10 Cara Memperbanyak Sirih Gading dengan Mudah, Bisa Pakai Air hingga Media Tanam

10 Cara Memperbanyak Sirih Gading dengan Mudah, Bisa Pakai Air hingga Media Tanam
Cara Memperbanyak Sirih Gading dengan Mudah

Kapanlagi.com - Sahabat KLovers, cara memperbanyak sirih gading ternyata tidak harus menggunakan teknik rumit atau peralatan khusus. Tanaman hias yang dikenal dengan nama ilmiah Epipremnum aureum ini justru termasuk tanaman yang relatif mudah diperbanyak dari potongan batang, bahkan bisa mulai menumbuhkan akar ketika direndam di dalam air.

Menariknya, satu tanaman sirih gading yang sudah rimbun dapat menjadi sumber banyak bibit baru selama bagian batang yang dipotong memiliki titik tumbuh atau ruas. Royal Horticultural Society (RHS) juga menyebut epipremnum sebagai tanaman yang mudah diperbanyak karena batangnya dapat menghasilkan akar dari bagian sambungan daun.

Tak heran jika tanaman ini banyak dipilih untuk mempercantik rumah, rak, hingga area kerja tanpa perlu membeli tanaman baru berkali-kali. Berikut cara memperbanyak sirih gading dari berbagai sumber, Selasa (18/8/2026).

1. Mengenal Sirih Gading Sebelum Diperbanyak

Mengenal Sirih Gading Sebelum Diperbanyak (Foto: Pexels)

Sirih gading merupakan tanaman merambat dari keluarga Araceae. Kew melalui Plants of the World Online mencatat nama ilmiahnya sebagai Epipremnum aureum (Linden & André) G.S.Bunting dan menyebut tanaman ini berasal dari Kepulauan Society, khususnya Moorea, serta tumbuh alami di lingkungan tropis yang lembap.

Dalam perawatan rumahan, sirih gading dikenal sebagai tanaman yang cukup adaptif. Missouri Botanical Garden mencatat tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi cahaya terang tidak langsung atau cahaya sebagian, sementara media tanam sebaiknya tetap memiliki drainase yang baik. Tanaman ini juga tergolong mudah diperbanyak melalui stek batang.

Hal paling penting untuk dipahami sebelum melakukan perbanyakan adalah keberadaan ruas batang atau node. Bagian inilah yang menjadi lokasi munculnya akar dan tunas baru. Karena itu, memotong satu daun tanpa menyertakan bagian batang yang memiliki node biasanya tidak cukup untuk menghasilkan tanaman baru.

Inilah alasan mengapa cara memperbanyak sirih gading sebaiknya tidak hanya berfokus pada panjang potongan, tetapi juga memastikan setiap potongan memiliki setidaknya satu ruas yang sehat.

2. Cara Memperbanyak Sirih Gading dengan Air

Cara Memperbanyak Sirih Gading dengan Air (AI Generated)

Metode air menjadi pilihan paling sederhana untuk pemula karena perkembangan akar dapat diamati secara langsung. RHS merekomendasikan mengambil potongan batang, memotongnya tepat di bawah sambungan daun, lalu menaruh potongan tersebut di dalam gelas berisi air di lokasi terang sampai akar tumbuh.

Caranya dimulai dengan memilih batang yang sehat, tidak lembek, dan bebas dari tanda busuk. Gunakan gunting atau pisau yang bersih agar risiko kontaminasi pada luka potongan lebih kecil.

Potong batang menjadi beberapa bagian. Pastikan setiap potongan memiliki setidaknya satu node dan satu atau beberapa daun. Bila tersedia akar udara kecil pada batang, bagian tersebut juga dapat menjadi titik yang membantu proses perakaran.

Setelah itu, masukkan bagian node ke dalam air, sedangkan daun sebaiknya tetap berada di atas permukaan air. Letakkan wadah di area yang memperoleh cahaya terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung terlalu kuat.

Air perlu diperhatikan agar tidak menjadi keruh atau berbau. Ketika akar mulai berkembang dan terlihat cukup sehat, potongan dapat dipindahkan ke media tanam.

Metode ini menarik karena perkembangan akar dapat dipantau setiap hari. Namun, jangan terburu-buru memindahkan stek hanya karena satu akar kecil sudah muncul. Tanaman akan lebih siap beradaptasi ketika sistem akarnya sudah berkembang dengan baik.

Memperbanyak Sirih Gading Langsung di Media Tanam

Cara memperbanyak sirih gading juga dapat dilakukan langsung menggunakan media tanam. Teknik ini cocok bagi orang yang ingin mengurangi proses adaptasi dari kondisi air menuju tanah.

Ambil batang sehat, kemudian potong tepat di bawah node. Masukkan bagian node tersebut ke dalam media tanam yang lembap dan memiliki drainase baik. Jangan menanam terlalu dalam karena batang yang terus-menerus berada dalam kondisi terlalu basah lebih mudah mengalami pembusukan.

Untuk media, prinsip utamanya bukan harus menggunakan satu bahan tertentu, melainkan memastikan media mampu menahan kelembapan secukupnya sekaligus mengeluarkan kelebihan air.

Penelitian Attanayake dan rekan-rekan berjudul “Stimulatory Effect of Indole–3–Butyric Acid and Rooting Media on Adventitious Rooting in Epipremnum aureum ‘Marble Queen’ Stem Cuttings” yang terbit pada 2023 di Indonesian Journal of Applied Research menguji stek satu ruas pada Epipremnum aureum ‘Marble Queen’. Penelitian tersebut menemukan bahwa media perakaran memberikan pengaruh penting terhadap keberhasilan pembentukan akar, sementara kombinasi media dan konsentrasi IBA tertentu dapat mempercepat proses perakaran.

Temuan ini memberi pelajaran sederhana bagi pemilik tanaman di rumah: kondisi media sama pentingnya dengan kualitas batang yang digunakan. Stek yang sehat tetap bisa gagal apabila media terlalu padat, terlalu basah, atau tidak memiliki sirkulasi udara yang cukup.

3. Gunakan Teknik Satu Ruas untuk Mendapat Lebih Banyak Bibit

Gunakan Teknik Satu Ruas untuk Mendapat Lebih Banyak Bibit (AI Generated)

Salah satu cara yang dapat membuat proses perbanyakan lebih efisien adalah teknik single-node cutting atau stek satu ruas. Teknik tersebut bahkan digunakan dalam perbanyakan komersial Epipremnum aureum ‘Marble Queen’.

Prinsipnya sederhana. Batang panjang tidak perlu ditanam sebagai satu potongan besar. Batang tersebut dapat dibagi menjadi beberapa bagian, dengan setiap bagian memiliki node yang diperlukan untuk menghasilkan akar dan pertumbuhan baru.

Misalnya, satu sulur memiliki beberapa ruas yang sehat. Alih-alih menanam sulur tersebut sebagai satu stek, setiap ruas bisa dipisahkan menjadi beberapa calon tanaman. Dengan cara ini, satu indukan yang sudah panjang berpotensi menghasilkan lebih banyak bibit.

Namun, semakin kecil potongan yang digunakan, semakin penting menjaga lingkungan tetap stabil. Jangan sampai media terlalu kering, tetapi juga jangan terus-menerus tergenang.

Coba Teknik Layering Tanpa Memisahkan Batang dari Indukan

Bagi pemula yang khawatir steknya gagal, teknik layering bisa menjadi pilihan. RHS menjelaskan bahwa batang epipremnum yang merambat dapat diletakkan atau ditahan pada media tanam hingga akar mulai muncul dari bagian sambungan daun.

Pada teknik ini, batang belum langsung dipotong dari tanaman induk. Bagian node ditempelkan atau ditekan ringan ke media yang lembap, sementara ujung batang tetap terhubung dengan tanaman utama.

Setelah bagian node menghasilkan akar yang cukup, batang dapat dipotong dari induknya dan diperlakukan sebagai tanaman baru. Keuntungan teknik ini adalah potongan tetap memperoleh dukungan dari tanaman induk selama fase awal pembentukan akar.

Metode tersebut juga cocok untuk tanaman yang memiliki sulur panjang. Daripada membiarkan batang menjuntai begitu saja, beberapa node dapat sekaligus diarahkan ke pot baru.

4. Pilih Batang yang Tepat, Bukan Sekadar Batang yang Panjang

Pilih Batang yang Tepat, Bukan Sekadar Batang yang Panjang (AI Generated)

Kesalahan yang sering terjadi dalam cara memperbanyak sirih gading adalah memilih batang berdasarkan ukurannya saja. Padahal, batang panjang belum tentu menjadi bahan stek terbaik.

Pilih batang yang terlihat sehat, memiliki daun baik, tidak menunjukkan tanda busuk, serta memiliki node yang jelas. Batang yang terlalu lemah atau sudah mengalami kerusakan akan memiliki peluang lebih rendah untuk berkembang secara optimal.

Pemangkasan juga sebenarnya dapat menjadi bagian dari perawatan rutin. RHS menjelaskan bahwa pemangkasan ujung batang dapat mendorong pertumbuhan tunas samping sehingga tanaman menjadi lebih rimbun. Batang hasil pemangkasan tersebut kemudian dapat dimanfaatkan sebagai bahan stek.

Dengan demikian, perbanyakan tidak harus dianggap sebagai pekerjaan terpisah dari perawatan. Pemangkasan yang dilakukan untuk merapikan tanaman sekaligus dapat menghasilkan bahan untuk membuat tanaman baru.

Apakah Hormon Akar Wajib Digunakan?

Jawabannya tidak. Sirih gading memang dikenal mudah diperbanyak melalui stek batang sehingga hormon perakaran bukan syarat mutlak untuk memulai proses.

Dalam penelitian “Root Organogenesis Induction in Epipremnum aureum Stem Cuttings with Plant Biostimulants and Synthetic Rooting Hormone” pada 2022, Dadeth E. Villafuerte, Edwin Angeles, Angerica Bayog, Rhegine Duka, N.L. Meñoza, M.A. Sanchez, dan R. De Jesus menguji beberapa perlakuan pada stek E. aureum. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa beberapa perlakuan dapat memengaruhi perkembangan akar, tetapi percobaan itu dilakukan dalam kondisi penelitian dan bukan berarti semua tanaman rumahan harus memakai bahan perangsang akar.

Karena itu, pemula sebaiknya mengutamakan hal dasar terlebih dahulu: batang sehat, node yang tepat, kelembapan yang terkontrol, media memiliki drainase baik, dan pencahayaan sesuai.

Menariknya, penelitian lain juga menunjukkan bahwa mikroorganisme tertentu berpotensi meningkatkan pembentukan akar. Dalam penelitian Kaymak, Irmak, Aksoy, dan Tekiner berjudul “AUXIN-PRODUCING PLANT GROWTH-PROMOTING RHIZOBACTERIA PROMOTE ROOT FORMATION OF EPIPREMNUM AUREUM CUTTINGS” yang terbit pada 2021 di Journal of Animal and Plant Sciences, beberapa perlakuan bakteri menghasilkan persentase perakaran lebih tinggi dibandingkan kontrol.

Namun, fakta tersebut lebih relevan sebagai informasi ilmiah mengenai fisiologi perakaran dan belum perlu diterapkan sebagai langkah wajib dalam perbanyakan sederhana di rumah.

5. Letakkan di Tempat Terang, tetapi Jangan Membakarnya

Letakkan di Tempat Terang, tetapi Jangan Membakarnya (AI Generated)

Setelah stek dibuat, pencahayaan menjadi faktor berikutnya yang perlu diperhatikan. Sirih gading dapat tumbuh baik pada cahaya terang tidak langsung, sementara paparan matahari siang yang terlalu kuat berisiko membuat daun mengalami kerusakan.

Tempat yang dekat jendela dengan cahaya tersaring dapat menjadi pilihan. Jika menggunakan metode air, jangan meletakkan gelas tepat di bawah terik matahari hanya agar akar dianggap tumbuh lebih cepat.

Tanaman membutuhkan keseimbangan. Cahaya membantu proses fotosintesis, tetapi lingkungan terlalu panas dan penguapan berlebihan justru dapat membuat stek kehilangan kelembapan sebelum sistem akarnya terbentuk.

Hindari Kesalahan yang Membuat Stek Sirih Gading Gagal

Dalam praktiknya, kegagalan perbanyakan sering terjadi bukan karena tanaman sulit tumbuh, melainkan karena kondisi setelah pemotongan tidak tepat.

Kesalahan pertama adalah memasukkan daun ke dalam air. Daun yang terendam lebih mudah membusuk dan dapat membuat kualitas air cepat menurun.

Kesalahan kedua adalah menggunakan media yang terlalu basah. Media yang lembap berbeda dengan media yang terus tergenang. Akar tetap membutuhkan oksigen, sehingga drainase menjadi bagian penting dalam proses perakaran.

Kesalahan berikutnya adalah mengambil potongan tanpa node. Daun memang terlihat seperti bagian utama tanaman, tetapi untuk teknik stek batang, node jauh lebih penting karena dari bagian tersebut akar dan tunas baru dapat berkembang.

Jangan pula terlalu sering mencabut stek untuk mengecek apakah akar sudah tumbuh. Perakaran membutuhkan waktu dan gangguan berulang dapat merusak akar-akar muda yang masih rentan.

Kapan Stek Sirih Gading Siap Dipindahkan ke Pot?

Tidak ada satu angka hari yang berlaku untuk semua kondisi karena kecepatan perakaran dipengaruhi oleh varietas, lingkungan, kualitas stek, media, air, suhu, dan cahaya.

Sebagai gambaran, penelitian Villafuerte dan rekan-rekan memantau perkembangan akar stek Epipremnum aureum selama hingga 30 hari. Ini menunjukkan bahwa proses pembentukan akar memang berlangsung bertahap dan tidak selalu instan.

Untuk stek yang direndam dalam air, tanda paling mudah adalah munculnya akar yang sudah berkembang dan terlihat cukup kuat. Setelah itu, pindahkan secara perlahan ke media yang memiliki drainase baik.

Jangan langsung memberikan pupuk dalam jumlah banyak kepada stek yang baru beradaptasi. Pada fase awal, fokus utama adalah membantu tanaman membangun akar dan beradaptasi dengan lingkungan barunya.

6. Cara Memperbanyak Sirih Gading agar Hasilnya Lebih Rimbun

Cara Memperbanyak Sirih Gading Agar Hasilnya Lebih Rimbun (AI Generated)

Ada satu strategi yang sering terlupakan. Memperbanyak tanaman bukan hanya soal membuat bibit baru, tetapi juga bagaimana membuat indukan tetap tumbuh menarik.

Setelah beberapa batang dipotong, indukan dapat merangsang pertumbuhan tunas baru dari bagian node yang tersisa. RHS menyebut pemangkasan batang dapat mendorong munculnya tunas samping sehingga tanaman menjadi lebih padat dan tidak terlihat terlalu panjang atau kurus.

Bibit yang sudah berakar juga dapat ditanam beberapa potong dalam satu wadah. Cara ini bisa menghasilkan tampilan lebih penuh dibandingkan hanya menanam satu stek dalam satu pot.

Jadi, satu tanaman induk sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk dua tujuan sekaligus: menghasilkan bibit baru dan membentuk tanaman utama agar lebih rimbun.

Tips agar Perbanyakan Sirih Gading Berhasil

Kunci utama cara memperbanyak sirih gading sebenarnya sederhana. Pastikan selalu ada node pada setiap stek, gunakan alat potong yang bersih, jaga kelembapan tanpa membuat media tergenang, serta berikan cahaya terang tidak langsung.

Untuk pemula, metode air adalah cara paling mudah karena perkembangan akar dapat dilihat dengan mata. Setelah terbiasa, teknik stek langsung pada media tanam atau layering dapat dicoba untuk menghasilkan bibit dalam jumlah lebih banyak.

Satu hal yang juga perlu diperhatikan adalah keamanan. RHS dan North Carolina Extension Gardener Plant Toolbox mencatat Epipremnum aureum sebagai tanaman yang dapat berbahaya jika tertelan dan dapat menyebabkan iritasi, sehingga penggunaan sarung tangan saat memangkas menjadi langkah yang bijak, terutama bila ada anak-anak atau hewan peliharaan di rumah.

Pada akhirnya, keberhasilan perbanyakan bukan ditentukan oleh ramuan khusus, melainkan oleh pemilihan bagian tanaman yang tepat dan kondisi tumbuh yang stabil. Dengan memahami fungsi node, pemilik sirih gading dapat mengubah satu sulur panjang menjadi beberapa calon tanaman baru tanpa proses yang merepotkan.

7. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Memperbanyak Sirih Gading

Apakah sirih gading bisa diperbanyak hanya dari daun?

Umumnya tidak. Untuk perbanyakan melalui stek, bagian yang penting adalah batang yang memiliki node atau ruas karena dari titik tersebut akar dan tunas baru dapat berkembang.

Lebih baik memperbanyak sirih gading di air atau tanah?

Keduanya dapat digunakan. Metode air lebih mudah dipantau karena akar terlihat langsung, sedangkan stek langsung pada media tanam dapat mengurangi proses adaptasi dari air ke media setelah akar terbentuk.

Berapa lama akar sirih gading muncul?

Waktunya dapat berbeda-beda tergantung kondisi tanaman dan lingkungan. Penelitian pada Epipremnum aureum bahkan memantau perkembangan perakaran selama hingga 30 hari, sehingga sebaiknya tidak terburu-buru menganggap stek gagal.

(kpl/ibr)

Rekomendasi

Trending