Tips Merebus Tanaman Herbal Daun Dewandaru untuk Darah Tinggi, Punya Banyak Manfaat
Daun Dewandaru (credit: pixabay/ zoosnow)
Kapanlagi.com - Siapa yang tidak kenal dengan pohon dewandaru? Tanaman yang juga dikenal dengan nama ceremai Belanda atau asam selong ini ternyata menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan kita. Dalam tradisi pengobatan, daun dan buah dewandaru telah lama digunakan untuk meredakan berbagai keluhan, mulai dari hipertensi hingga masalah pencernaan. Namun, baru-baru ini, sains modern mulai mengungkap khasiatnya yang luar biasa.
Salah satu manfaat utama dari daun dewandaru adalah kemampuannya dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Ini semua berkat kandungan senyawa aktif yang terdapat di dalamnya, seperti flavonoid, saponin, dan tanin. Senyawa-senyawa ini terbukti efektif dalam memperlancar peredaran darah. Bayangkan, dengan merebus daun dewandaru, Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang praktis dari kenyamanan rumah Anda sendiri!
Namun, agar manfaat herbal ini bisa dirasakan secara optimal, penting sekali untuk mengetahui cara pengolahan yang tepat. Dalam artikel ini, kami akan membahas langkah-langkah praktis untuk merebus daun dewandaru, berbagai manfaat yang ditawarkannya, serta panduan aman dalam penggunaannya.
Advertisement
1. Langkah-Langkah Merebus Daun Dewandaru
Persiapan Bahan
Langkah pertama adalah mempersiapkan bahan utama, yaitu daun dewandaru segar. Anda membutuhkan sekitar 10–15 lembar daun dewandaru yang segar, air bersih sebanyak dua gelas, dan panci untuk merebus. Pastikan daun yang dipilih berwarna hijau segar tanpa tanda-tanda kerusakan.
Sebelum mulai merebus, cuci daun dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran atau debu yang menempel. Proses pembersihan ini sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kualitas ramuan herbal.
Proses Pemotongan
Setelah dicuci, potong daun dewandaru menjadi bagian-bagian kecil. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah proses ekstraksi senyawa aktif selama perebusan. Pemotongan juga memastikan bahwa daun terendam sepenuhnya dalam air.
Masukkan potongan daun ke dalam panci yang sudah diisi dua gelas air bersih. Proses ini akan memaksimalkan ekstraksi nutrisi dari daun selama perebusan.
Perebusan Daun Dewandaru
Panaskan panci dengan api sedang hingga air mendidih. Setelah air mencapai titik didih, biarkan daun dewandaru direbus selama 10–15 menit. Pastikan untuk menjaga api tetap stabil agar proses ekstraksi berjalan maksimal tanpa merusak senyawa aktif.
Saat perebusan berlangsung, Anda mungkin akan mencium aroma khas daun dewandaru yang menenangkan. Aroma ini menandakan bahwa senyawa aktif mulai larut ke dalam air.
Penyaringan Air Rebusan
Setelah selesai merebus, saring air rebusan menggunakan saringan atau kain bersih untuk memisahkan daun dan airnya. Ramuan herbal ini siap diminum hangat atau dingin sesuai selera. Jika Anda ingin menyimpan sisa air rebusan, simpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan gelap.
Konsumsi dan Penyimpanan
Minumlah air rebusan ini satu atau dua kali sehari untuk mendapatkan manfaat optimal. Namun, hindari konsumsi berlebihan dan selalu konsultasikan dengan dokter, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.
Air rebusan daun dewan
daru dapat disimpan hingga 2–3 hari di dalam lemari es. Pastikan untuk tidak mencampurkan bahan tambahan apa pun agar manfaat herbalnya tetap terjaga.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Manfaat Kesehatan Daun Dewandaru
- Menurunkan Tekanan Darah Tinggi: Senyawa tanin dalam daun dewandaru membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat terjaga.
- Mengendalikan Kolesterol: Kandungan flavonoid dalam daun ini berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam darah.
- Meredakan Peradangan: Flavonoid dalam daun dewandaru juga memiliki sifat antiinflamasi yang bermanfaat untuk meredakan nyeri sendi dan peradangan lainnya.
3. Apakah air rebusan daun dewandaru aman dikonsumsi setiap hari?
Tentu saja, Anda bisa menikmatinya dengan tenang, asalkan dalam porsi yang seimbang dan tidak berlebihan. Namun, jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar tetap aman dan sehat.
4. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus daun dewandaru?
Setelah air mendidih, proses perebusan biasanya berlangsung selama 10 hingga 15 menit, menciptakan momen magis di dapur saat bahan-bahan mulai berubah menjadi hidangan lezat yang siap dinikmati.
5. Apa efek samping dari konsumsi daun dewandaru?
Kemungkinan efek samping termasuk reaksi alergi, seperti ruam kulit atau gangguan pencernaan. Jika Anda mengalami gejala ini, hentikan konsumsi segera.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/rmt)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
