Perjuangan Alfian di Dangdut Academy 8, Tak Kenal Lelah Namun Harus Berakhir
Perjuangan Alfian di Dangdut Academy 8 (credit: instagram.com/fiannk_)
Kapanlagi.com - Alfian, seorang talenta muda dari Bone, Sulawesi Selatan, berhasil mengukir jejaknya hingga babak Final Audisi Dangdut Academy 8. Perjalanannya menuju panggung megah ini diwarnai dengan semangat pantang menyerah dan kegigihan yang luar biasa, meskipun pada akhirnya ia harus menerima kenyataan pahit bahwa langkahnya terhenti.
"Bersyukur dan terharu karena tahun ini, di umur 21 tahun menuju 22, alhamdulillah bisa lolos di DA," tuturnya. Ungkapan tersebut disampaikan Alfian saat ditemui di Studio Indosiar, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026, setelah melalui perjuangan audisi yang panjang sejak tahun 2021.
Kecintaannya yang mendalam terhadap dunia tarik suara menjadi pendorong utama bagi Alfian untuk terus mencoba peruntungan di berbagai ajang pencarian bakat Indosiar, bahkan setelah berkali-kali mengalami kegagalan. Cita-citanya sejak kecil adalah menjadi seorang penyanyi terkenal.
Advertisement
1. Semangat Pantang Menyerah di Berbagai Audisi
Alfian telah memulai perjuangannya sejak tahun 2021, secara konsisten mengikuti audisi Indosiar setiap kali pendaftaran dibuka. Ia pernah tercatat sebagai peserta Liga Dangdut Indonesia (LIDA) dan tidak pernah absen dalam setiap kesempatan audisi yang ada.
Bagi Alfian, setiap kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah kesempatan berharga untuk terus mengasah kemampuan bernyanyinya. Ia menjadikan setiap penolakan sebagai motivasi untuk memperbaiki diri dan kembali mencoba.
"Aku pernah ikut LIDA, mulai dari tahun 2021 sampai sekarang ikut terus, enggak pernah absen," kata Alfian. Dedikasinya menunjukkan betapa besar hasratnya untuk berkarier di industri musik dangdut.
2. Pembelajaran dari Juri dan Akar Kecintaan Dangdut
Selama menjalani serangkaian proses audisi, Alfian aktif menyerap berbagai masukan dan pelajaran berharga dari para juri. Pengalaman ini menjadi bekal penting baginya dalam mengembangkan kemampuan vokal dan penampilannya di atas panggung.
Para juri secara khusus menekankan pentingnya mempertahankan ciri khas dalam bernyanyi, yaitu ketenangan dan kemampuan untuk bercerita melalui lagu. "Juri menekankan kepada saya, kamu harus mempertahankan cara menyanyi yang tenang dan bagaimana bercerita dalam sebuah lagu," katanya.
Kecintaan Alfian terhadap musik dangdut telah tumbuh sejak masa kanak-kanak. Ia mulai mendalami lagu-lagu dangdut saat duduk di bangku kelas 5 SD dan semakin aktif tampil di berbagai acara sejak kelas 1 SMP.
3. “Bunga Surgawi” dan Akhir Perjalanan di DA 8
Salah satu lagu yang menjadi fondasi awal kecintaan Alfian pada dangdut adalah 'Bunga Surgawi'. Lagu ini bukan hanya menjadi yang pertama ia pelajari, tetapi juga menjadi favoritnya di awal perjalanan musiknya. "lagu pertama yang aku pelajari itu Bunga Surgawi, dan itu jadi lagu favoritku waktu awal belajar," ungkap Alfian.
Meski berhasil mencapai babak Final Audisi Dangdut Academy 8, perjalanan Alfian harus terhenti di tahap tersebut. Ia tidak berhasil melaju ke babak selanjutnya, mengakhiri impiannya di musim ini.
Dari tujuh peserta di Final Audition Group 1, enam di antaranya berhasil lolos. Mereka adalah Delira dari Garut, Ikhwan dari Polewali Mandar, Khinan dari Surabaya, Kiara dari Musi Rawas, Niswah dari Pemalang, dan Razky dari Pekanbaru.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/cvn)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
