Adrian Yunan Eks ERK Ceritakan Proses Berdamai dengan Kebutaan
Adrian Yunan Eks ERK Ceritakan Proses Berdamai dengan Kebutaan © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Kapanlagi.com - Adrian Yunan membuka perjalanan panjangnya berdamai dengan kebutaan. Eks personel Efek Rumah Kaca (ERK) ini menyebut kehilangan penglihatan menjadi babak paling berat dalam hidupnya, dan butuh waktu untuk benar-benar menerima kondisi tersebut.
"Berat. Berat. Karena aku merasa setelah udah nggak kerja lagi, semua hidup aku curahkan di situ gitu ya," ujar Adrian Yunan saat ditemui di Kios Ojo Keos, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ia bercerita sebelum situasi ini, dirinya sudah memutuskan resign dari pekerjaan kantoran untuk fokus penuh di ERK. Masa transisi itu terasa menekan, sebelum perlahan ia belajar menata ulang cara menjalani hari.
Advertisement
1. Fokus Penuh ke ERK dan Tekanan yang Mengikutinya
Adrian Yunan mengawali kisahnya dari keputusan mundur dari pekerjaan kantoran. Setelah itu, seluruh perhatiannya tercurah ke Efek Rumah Kaca. Perubahan ritme tersebut bukan hal ringan untuk dijalani.
Ia menggambarkan periode itu sebagai fase yang berat. Dedikasi penuh untuk band membuatnya seperti meletakkan seluruh hidup pada satu titik.
Dalam perjumpaan di Kios Ojo Keos, Lebak Bulus, ia menyampaikan momen-momen tersebut sebagai bagian dari perjalanan panjang menerima situasi baru dalam hidupnya.
2. Adrian Yunan Belajar Menyiasati Kondisi
Seiring waktu, Adrian mulai menemukan cara untuk menyiasati beban yang ia rasakan. Ia memilih mengelola banyak hal sendiri dan perlahan melepaskan rasa berat yang sempat menghimpit.
"Setelah aku merasa kayaknya aku bisa lebih menyiasati semuanya kalau aku sendiri, ya rasa berat itu udah mulai aku lepas gitu ya. Aku pengen lebih realistis, pengen lebih tenang," katanya.
Pernyataan tersebut merangkum upayanya menata ulang langkah, dengan keinginan untuk lebih realistis dan menjalani hidup yang tenang.
3. Kondisi Penglihatan Terkini, Bukan Gelap Pekat
Adrian menyebut kondisinya saat ini adalah total tidak melihat. Namun, ia menekankan pengalaman visualnya tidak serupa anggapan umum yang membayangkan kebutaan sebagai kegelapan hitam atau blackout.
"Sekarang lagi total nggak lihat. Tapi penglihatanku nggak, ada beberapa orang yang bilang kalau nggak lihat tuh kayak warna mungkin hitam gitu ya, orang ada yang blackout gitu ya. Kalau aku nggak sih," jelasnya.
Menurutnya, yang ia rasakan lebih mirip warna abu-abu dengan sedikit celah cahaya samar di pinggir penglihatan.
"Kayak abu-abu nih rasanya. Kalau layar tuh ya, layarku nih di tengah ini sebagian besar nggak ada bayangan nggak ada cahaya yang tembus tapi sepertinya di samping ada, di pinggir gitu," ungkapnya.
4. Berdamai Lewat Karya Setelah Sempat Ingin Berhenti
Proses menerima kondisi ini sempat membuat Adrian berpikir untuk berhenti total dari dunia musik. Pergulatan itu berlangsung tidak sebentar.
"Aku berusaha melepaskan diri dari segala tekanan juga dari musik juga, akhirnya lari-larinya ke situ lagi sih kira-kira gitu," tuturnya.
Ia menemukan cara berdamai melalui karya, kembali pada musik setelah mencoba melepaskan diri dari tekanan yang menyertai.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/far/rsp)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ciptakan Lagu 'Permainan Cintamu' untuk Rani Zamala
-
Dangdut Academy Mila DA7 dan Valen DA7, Tampil Kompak Ala Barbie & Ken di DA8
