Kapanlagi.com - Melamar pekerjaan merupakan langkah penting dalam membangun karier profesional. Surat lamaran kerja dan CV menjadi dokumen utama yang menentukan kesan pertama kepada perekrut. Kedua dokumen ini saling melengkapi dan harus disiapkan dengan baik agar peluang diterima semakin besar.
Banyak pencari kerja masih bingung membedakan antara surat lamaran kerja dengan CV. Padahal, keduanya memiliki fungsi berbeda namun sama-sama penting. Surat lamaran kerja berfungsi sebagai pengantar yang memperkenalkan diri secara singkat, sedangkan CV berisi informasi lengkap tentang riwayat hidup pelamar.
Menurut buku Bahasa Indonesia Kelas XII yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, surat lamaran pekerjaan adalah surat yang berisi permohonan untuk bekerja di suatu lembaga. Surat ini umumnya memiliki bagian-bagian yang berisi identitas diri, jasa yang dapat diberikan, pendidikan, kecakapan atau keahlian, serta pengalaman kerja.
Surat lamaran kerja sering disebut dengan istilah cover letter. Dokumen ini merupakan surat resmi yang ditujukan kepada instansi atau perusahaan dengan maksud melamar pekerjaan. Seseorang akan memperkenalkan diri secara singkat dan jelas melalui tulisan dengan menyebutkan posisi yang dilamar serta alasan ketertarikan terhadap posisi tersebut.
Surat lamaran kerja bersifat resmi dan ditulis menggunakan tata bahasa yang baik dan baku. Para pelamar harus memperhatikan sistematika penulisan yang bersifat universal dan menjadi standar di instansi atau perusahaan. Surat ini juga harus mencantumkan maksud dan tujuan dengan singkat, padat, dan jelas untuk memudahkan perekrut mengetahui inti surat.
Sementara itu, Curriculum Vitae atau CV adalah dokumen yang memuat daftar riwayat hidup dari seorang pelamar secara lebih detail. CV akan menuliskan riwayat pendidikan, riwayat pelatihan, organisasi, hingga riwayat pekerjaan yang pernah dilakoni. Dengan adanya CV ini, perekrut akan lebih mudah mengenali sang pelamar pekerjaan dan menjadi acuan pertanyaan saat proses wawancara.
Perbedaan mendasar antara keduanya adalah surat lamaran kerja wajib ada untuk memperkenalkan diri sebelum perekrut membaca lebih rinci informasi diri sang pelamar, sedangkan informasi yang lebih detail dimasukkan ke bagian CV. Keduanya harus dilampirkan secara bersamaan saat melamar pekerjaan.
Struktur surat lamaran kerja yang baik dan benar terdiri dari beberapa komponen penting. Bagian pertama adalah tempat dan tanggal surat yang berisi tempat atau kota surat tersebut ditulis sesuai domisili pelamar. Kemudian dilanjutkan dengan hal atau perihal surat yang menginformasikan tujuan surat dibuat, yaitu melamar pekerjaan.
Bagian lampiran dicantumkan untuk menginformasikan jumlah berkas yang dilampirkan pada surat lamaran, misalnya CV, fotokopi ijazah, transkrip nilai, dan KTP. Selanjutnya adalah nama dan alamat surat yang berisi nama penerima atau posisi penerima dan nama instansi atau perusahaan beserta alamat lengkap yang dilamar.
Salam pembuka digunakan untuk menyapa penerima surat dengan sapaan resmi seperti "Dengan hormat". Paragraf pembuka surat berisi informasi tentang diri pelamar, tempat pelamar mendapatkan informasi lowongan pekerjaan tersebut, dan posisi yang ingin dilamar. Paragraf isi surat berisi informasi tentang pendidikan, pengalaman kerja, atau kelebihan pelamar yang sesuai dengan lowongan tersebut.
Bagian penutup surat berisi antusiasme pelamar akan posisi yang diinginkan serta ucapan terima kasih untuk perhatian yang diberikan oleh pembaca surat lamaran. Terakhir adalah salam penutup yang menunjukkan kesopanan dan penghormatan kepada penerima surat, diikuti dengan tanda tangan dan nama jelas pelamar.
CV yang baik harus memuat beberapa komponen penting agar menarik perhatian HRD perusahaan. Komponen pertama adalah data diri yang harus ditulis dengan benar dan jelas, mulai dari nama lengkap, alamat, tanggal lahir, hingga nomor telepon dan email. Usahakan email menggunakan nama yang jelas dan formal, bukan nama yang sulit dipahami.
Deskripsi diri merupakan kesempatan untuk menjelaskan siapa Anda secara singkat, padat namun menarik. Anda bisa menjelaskan kelebihan dengan jujur tanpa dibuat-buat, menggunakan bahasa yang formal dan sopan. Riwayat pendidikan dicantumkan untuk memberitahu asal sekolah pelamar, termasuk jurusan untuk tingkat SLTA, diploma, atau sarjana.
Pengalaman kerja atau organisasi menjadi poin penting yang diperhitungkan. Bagi fresh graduate yang belum memiliki pengalaman bekerja, boleh menuliskan pengalaman berorganisasi yang menandakan keaktifan dalam kegiatan kampus. Tulis semua pengalaman secara detail agar HRD lebih mudah memahami karakter Anda.
Keahlian tambahan akan menjadi nilai tambah jika Anda memiliki kemampuan di bidang lain. Keahlian dan keterampilan yang menarik misalnya kemampuan berbahasa asing atau keahlian mengoperasikan komputer. Prestasi juga penting dicantumkan karena menandakan tekad yang kuat dalam meraih impian, namun harus relevan dengan posisi yang dilamar.
Berikut adalah contoh surat lamaran kerja untuk fresh graduate yang dapat dijadikan referensi. Surat ini cocok digunakan oleh lulusan baru yang belum memiliki pengalaman kerja namun ingin menunjukkan potensi dan kesiapan untuk belajar.
Jakarta, 15 Januari 2024
Kepada Yth.
Bapak/Ibu HRD PT Maju Bersama
Di tempat
Dengan hormat,
Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya dapatkan dari LinkedIn, saya mengetahui bahwa PT Maju Bersama sedang membuka lowongan untuk posisi Marketing Staff. Melalui surat ini, saya bermaksud untuk melamar posisi tersebut.
Berikut adalah data diri saya:
Nama: Andi Prasetyo
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 15 Maret 2001
Pendidikan terakhir: S1 Manajemen Pemasaran
Alamat: Jalan Kenangan No. 25, Jakarta Selatan
Nomor telepon: 081234567890
Email: andiprasetyo@email.com
Saya merupakan lulusan S1 Manajemen Pemasaran dari Universitas Indonesia dengan IPK 3.65. Selama kuliah, saya aktif dalam organisasi mahasiswa dan pernah mengikuti program magang di bidang pemasaran selama 3 bulan. Saya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dapat bekerja dalam tim, dan siap belajar hal-hal baru.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan dokumen berikut:
Demikian surat lamaran ini saya buat. Besar harapan saya untuk dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Andi Prasetyo
Untuk pelamar yang sudah memiliki pengalaman kerja, format surat lamaran dapat disesuaikan dengan menekankan pada pengalaman dan pencapaian di pekerjaan sebelumnya. Cantumkan secara spesifik kontribusi yang telah diberikan dan bagaimana pengalaman tersebut relevan dengan posisi yang dilamar.
Kesalahan dalam membuat surat lamaran kerja dan CV dapat mengurangi peluang untuk dipanggil wawancara. Kesalahan pertama adalah melakukan copy paste surat lamaran kerja dari internet tanpa menyesuaikan dengan kebutuhan. Pihak perekrut dapat dengan mudah mengetahui surat lamaran yang inovatif dan hasil plagiat.
Kesalahan menyebutkan nama perusahaan yang dilamar, kesalahan ejaan, dan kesalahan ketik dapat dengan mudah menunjukkan bahwa kandidat kurang teliti. Meskipun hanya beberapa kalimat yang disampaikan dalam surat lamaran pekerjaan, jika dituliskan dengan baik dan sempurna hal ini bisa menunjukkan bahwa kandidat adalah calon profesional yang siap bekerja.
Penggunaan foto yang tidak formal dalam CV juga menjadi kesalahan umum. Pastikan menggunakan foto dengan pakaian formal dan latar belakang yang bersih. Desain CV yang terlalu ramai atau penggunaan font yang tidak profesional juga dapat mengurangi kesan profesional dari pelamar.
Mencantumkan informasi yang tidak relevan dengan posisi yang dilamar juga sebaiknya dihindari. Fokuskan pada pengalaman, keahlian, dan prestasi yang sesuai dengan kualifikasi yang diminta perusahaan. Jangan lupa untuk selalu mencantumkan kontak yang aktif seperti nomor WhatsApp dan email yang mudah dihubungi.
Surat lamaran kerja adalah dokumen pengantar yang berisi perkenalan singkat dan tujuan melamar pekerjaan, biasanya tidak lebih dari satu halaman. Sedangkan CV adalah dokumen yang berisi informasi lengkap tentang riwayat hidup, pendidikan, pengalaman kerja, keahlian, dan prestasi pelamar secara detail. Keduanya harus dilampirkan bersamaan saat melamar pekerjaan.
Surat lamaran kerja yang ideal tidak lebih dari satu halaman. Perusahaan biasanya menerima banyak lamaran sehingga surat yang terlalu panjang tidak efektif. Tulislah secara singkat, padat, dan jelas dengan fokus pada informasi penting seperti posisi yang dilamar, kualifikasi yang dimiliki, dan alasan ketertarikan terhadap posisi tersebut.
Dokumen yang umumnya diminta meliputi surat lamaran kerja, CV atau daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah terakhir, fotokopi transkrip nilai, fotokopi KTP, pas foto terbaru, sertifikat pelatihan atau kompetensi, dan portofolio jika diperlukan. Namun, pastikan untuk membaca dengan teliti persyaratan yang diminta oleh masing-masing perusahaan karena bisa berbeda-beda.
Untuk fresh graduate, fokuskan pada latar belakang pendidikan, prestasi akademik, pengalaman organisasi, dan kegiatan magang jika ada. Tunjukkan antusiasme untuk belajar dan berkembang. Jelaskan keahlian yang relevan dengan posisi yang dilamar meskipun belum memiliki pengalaman kerja formal. Tekankan pada kemampuan beradaptasi dan kesiapan untuk berkontribusi.
Tidak selalu. Saat ini sebagian besar perusahaan menerima surat lamaran kerja yang diketik menggunakan komputer, bahkan banyak yang meminta pengiriman melalui email. Namun, beberapa perusahaan atau daerah tertentu masih meminta surat lamaran tulis tangan. Pastikan untuk membaca persyaratan yang diminta oleh perusahaan. Jika menulis tangan, pastikan tulisan rapi dan tidak ada coretan.
CV yang menarik harus memiliki desain yang profesional dengan penggunaan font yang mudah dibaca seperti Arial atau Calibri. Gunakan foto formal, susun informasi secara sistematis mulai dari data diri, deskripsi singkat, pendidikan, pengalaman, keahlian, hingga prestasi. Hindari kesalahan ketik dan pastikan semua informasi relevan dengan posisi yang dilamar. Gunakan bahasa yang formal namun tidak kaku.
Bagian deskripsi diri adalah kesempatan untuk menjelaskan siapa Anda secara singkat dan menarik. Tuliskan dalam 2-3 kalimat yang mencakup latar belakang profesional, keahlian utama, dan tujuan karier. Fokuskan pada kelebihan yang relevan dengan posisi yang dilamar. Gunakan bahasa yang formal namun tetap menunjukkan kepribadian profesional Anda. Hindari kalimat yang terlalu umum atau klise.