Kapanlagi.com - Suti Karno memiliki segudang mimpi besar untuk para penyandang disabilitas yang kini berada di bawah naungan yayasannya. Tak hanya bercita-cita membangun sebuah panti khusus, ia juga menyimpan sebuah keinginan unik: membentuk sebuah grup lenong yang semua pemainnya adalah penyandang disabilitas.
Keinginan ini muncul dari kecintaannya pada seni peran dan komedi, serta keyakinannya bahwa anak-anak didiknya memiliki bakat terpendam yang luar biasa. Meski menyadari ada tantangan dalam mengajarkan akting kepada mereka, Suti optimis ide ini bisa terwujud suatu hari nanti.
"Cuman kan kita mau ngajarin akting susah ya? Susah. Makanya itu cita-cita aku sih, benar-benar aku bisa bikin lenong kali ya lucu kali ya. Heeh, mudah-mudahan. Kita lagi coba ke sana," ungkap Suti Karno saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Baca berita lain tentang Suti Karno di Liputan6.com, yuk! Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Mimpi besarnya yang lain adalah mendirikan sebuah panti yang layak bagi anak-anak disabilitas. Ini adalah evolusi dari cita-cita lamanya yang ingin memiliki panti asuhan.
Setelah berinteraksi langsung, hati pemeran karakter Atun di sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini tergerak untuk menyediakan sebuah rumah yang aman dan nyaman bagi mereka.
"Setelah saya bergaul dengan anak-anak disabilitas, saya ingin sekali punya panti untuk anak-anak disabilitas gitu loh. Ya, semoga Tuhan memberikan jalannya lah, bismillah aja. Kalau niat kita baik pasti Allah kasih jalan," ujarnya penuh harap.
Untuk mewujudkan semua program dan mimpinya, Suti dan rekan-rekannya di Yayasan Solidaritas Disabilitas Indonesia (YASDI) tidak hanya mengandalkan dana pribadi. Mereka aktif mencari sponsor dan membuka pintu bagi para donatur yang ingin ikut serta dalam gerakan kebaikan ini.
"Dana sendiri kita nyari sponsor. Ada juga orang-orang, orang-orang baik ya, orang-orang baik yang memberikan donasinya kepada kami gitu. Jadi, ya kita kembalikan juga kepada mereka," jelasnya.
Sementara itu, untuk program-program di tahun depan, Suti mengaku sudah memiliki rancangan. Namun, ia masih merahasiakannya agar menjadi kejutan. Ia ingin memastikan semua rencana dieksekusi dengan matang untuk memberikan yang terbaik bagi komunitas disabilitas.
"Ya, sedang kami rancang dan kebetulan untuk tahun depan pun kita udah rancang. Nanti, masih rahasia. Nanti diculik lagi," tutupnya sambil berseloroh.