Kapanlagi.com - Ukuran KTP di Word menjadi hal penting ketika seseorang perlu membuat salinan kartu identitas untuk kebutuhan administrasi. Pengaturan dimensi yang tepat membantu gambar KTP di dokumen memiliki ukuran sesuai kartu fisik dan tidak berubah saat dicetak.
Banyak pengguna mengalami masalah ketika memasukkan foto atau hasil scan KTP ke Microsoft Word karena ukuran gambar bisa terlalu besar atau kecil. Agar hasilnya sesuai standar, ukuran KTP perlu disesuaikan secara manual berdasarkan ketentuan ISO/IEC 7810.
Standar tersebut menetapkan dimensi KTP elektronik Indonesia sebesar 85,60 x 53,98 mm atau setara dengan 8,56 x 5,398 cm. Angka ini menjadi acuan saat mengatur lebar dan tinggi gambar KTP di Word sebelum proses pencetakan.
Advertisement
Ukuran KTP di Word sebenarnya merujuk pada pengaturan dimensi gambar agar menyerupai kartu identitas fisik. KTP elektronik Indonesia memiliki ukuran yang mengikuti standar internasional ISO 7810 tipe ID-1.
Format ID-1 juga digunakan pada berbagai kartu lain seperti kartu ATM, kartu kredit, dan SIM. Dalam standar tersebut, ukuran kartu memiliki panjang 85,60 mm dan lebar 53,98 mm dengan ketebalan nominal sekitar 0,76 mm.
Karena Microsoft Word biasanya menggunakan satuan sentimeter atau inci, ukuran dalam milimeter perlu dikonversi terlebih dahulu. Penyesuaian ini dilakukan agar gambar KTP tidak mengalami perubahan proporsi ketika diperbesar atau diperkecil.
Selain KTP fisik, masyarakat juga dapat menggunakan versi digital melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital. Namun, untuk kebutuhan dokumen tertentu, salinan KTP fisik masih sering diperlukan.
Sebelum memasukkan gambar KTP ke Word, penting mengetahui ukuran standar yang harus digunakan. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2009 tentang spesifikasi KTP berbasis NIK, ukuran kartu mengikuti standar ISO/IEC 7810.
Berikut rincian ukuran KTP standar:
Konversi ukuran tersebut menggunakan pembulatan tertentu sehingga sebaiknya tidak mencampurkan satuan secara sembarangan. Dalam praktiknya, penyesuaian lebar dan tinggi gambar menjadi bagian terpenting agar hasil cetak menyerupai ukuran kartu asli.
Ukuran KTP yang sama dengan kartu identitas lain dalam standar ISO 7810 juga membuat format ini mudah dikenali saat digunakan bersama kartu lain seperti kartu ATM atau SIM.
Setelah mengetahui ukuran yang sesuai, pengaturan gambar KTP di Word dapat dilakukan tanpa aplikasi tambahan. Pengguna cukup memasukkan foto atau hasil scan kartu, lalu menyesuaikan ukurannya melalui menu pengaturan gambar.
Berikut langkah-langkahnya:
Opsi Lock aspect ratio perlu diperhatikan karena pengaturan ini memengaruhi bentuk gambar. Jika gambar tidak memiliki rasio yang tepat, hasil cetakan dapat terlihat melebar atau menyusut.
Setelah ukuran gambar sudah sesuai, proses pencetakan dapat dilakukan menggunakan printer biasa. Pengguna perlu memastikan pengaturan kertas dan posisi gambar sudah sesuai sebelum mencetak.
Tahapan mencetak KTP melalui Word yaitu:
Untuk mencetak KTP bolak-balik, letakkan sisi depan pada halaman pertama dan sisi belakang pada halaman berikutnya. Jika printer mendukung fitur duplex, gunakan opsi Print on Both Sides. Sementara itu, printer tanpa fitur tersebut dapat digunakan dengan mencetak satu sisi terlebih dahulu, lalu membalik kertas untuk mencetak sisi lainnya.
Jenis kertas juga dapat memengaruhi hasil akhir. Pemilihan kertas yang sesuai membantu membuat salinan terlihat lebih jelas, terutama jika digunakan untuk kebutuhan administrasi.
Beberapa pengaturan tambahan dapat membantu menghasilkan salinan KTP yang lebih rapi. Salah satunya adalah menggunakan hasil scan dengan kualitas cukup tinggi agar tulisan dan foto tetap terlihat jelas.
Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
Jika file KTP akan dikirim secara online, ukuran foto juga dapat dikompres agar kapasitasnya lebih kecil. Sebelum digunakan untuk berbagai keperluan administrasi, pastikan data kependudukan tetap valid.
Dengan memahami ukuran KTP di Word, pengguna dapat membuat salinan identitas dengan dimensi yang sesuai standar. Ukuran 8,56 x 5,398 cm menjadi patokan utama agar hasil cetak tetap proporsional dan rapi.
(kpl/mda)