Kapanlagi.com - Bagi pecinta drama Asia, mungkin kamu sudah terbiasa menonton drama Korea, Jepang, China, hingga Taiwan. Namun, tahukah kamu bahwa meskipun drama China dan Taiwan menggunakan bahasa yang hampir sama, ada perbedaan mencolok dari keduanya?
Banyak penonton awam mengira drama China dan Taiwan serupa karena kesamaan bahasa Mandarin dan kemiripan wajah para aktornya. Namun, perbedaan dalam gaya produksi, narasi, dan atmosfer justru sangat terasa saat diperhatikan lebih dekat.
Jika kamu sedang mempertimbangkan untuk menjelajahi drama Asia di luar Korea dan Jepang, penting memahami apa yang membuat drama China dan Taiwan unik. Berikut adalah penjabaran perbedaan utama antara keduanya yang bisa membantu kamu menentukan tontonan sesuai selera.
Pursuit of Jade - Zhan Zhao Adventures Jadi Tontonan Wajib Pecinta Drama AsiaAdvertisement
Drama Taiwan sudah lebih dulu populer di pasar Asia Tenggara sejak era 2000-an, terutama lewat serial seperti METEOR GARDEN. Gaya akting yang natural dan cerita yang dekat dengan kehidupan remaja saat itu membuat drama Taiwan digemari.
Sementara itu, drama China mulai mengejar popularitas secara global dalam satu dekade terakhir, seiring berkembangnya platform seperti iQIYI dan Youku. Produksi drama China meningkat pesat baik dari segi teknis maupun jangkauan distribusinya.
Drama China tentang Murid yang Selalu Curang Soal Ujian hingga Pertandingan di SekolahDrama China cenderung menampilkan cerita epik dan visual sinematik, terutama untuk genre wuxia, xianxia, atau kerajaan. Sering kali cerita terasa dramatis, penuh konflik besar, dan latar megah yang memukau mata.
Di sisi lain, drama Taiwan lebih realis dan berfokus pada kehidupan sehari-hari. Cerita-cerita dalam drama Taiwan sering menyentuh aspek keluarga, cinta, dan psikologi secara lebih mendalam dan ringan, namun tetap emosional.
Drama China Tentang Kisah Perjalanan Penjual Kaki Lima untuk Menghidupi KeluargaDrama China biasanya memiliki jumlah episode yang panjang, bisa mencapai 30-50 episode per judul. Format ini memberikan ruang eksplorasi plot dan karakter yang lebih luas, namun kadang terasa lambat.
Sementara itu, drama Taiwan cenderung memiliki durasi yang lebih ringkas, rata-rata 13-20 episode. Gaya aktingnya juga lebih natural dan ekspresif, tidak terlalu teatrikal seperti drama China yang lebih sering menunjukkan gaya akting yang hiperbola.
Drama China tentang Murid yang Selalu Curang Soal Ujian hingga Pertandingan di SekolahSatu hal yang membedakan dengan jelas adalah aspek sinematografi. Drama China mengedepankan visual sinematik dengan pencahayaan kuat dan desain produksi yang mewah, termasuk dalam serial modern maupun klasik.
Sebaliknya, drama Taiwan sering kali menggunakan gaya sinematografi yang lebih realistis dan sederhana. Pemilihan warna dan pencahayaan lebih natural, seolah ingin menampilkan kehidupan apa adanya tanpa filter berlebihan.
6 Drama China Kurang dari 24 Episode, Pilihan Tepat Buat Kamu yang Cepat BosanDrama China kini lebih mudah diakses secara global melalui platform streaming besar seperti Netflix, iQIYI, dan Viki. Mereka juga sering diberi subtitle dalam berbagai bahasa untuk menjangkau pasar internasional.
Sementara drama Taiwan distribusinya masih terbatas dan lebih sering tersedia di platform lokal seperti LINE TV atau Vidol. Meski begitu, kualitas cerita dan pendekatannya tetap menarik bagi penonton yang menyukai drama bertema emosional dan keseharian.
Drama China Tentang Misteri Kematian Keluarga dan Dendam di Baliknya yang Penuh Teka-TekiQ: Apa perbedaan utama antara drama China dan drama Taiwan?
A: Perbedaan utama terletak pada bahasa, dubbing, genre, jumlah episode, dan penggunaan musik.
Q: Mengapa drama Taiwan lebih fokus pada genre romantis?
A: Drama Taiwan dikenal dengan fokus pada cerita romantis yang menarik bagi penonton.
Q: Apakah drama China sering menggunakan dubbing?
A: Ya, drama China sering menggunakan dubbing, sedangkan drama Taiwan tidak.
Yuk, baca artikel seputar rekomendasi drama China dan Taiwan lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(kpl/vna)