekuensi pembersihan perlu ditingkatkan karena kondisi ini mendukung pertumbuhan jamur dan bakteri lebih cepat.
11. Tanda-Tanda Mesin Cuci Perlu Dibersihkan
Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa sudah waktunya melakukan cara membersihkan mesin cuci yang kotor secara menyeluruh.
Bau Tidak Sedap: Jika mesin cuci atau pakaian yang baru dicuci mengeluarkan bau apek, ini pertanda adanya jamur atau bakteri.
Noda pada Pakaian: Munculnya noda atau bercak pada pakaian setelah dicuci menandakan adanya kotoran di dalam mesin.
Residu pada Karet Pintu: Terlihatnya lendir atau kotoran pada karet pintu mesin cuci bukaan depan.
Air Tidak Mengalir Lancar: Jika air tidak mengalir dengan baik, kemungkinan filter atau selang pembuangan tersumbat.
Mesin Bekerja Lebih Keras: Suara yang lebih keras atau getaran berlebihan bisa menandakan adanya penumpukan kotoran.
Pakaian Tidak Bersih Maksimal: Jika hasil cucian tidak sebersih biasanya meskipun menggunakan deterjen yang sama.
Jika kamu menemukan salah satu atau beberapa tanda di atas, segera lakukan pembersihan menyeluruh untuk mengembalikan performa mesin cuci.
12. Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Mesin Cuci
Dalam melakukan cara membersihkan mesin cuci yang kotor, ada beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari agar tidak merusak mesin.
Mencampur Pemutih dan Cuka: Kombinasi ini menghasilkan gas klorin yang beracun dan sangat berbahaya bagi kesehatan.
Menggunakan Terlalu Banyak Pembersih: Penggunaan berlebihan justru dapat meninggalkan residu yang sulit dibilas.
Menggunakan Bahan Abrasif: Spons kasar atau bahan kimia keras dapat merusak lapisan mesin cuci.
Tidak Membilas dengan Baik: Sisa pembersih yang tertinggal dapat merusak mesin dan mencemari pakaian.
Membersihkan Saat Mesin Masih Terhubung Listrik: Selalu cabut steker sebelum membersihkan bagian dalam mesin untuk keamanan.
Mengabaikan Buku Manual: Setiap mesin memiliki petunjuk khusus yang sebaiknya diikuti untuk hasil optimal.
Menghindari kesalahan-kesalahan ini akan membuat proses pembersihan lebih aman dan efektif dalam menjaga kondisi mesin cuci.
13. FAQ
Seberapa sering mesin cuci perlu dibersihkan?
Mesin cuci bukaan atas sebaiknya dibersihkan minimal 2 kali setahun, sedangkan mesin cuci bukaan depan perlu dibersihkan setiap bulan. Jika kamu menggunakan mesin sangat sering atau tinggal di daerah dengan air keras, frekuensi pembersihan perlu ditingkatkan menjadi setiap 3 bulan sekali untuk hasil optimal.
Apakah aman menggunakan cuka untuk membersihkan mesin cuci?
Ya, cuka putih aman dan efektif untuk membersihkan mesin cuci. Cuka mengandung asam asetat yang dapat melarutkan mineral dan membunuh bakteri tanpa merusak komponen mesin. Namun, jangan pernah mencampur cuka dengan pemutih karena dapat menghasilkan gas beracun yang berbahaya.
Bagaimana cara menghilangkan bau apek pada mesin cuci?
Untuk menghilangkan bau apek, jalankan siklus pencucian kosong dengan air panas dan 2 cangkir cuka putih. Bersihkan juga karet pintu dan dispenser deterjen yang sering menjadi sumber bau. Setelah digunakan, biarkan pintu mesin terbuka agar udara dapat bersirkulasi dan mencegah pertumbuhan jamur.
Apakah baking soda bisa merusak mesin cuci?
Tidak, baking soda aman digunakan untuk membersihkan mesin cuci. Baking soda memiliki sifat abrasif ringan yang efektif mengangkat kotoran tanpa merusak komponen mesin. Bahan ini juga membantu menetralkan bau dan dapat dikombinasikan dengan cuka untuk hasil pembersihan yang lebih maksimal.
Mengapa pakaian masih berbau setelah dicuci?
Pakaian yang berbau setelah dicuci biasanya disebabkan oleh mesin cuci yang kotor, terutama jika ada penumpukan jamur atau bakteri di dalam tabung. Penggunaan deterjen berlebihan atau air yang terlalu dingin juga bisa menjadi penyebab. Bersihkan mesin cuci secara menyeluruh dan pastikan menggunakan deterjen sesuai takaran.
Apakah perlu menggunakan pembersih khusus mesin cuci?
Pembersih khusus mesin cuci memang diformulasikan secara spesifik untuk membersihkan mesin, namun tidak wajib digunakan. Bahan alami seperti cuka putih, baking soda, dan lemon juga sangat efektif dan lebih ramah lingkungan. Pilih pembersih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi kamu.
Bagaimana cara membersihkan filter mesin cuci yang tersumbat?
Untuk membersihkan filter yang tersumbat, lepaskan filter dari mesin cuci sesuai petunjuk manual. Keluarkan kotoran, serat kain, atau benda asing yang menyumbat. Bilas filter dengan air hangat mengalir dan gunakan sikat kecil untuk membersihkan kotoran yang membandel. Pastikan filter benar-benar bersih sebelum dipasang kembali.
(kpl/fds)
Advertisement