in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Diana Sastra, si Dewi Pantura Yang Terus Perjuangkan Eksistensi Seni Tarling

Jum'at, 10 Mei 2019 14:38 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Diana Sastra (Credit: instagram.com/diana_sastra)

Kapanlagi.com - Nama Diana Sastra barangkali lagi banyak didengar di gelangga pemilu tahun ini. Namun jauh sebelum nyaleg, Diana ternyata sudah begitu dikenal dengan aksi panggungnya di panggung kesenian Tarling (gitar suling).

Sebelumnya, KLovers tahu nggak sih Tarling itu apa? Tarling identik dengan perpaduan antara instrumen gitar dan suling. Jenis musik ini populer di wilayah pesisir pantai utara (pantura) Jawa Barat terutama di daerah Indramayu dan Cirebon.

Nah, Tarling inilah sudah melambungkan nama Diana Sastra lebih dulu. Nggak heran sih, pasalnya dilansir dari website dianasastra.com, ia sudah sejak remaja terjun di dunia Tarling. Soal Diana beserta perjalanan kariernya di belantika musik tanah air, ternyata banyak yang penasaran lho. Yuk intip selengkapnya di bawah!

1. Sejak Muda

Lahir pada 14 Maret 1978, Diana Sastra mengawali karir di dunia Tarling sejak muda. Tahun 2016-2017 ia mulai menjajal peruntungan di industri musik nasional.

2. Lebarkan Kiprah

Langkahnya melebarkan kiprah diawali dengan bekerjasama dengan Agi Sugiyanto, sosok yang sukses melejitkan Trio Macan. Harapannya jelas, Diana yang sudah begitu populer di tanah Cirebon itu bisa besar juga namanya di industri musik.

3. Juragan Empang

Semenjak itu kesibukannya bertambah. Ia yang kala itu memilih untuk menetap di Cirebon pun harus hadiri berbagai acara di Jakarta. Salah satu singlenya yang barangkali familiar di telinga KLovers adalah Juragan Empang.

4. Ke Luar Negeri

Seiring berjalannya waktu, Diana makin dikenal bahkan sempat juga bertolak ke mancanegara untuk berjumpa dengan fansnya. Nah, nggak disangka kan kalau Tarling sudah digemari sejauh itu?

5. Stereotype Negatif

Nggak cuma aktif bernyanyi, Diana ternyata aktif juga di dunia politik. Ya, ia lantas ikut serta dalam bursa calon legislatif. Salah satu misinya adalah menghilangkan stereotype negatif soal penyanyi dangdut. Menurutnya dilansir dari poskotanews.com, masih banyak sekali penyanyi Dangdut yang terus menerus mengalami pelecehan saat manggung.

6. Kursi Empuk

Nggak cuma itu, Diana juga bertekad untuk mengenalkan kesenian Tarling jauh lebih luas lagi. Dalam websitenya, menurut Diana Tarling masih belum mendapat ‘kursi empuk’ di industri musik Indonesia, berbanding terbalik dengan musik Pop, Rock atau Dangdut.

7. 21 Album

Sementara itu, pencapaian Diana di dunia musik juga patut diperhitungkan pasalnya ia sudah merilis 21 album. Luar biasa kan? Selain itu dilansir dari poskotanewa.com, Diana juga sempat berkolaborasi dengan band Reggae lho.


REKOMENDASI
TRENDING