8 Cara Menanam Kecipir agar Cepat Merambat, Anti Gagal di Pekarangan Rumah

8 Cara Menanam Kecipir agar Cepat Merambat, Anti Gagal di Pekarangan Rumah
Cara Menanam Kecipir Agar Cepat Merambat

Kapanlagi.com - Kecipir bisa ditanam di pekarangan rumah untuk memanfaatkan ruang yang tersedia secara vertikal. Tanaman ini tumbuh dengan sulur yang membutuhkan tempat untuk menjalar, sehingga penanaman perlu disiapkan sejak awal agar batang tidak tumbuh tanpa arah dan memenuhi area di sekitarnya.

Pertumbuhan kecipir juga dipengaruhi oleh tempat tanam, kondisi tanah, air, cahaya matahari, serta cara mengarahkan sulurnya. Jika beberapa kebutuhan tersebut dipenuhi sejak tanaman mulai tumbuh, batang bisa lebih cepat menemukan rambatan dan terus memanjat.

Karena itu, menanam kecipir tidak cukup hanya dengan memasukkan benih ke tanah. Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan sejak memilih benih hingga mengarahkan sulur. Lantas, bagaimana cara menanam kecipir agar cepat merambat di pekarangan rumah? Simak selengkapnya dihadirkan KapanLagi, Rabu (23/9).

1. Pilih Lokasi yang Mendapat Sinar Matahari

Kecipir - AI generated

Lokasi tanam menjadi langkah pertama yang perlu diperhatikan karena kecipir membutuhkan cahaya untuk mendukung pertumbuhan batang dan daun.

Pilih area pekarangan yang mendapat sinar matahari dalam jumlah cukup dan tidak terhalang bangunan atau tanaman lain.

  • Pilih tempat yang mendapat sinar matahari sekitar 6–8 jam sehari.
  • Hindari lokasi yang sering tergenang air.
  • Sisakan ruang untuk memasang rambatan.
  • Pastikan sulur memiliki arah tumbuh ke atas.

2. Siapkan Tanah Sebelum Menanam

Tanah menjadi tempat akar mengambil air dan unsur yang dibutuhkan tanaman selama tumbuh.

Sebelum benih dimasukkan, olah tanah agar tidak terlalu padat dan campurkan kompos atau pupuk kandang yang sudah matang.

  • Gemburkan tanah menggunakan cangkul atau sekop.
  • Campurkan kompos secukupnya.
  • Buat lubang tanam dengan kedalaman sekitar 2–3 cm.
  • Beri jarak sekitar 50–75 cm antartanaman.

3. Rendam Benih Sebelum Ditanam

Benih kecipir bisa direndam terlebih dahulu sebelum ditanam. Langkah ini dilakukan dengan memasukkan benih ke dalam air selama sekitar 6–12 jam, kemudian menanamnya pada media yang sudah disiapkan.

Setelah benih ditanam, tutup dengan tanah secukupnya dan jangan menekan permukaannya terlalu kuat. Siram menggunakan air dalam jumlah yang cukup agar tanah tetap lembap tanpa menjadi becek.

Pada tahap ini, hindari memindahkan benih atau mengaduk tanah di sekitar lubang tanam. Biarkan proses perkecambahan berlangsung dan mulai perhatikan pertumbuhan tunas yang muncul dari permukaan tanah.

4. Atur Penyiraman Sejak Tanaman Masih Muda

Tanaman kecipir - AI generated

Penyiraman perlu dilakukan dengan melihat kondisi tanah. Saat tanaman masih muda, tanah sebaiknya tidak dibiarkan terlalu kering karena akar belum berkembang luas untuk mencari air.

Siram tanaman secara rutin, terutama ketika cuaca panas dan permukaan tanah mulai mengering. Namun, jangan memberikan air secara berlebihan karena tanah yang terus basah bisa mengganggu pertumbuhan akar.

Ketika tanaman mulai tumbuh lebih besar, perhatikan kelembapan tanah sebelum kembali menyiram. Cara ini membantu menjaga kebutuhan air tanpa membuat pekarangan menjadi terlalu basah.

5. Pasang Rambatan Sejak Awal

Rambatan menjadi bagian penting jika tujuan menanam kecipir adalah membuat tanaman cepat memanjat.

Jangan menunggu sulur terlalu panjang karena batang akan lebih mudah diarahkan ketika masih muda dan mulai mencari tempat untuk melilit.

Gunakan tali, kawat, jaring, bambu, atau para-para.

Pasang rambatan sebelum sulur memanjang.

Buat penyangga yang cukup kuat untuk menopang tanaman.

Arahkan rambatan ke atas agar tanaman tidak menjalar di tanah.

6. Arahkan Sulur ke Rambatan

Tanaman kecipir - AI generated

Ketika sulur mulai muncul, arahkan secara perlahan menuju tali, jaring, atau penyangga yang sudah tersedia. Sulur yang dibiarkan tumbuh tanpa arah bisa menjalar ke tanah atau tanaman lain di dekatnya.

Pemeriksaan bisa dilakukan setiap beberapa hari untuk melihat arah pertumbuhan batang. Jika sulur belum menemukan rambatan, bantu dengan meletakkannya dekat penyangga tanpa menarik atau melilitkannya secara paksa.

Setelah sulur mulai melilit rambatan, biarkan tanaman mengikuti jalurnya. Penataan sejak awal membuat pertumbuhan kecipir lebih mudah diarahkan dan membantu memanfaatkan ruang pekarangan secara vertikal.

7. Berikan Pupuk Sesuai Kebutuhan

Pemberian pupuk perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman dan media tanam.

Kompos atau pupuk kandang matang bisa digunakan sebagai sumber bahan organik, sedangkan pupuk tambahan sebaiknya diberikan sesuai kebutuhan tanaman.

  • Campurkan kompos ketika menyiapkan media tanam.
  • Tambahkan pupuk organik saat pertumbuhan mulai berlangsung.
  • Jangan memberikan pupuk dalam jumlah berlebihan.
  • Perhatikan perubahan pertumbuhan setelah pemupukan.

8. Berikan Ruang agar Kecipir Terus Merambat

Setelah tanaman mulai memanjat, jangan biarkan sulur menumpuk pada satu bagian rambatan. Arahkan pertumbuhan ke sisi yang masih kosong agar tanaman memiliki ruang untuk terus bergerak ke atas dan menyebar.

Pangkas bagian yang sudah rusak atau mengganggu jalur pertumbuhan bila diperlukan. Namun, jangan memangkas sulur yang sedang tumbuh tanpa alasan karena bagian tersebut membantu tanaman mencari tempat untuk merambat.

Dengan rambatan yang tersedia, air yang cukup, tanah yang mendukung, serta cahaya matahari yang sesuai, kecipir bisa diarahkan untuk tumbuh secara vertikal. Perawatan sederhana ini juga membuat pekarangan lebih mudah ditata.

9. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Kecipir Agar Cepat Merambat

1. Berapa lama kecipir mulai merambat?

Kecipir mulai merambat setelah batang dan sulur berkembang, dengan waktu yang dipengaruhi kondisi tanaman dan lingkungan.

2. Apakah kecipir harus menggunakan rambatan?

Sebaiknya menggunakan rambatan karena kecipir memiliki sulur yang tumbuh dengan cara menjalar dan memanjat.

3. Berapa jarak tanam kecipir yang tepat?

Jarak sekitar 50–75 cm bisa digunakan agar setiap tanaman memiliki ruang untuk tumbuh dan merambat.

4. Apakah kecipir bisa ditanam di dalam pot?

Bisa, selama pot memiliki ruang yang cukup untuk akar, media tanam sesuai, dan tersedia rambatan untuk sulur.

5. Mengapa kecipir tidak kunjung merambat?

Pertumbuhan bisa terhambat jika tanaman kekurangan cahaya, air, ruang tumbuh, atau belum memiliki rambatan untuk tempat sulur berkembang.

(kpl/rul)

Rekomendasi

Trending