The Early Spring Raih 44,68 Juta Views Per Episode, Tertinggi 2026

The Early Spring Raih 44,68 Juta Views Per Episode, Tertinggi 2026
The Early Spring (credit: Youku)

Kapanlagi.com - The Early Spring kembali menorehkan capaian besar. Berdasarkan data Yunhe, drama China yang tayang di Youku itu meraih rata-rata 44,68 juta penayangan per episode selama periode hot broadcast. Angka ini menempatkan The Early Spring sebagai drama solo platform dengan average views per episode tertinggi pada 2026 di klasifikasi Yunhe.

Tidak hanya unggul di kategori eksklusif satu platform, The Early Spring juga bertahan di papan atas saat seluruh model distribusi diperhitungkan. Serial yang dibintangi Jing Boran dan Sun Qian tersebut berada di posisi kedua di antara semua drama yang rilis pada 2026, menurut metrik yang sama. Sepanjang masa tayang di Youku, performanya konsisten kuat.

1. 44,68 Juta Views Per Episode untuk The Early Spring

Rata-rata 44,68 juta penayangan per episode menjadi indikator kuat antusiasme penonton terhadap The Early Spring pada tahun ini. Dalam klasifikasi Yunhe, capaian itu mengukuhkan statusnya sebagai drama solo platform dengan average views per episode tertinggi selama periode hot broadcast pada 2026.

Ketika semua pola distribusi digabungkan, mulai dari solo platform hingga dual atau multi platform, posisinya tetap bersaing. The Early Spring berada di peringkat kedua drama 2026 berdasarkan rata-rata penayangan per episode versi Yunhe.

Periode hot broadcast merujuk pada masa sebuah drama sedang mengudara dan memperoleh sorotan penonton tinggi. Metrik rata-rata penayangan per episode digunakan untuk membaca performa tontonan secara merata, bukan hanya berpatokan pada total akumulasi penayangan.

2. Grafik The Early Spring Naik Sejak Penayangan Perdana

The Early Spring (credit: Youku)

Perjalanannya menarik sejak awal tayang. Menggunakan judul asli Zao Chun Qing Lang, The Early Spring mulai mengudara pada 26 Agustus 2026 di Youku dan Netflix. Serial ini berjumlah 24 episode dan menuntaskan penayangan pada 9 September 2026.

Pada pekan-pekan awal, pangsa penayangan efektif di Yunhe tercatat 7,7 persen. Seiring cerita berjalan, angkanya terus bertambah. Drama ini bahkan memimpin Yunhe hot-broadcast chart selama 13 hari berturut-turut. Pada hari terakhir penayangan, 9 September, pangsa penayangan efektif episode utamanya mencapai 40,3 persen.

Dengan rangkaian capaian tersebut, The Early Spring termasuk salah satu judul dengan performa terkuat di pasar domestik China sepanjang 2026.

3. Di Netflix, The Early Spring Masuk Top 10 Global

Daya tarik The Early Spring juga meluas ke pasar internasional. Pada pekan perdana penayangan global, serial ini menempati posisi kedua Netflix Global Top 10 untuk kategori Non-English TV Shows.

Hingga 30 Agustus 2026, The Early Spring mencatat sekitar 2,4 juta views dan 21,5 juta jam tontonan di Netflix. Selain itu, drama ini masuk Top 10 Netflix di 22 pasar, termasuk Indonesia, Malaysia, Brasil, Venezuela, dan Qatar.

Rangkaian data tersebut menegaskan kiprahnya sebagai salah satu drama China yang menjangkau audiens global sepanjang 2026.

4. Jing Boran dan Sun Qian di Pusat Cerita

The Early Spring menuturkan kisah Shang Zhi Tao, diperankan Sun Qian, perempuan yang baru meniti karier di industri periklanan. Ia berjumpa dengan Luan Nian, kreator berbakat dengan karakter tajam dan terkesan sulit didekati, yang diperankan Jing Boran.

Dinamika keduanya bergerak dari gesekan profesional di kantor menuju hubungan yang kian kompleks. Alur cerita tidak semata soal romansa, tetapi juga perkembangan karier dan proses keduanya untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri.

Perpaduan tema romansa, ritme dunia kerja, serta chemistry Jing Boran dan Sun Qian menjadi salah satu daya tarik utama The Early Spring.

(kpl/pit)

Rekomendasi

Trending