All Quiet on the Western Front (1930)
Synopsis
All Quiet on the Western Front menceritakan pengalaman tragis para tentara muda Jerman selama Perang Dunia I. Film ini menampilkan Lew Ayres sebagai Paul Baumer, murid sekaligus penulis yang memimpin teman-temannya; Louis Wolheim sebagai Corporal Stanislaus "Kat" Katczinsky, veteran tua yang ahli membuat sepatu; John Wray sebagai Himmelstoss, mantan tukang pos yang menjadi sersan pelatih yang kejam; dan Arnold Lucy sebagai Professor Kantorek, guru yang membujuk murid-muridnya untuk mendaftar tentara. Cerita dimulai dengan pidato Kantorek tentang kemuliaan membela tanah air, membuat Paul dan teman- temannya penuh semangat mendaftar, namun ilusi romantis mereka segera hancur saat menghadapi pelatihan brutal Himmelstoss.
Begitu sampai di garis depan, para tentara muda langsung diserang artileri. Kompi ke-2 yang mereka gabungi dipenuhi veteran tua yang keras, dan mereka menukar rokok, alkohol, serta sabun dengan makanan curian dari Kat. Misi pertama bersama para veteran sangat brutal; beberapa tewas atau kehilangan nyali saat bombardir, sementara serangan besar pertama menimbulkan banyak korban tanpa perubahan wilayah. Ketika kompi digantikan, mereka mendapat jatah ganda karena banyaknya korban. Diskusi tentang penyebab perang tidak mengubah pandangan siapa pun tentang realitas perang.
Himmelstoss akhirnya dikirim ke garis depan dan karena reputasinya buruk, dipaksa naik ke parit bersama kompi ke-2. Ia cepat tewas saat mencoba menunjukkan keberanian. Paul membunuh seorang tentara Prancis dan terguncang setelah menghabiskan malam di lubang peluru bersama pria yang sekarat itu. Ia mencoba pertolongan pertama dan memohon ampun sebelum kembali ke garis Jerman, di mana Kat menghiburnya.
Paul dan sahabatnya Albert Kropp terluka parah akibat tembakan artileri dan dirawat di rumah sakit Katolik. Paul pulih lebih cepat dari perkiraan, tapi kelegaan itu ternoda melihat Albert yang kehilangan kedua kakinya. Saat cuti pulang ke rumah, Paul terkejut melihat keluarganya begitu optimis dan tidak tahu apa-apa tentang perang. Saat kembali ke sekolah Kantorek untuk bercerita, Paul justru menyampaikan kekecewaannya, dan murid-murid menuduhnya pengecut.
Cuti Paul dipersingkat, ia kembali ke Kompi ke-2 yang kini dipenuhi pengganti lebih muda dari kelasnya. Satu-satunya wajah yang dikenalnya adalah Tjaden, yang memberitahu nasib beberapa teman mereka. Paul bertemu kembali dengan Kat, namun sebuah bom udara menghancurkan tulang kering Kat, dan saat dibawa ke rumah sakit lapangan, ledakan kedua menewaskan Kat. Paul terpukul, tersesat di medan perang sementara paramedis bermain kartu di sekitarnya.
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026