Dangdut Academy 8, Kakak Ari Tinggalkan Kerja di Malaysia Demi Dukung Adik di Kompetisi
Ari Dangdut Academy 8 didukung sang Kakak (credit: Indosiar)
Kapanlagi.com - Ari, akademia Dangdut Academy 8 (DA8) asal Sampang, membagikan kisah hidupnya sebelum naik panggung saat tampil di Top 17 Group 3 Show pada 22 September. Segmen tersebut disiarkan langsung di Indosiar dan Vidio, dipandu Ramzi dan Rina Nose, dan menyoroti perjalanan Ari yang sempat bekerja sebagai kuli bangunan mengikuti pesan mendiang ayahnya.
Sebelum bercerita, panggung diawali sketsa yang diperankan Ridwan, Rina Nose, Syaqirah, dan Jirayut, menggambarkan keseharian Ari yang membanting tulang. Dari situ, Ari kemudian mengungkap bagaimana sang kakak, Johan, memilih pulang dari Malaysia untuk mendampinginya berjuang di kompetisi ini.
Kisah yang tersaji bukan hanya tentang langkah Ari mencari tempat di panggung dangdut, melainkan juga dukungan keluarga yang menyertai di belakang layar, dari amanat ayah hingga kehadiran kakak yang kembali ke Tanah Air.
Advertisement
1. Amanat Ayah dan Pilihan Jadi Kuli Bangunan
Ramzi membuka percakapan dengan menyinggung sketsa yang barusan diputar, yang menggambarkan keadaan Ari sebelum menjadi akademia. Ari membenarkan alur cerita tersebut sekaligus meluruskan bahwa dirinya tidak pernah dipaksa menjalani profesi sebagai kuli bangunan oleh sang ayah.
"Sebenarnya nggak dituntut harus jadi kuli juga ya, beliau tuh meminta saya cuma buat belajar mandiri juga," ujar Ari.
Ari bercerita sudah dikenalkan dunia bangunan sejak remaja. "Dari umur 17 udah diajarin seperti itu sama beliau," katanya. Ia menambahkan, dirinya mulai benar-benar bekerja sebagai kuli bangunan pada 2025, dengan penghasilan Rp120 ribu per hari.
2. Menjalani Tanpa Beban di Usia Muda
Meski masih belia dan di saat banyak teman sebaya menghabiskan waktu untuk bermain, Ari menyebut tidak merasa keberatan dengan aktivitasnya sebagai kuli bangunan. Ia menyikapi pekerjaan tersebut sebagai bagian dari proses yang harus dijalani.
"Kalau menurut Ari sendiri nggak ada beban sama sekali," tegas Ari saat ditanya Ramzi mengenai kemungkinan adanya beban dari kondisinya.
Rina Nose kemudian menimpali, menyebut aktivitas menjadi kuli bangunan telah menjadi keseharian Ari yang dijalani tanpa masalah, selaras dengan penuturan Ari di panggung.
3. Kakak Pulang dari Malaysia untuk Mendampingi di Dangdut Academy 8
Segmen ini juga menghadirkan kakak Ari, Johan, yang sebelumnya bekerja di sebuah proyek di Malaysia selama empat tahun. Begitu mengetahui Ari diterima sebagai akademia DA8, Johan memutuskan meninggalkan pekerjaannya di sana untuk mendampingi sang adik.
"Betul, ada proyek di sana, ada masih banyak," kata Johan saat dikonfirmasi Ramzi soal keputusannya berhenti dari pekerjaan di Malaysia setelah empat tahun bekerja di sana.
Setelah kembali ke Indonesia, Johan mendapatkan pekerjaan baru di Tanjung Priok, Jakarta, sehingga bisa lebih dekat dan mendukung perjuangan Ari. Johan juga menceritakan, sejak lama Ari dikenal memiliki suara bagus dan kerap mengikuti lomba karaoke setiap perayaan 17 Agustus, meski belum pernah tampil dari panggung ke panggung sebagai penyanyi profesional sebelum mengikuti DA8.
Menutup segmen, Ramzi meminta Johan menyampaikan pesan untuk Ari. "Semangat cong!" ucap Johan singkat. Ari menjawab mantap, "Siap!"
4. Sapaan Ari untuk Ibu di Rumah
Ramzi turut menanyakan kabar ibu Ari. Ari menyampaikan, sang ibu dalam keadaan sehat dan terus memberikan dukungan dari rumah.
Ia kemudian diminta menyapa langsung ibunya melalui siaran, menyampaikan harapan dan doa di hadapan penonton.
"Ibu doain Ari terus ya, semoga Ari bisa juara di sini, jangan lupa doakan Ari terus, semangatin Ari terus. Ibu jangan khawatir, Ari di sini baik-baik aja, udah itu itu aja, baik," ucap Ari mengakhiri segmen tersebut.
(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)
(kpl/cvn)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Curhat, Anak Didik di Dangdut Academy 8 Tinggal Satu
