Arti dari Mimpi Seseorang Menurut Psikologi dan Sains, Ini Penjelasan Lengkapnya

Arti dari Mimpi Seseorang Menurut Psikologi dan Sains, Ini Penjelasan Lengkapnya
arti dari mimpi seseorang (h)

Kapanlagi.com - Terbangun dengan bayangan wajah seseorang yang baru saja hadir dalam tidur adalah pengalaman yang hampir semua orang pernah rasakan. Sosoknya bisa gebetan, mantan, anggota keluarga, teman lama, atau bahkan orang asing yang tidak dikenal.

Banyak orang penasaran dengan arti dari mimpi seseorang, apakah sekadar bunga tidur atau menyimpan pesan tertentu. Secara umum, memimpikan orang tertentu lebih sering menjadi cerminan pikiran serta emosi bawah sadar ketimbang ramalan yang pasti.

Dilansir dari Sleep Foundation, mimpi paling sering dan paling intens muncul pada fase tidur REM, meski sebenarnya bisa hadir di tahap tidur mana pun. Memahami arti dari mimpi seseorang secara ilmiah membuat kita bisa menyikapinya dengan tenang, bukan buru-buru panik.

1. Arti dari Mimpi Seseorang Secara Umum

Secara sederhana, mimpi adalah rangkaian gambar, pikiran, dan emosi yang muncul saat kita tertidur. Ketika salah satu "tokoh" dalam rangkaian itu adalah orang tertentu, lahirlah rasa penasaran tentang arti dari mimpi seseorang yang kita lihat.

Sebagian besar isi mimpi sebenarnya bukan hal yang benar-benar asing. Sebagaimana disampaikan MIT McGovern Institute, mimpi umumnya tersusun dari pengalaman, pikiran, emosi, tempat, dan orang-orang yang pernah kita temui dalam hidup.

Kemunculan sosok tertentu biasanya menandakan bahwa orang itu punya makna bagi kita, entah positif, negatif, maupun campuran keduanya. Itulah sebabnya pikiran seolah tetap "menyimpan" mereka bahkan ketika tubuh sedang beristirahat.

Meski begitu, arti dari mimpi seseorang tidak bisa dibaca sebagai kepastian. Selain sisi psikologis, ada pula tafsir dari sudut pandang spiritual seperti arti mimpi menurut primbon Jawa serta arti mimpi bertemu seseorang menurut Islam, yang sifatnya simbolis dan sebaiknya tidak ditelan mentah-mentah.

2. Arti dari Mimpi Seseorang Menurut Psikologi

Dari kacamata psikologi, mimpi lama dipandang sebagai jendela menuju alam bawah sadar. Sigmund Freud menyebut mimpi sebagai saluran aman bagi keinginan yang tak tersampaikan, sehingga memimpikan seseorang bisa menjadi tempat menyalurkan rindu, kagum, atau harapan yang terpendam.

Carl Jung menawarkan tafsir yang berbeda. Ia melihat setiap tokoh dalam mimpi sebagai proyeksi bagian dari diri sendiri, sehingga sosok yang hadir bisa mewakili kualitas seperti keberanian atau kelembutan yang ingin kita kembangkan, mirip pola yang dibahas pada arti mimpi orang yang kita suka menurut psikologi dan sains.

Kendati populer, sains modern belum bisa memastikan makna tunggal sebuah mimpi. Michelle Drerup, pakar kedokteran tidur perilaku, dikutip dari Cleveland Clinic, menyatakan, "Tidak ada teori yang benar-benar konsisten dan terbukti secara ilmiah yang mengaitkan isi tertentu dengan makna sebuah mimpi."

Pendekatan kontemporer lebih menekankan fungsi emosional mimpi sebagai alat mengolah perasaan. Carder Stout, psikoterapis sekaligus analis mimpi, dikutip dari Goop, menyatakan, "Ada pemahaman bersama di kalangan terapis bahwa mimpi bersifat kompensatoris, yaitu bertujuan membawa materi dari alam bawah sadar menuju kesadaran."

3. Alasan Seseorang Bisa Hadir dalam Mimpi

Kenapa wajah seseorang tiba-tiba muncul saat tidur, bahkan sosok yang tidak sedang kita pikirkan? Agatha Montgomery, psikolog klinis, dikutip dari Gulf News, menjelaskan, "Mimpi kita sering menyoroti orang-orang yang mengisi hidup kita, baik lewat interaksi yang sering maupun ikatan emosional."

Berikut beberapa alasan yang paling sering melatarbelakangi hadirnya seseorang dalam mimpi:

  1. Rasa rindu. Kangen pada orang yang lama tak dijumpai kerap muncul lewat mimpi. Jika sosok yang sama hadir berulang, tidak ada salahnya menyapa atau menjumpainya, seperti yang banyak dialami pada mimpi bertemu teman lama.
  2. Rasa khawatir. Mimpi bisa lahir dari kecemasan terhadap kabar atau keadaan seseorang, misalnya setelah kita mendengar berita kurang baik tentangnya.
  3. Urusan yang belum selesai. Luka lama atau konflik yang belum tuntas dapat kembali muncul dalam mimpi sebagai dorongan halus untuk berdamai dan menyelesaikannya.
  4. Rasa suka atau cinta terpendam. Perasaan yang tak sempat terucap sering meluap dalam tidur, seperti pada kasus arti mimpi dicintai laki-laki yang dikenal.
  5. Interaksi yang baru terjadi. Kerap kali kita memimpikan orang karena baru berjumpa atau berkomunikasi dengannya. Richard Schweickert, peneliti mimpi, dikutip dari HowStuffWorks, mengatakan, "Kita kebanyakan bermimpi tentang orang-orang penting yang saat ini berinteraksi dengan kita, meski kita juga memimpikan orang dari masa lalu dan karakter yang tak dikenal."
  6. Refleksi diri dan atribut pribadi. Sosok tertentu bisa mewakili sifat yang ingin kita kembangkan, sehingga mimpi menjadi pengingat untuk bertumbuh, senada dengan gagasan pada mimpi yang dikaitkan dengan nilai dan pertumbuhan diri.
  7. Kelanjutan aktivitas harian. Banyak mimpi hanyalah sambungan dari apa yang kita alami sepanjang hari, sehingga orang yang paling sering kita temui otomatis lebih mudah hadir.

4. Tafsir Arti dari Mimpi Seseorang Berdasarkan Sosoknya

Setiap sosok yang hadir membawa nuansa makna yang berbeda, apalagi bila mimpinya terasa sangat hidup. Mengacu pada riset yang dipublikasikan Scientific American, mimpi yang terasa hidup, aneh, dan intens secara emosional berkaitan erat dengan bagian otak amigdala dan hipokampus.

Berikut ragam tafsir umum berdasarkan siapa sosok yang muncul dalam tidur:

  1. Mantan kekasih. Biasanya mencerminkan perasaan atau kenangan yang belum tuntas, bukan tanda ingin kembali. Ulasannya bisa dibaca pada arti mimpi ketemu mantan.
  2. Orang yang disukai. Kerap menjadi saluran rasa kagum atau harapan terpendam, seperti dijelaskan pada arti mimpi orang yang kita suka.
  3. Anggota keluarga. Umumnya memantulkan dinamika hubungan, rasa sayang, kekhawatiran, atau keinginan untuk lebih dekat dengan mereka.
  4. Teman lama. Bisa menandakan kerinduan pada masa lalu atau dorongan untuk kembali menyambung silaturahmi yang sempat terputus.
  5. Orang yang sudah meninggal. Sering dikaitkan dengan rasa rindu, proses berduka, atau urusan yang belum selesai, sebagaimana diulas pada arti mimpi melihat orang meninggal dan mimpi bertemu orang yang sudah meninggal. Baca juga: arti mimpi diajak orang yang sudah meninggal dan tafsirnya menurut psikologi.
  6. Orang yang tidak dikenal. Kerap mewakili sisi diri yang belum kita sadari, mirip pembahasan pada arti mimpi didatangi laki-laki ke rumah.
  7. Orang yang dibenci. Bisa menjadi cermin konflik batin atau emosi negatif yang perlu diselesaikan, senada dengan simbolisme pada arti mimpi membunuh orang.

5. Mitos "Dia Sedang Memikirkan Kita" dan Cara Menyikapi Mimpi

Salah satu mitos paling populer menyebut jika kita memimpikan seseorang, berarti orang itu sedang memikirkan kita. Anggapan ini terdengar romantis, tetapi bagaimana faktanya?

Merujuk MindBodyGreen, tidak ada bukti ilmiah yang memastikan bahwa memimpikan seseorang berarti orang tersebut turut memikirkan kita. Mimpi lebih merupakan refleksi pikiran dan perasaan bawah sadar diri sendiri, bukan cerminan isi kepala orang lain.

Kendati demikian, pengalaman bermimpi tetap layak direnungkan sebagai jalan mengenal diri. Antonio Zadra, peneliti tidur dan mimpi dari University of Montreal, dikutip dari The Washington Post, mengatakan, "Sungguh pengalaman yang aneh dan menakjubkan ketika kita dilempar ke dunia virtual tempat kita bertemu orang, berinteraksi, dan merasakan beragam emosi."

Cara paling sehat menyikapinya adalah tidak buru-buru menafsirkan mimpi sebagai pertanda pasti. Catat detailnya dalam jurnal, jadikan bahan introspeksi, jaga kualitas tidur lewat rutinitas tenang seperti membaca kata bijak sebelum tidur atau menerapkan tips agar tidur lebih nyenyak, dan bila mimpi terus berulang serta mengganggu, konsultasikan dengan psikolog. Fenomena unik seperti mimpi dalam mimpi maupun mimpi menangis pun akan lebih mudah dipahami ketika tubuh dan pikiran benar-benar beristirahat.

6. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Arti Mimpi Seseorang

Apakah memimpikan seseorang berarti dia juga memikirkan kita?

Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut. Memimpikan seseorang umumnya mencerminkan pikiran dan emosi bawah sadar kita sendiri, bukan tanda bahwa orang itu sedang memikirkan kita.

Kenapa kita bisa memimpikan seseorang yang tidak dipikirkan?

Wajah seseorang bisa muncul meski tidak sedang dipikirkan karena otak tetap memproses memori dan emosi saat tidur. Sosok itu sering hadir akibat interaksi terakhir, rasa rindu, rasa khawatir, atau urusan yang belum selesai.

Apakah mimpi tentang seseorang adalah pertanda jodoh?

Secara psikologis, mimpi bukan ramalan jodoh, melainkan refleksi perasaan dan harapan. Dalam kepercayaan tertentu memang ada yang memaknainya sebagai pertanda, tetapi sebaiknya tidak dijadikan dasar utama dalam mengambil keputusan.

Daftar Referensi

  1. Cleveland Clinic. Dreams: What They Are and What They Mean. Diakses pada 16 September 2026, dari https://health.clevelandclinic.org/dreams-and-dreaming
  2. Sleep Foundation. Dreams: Why They Happen and What They Mean. Diakses pada 16 September 2026, dari https://www.sleepfoundation.org/dreams
  3. Scientific American. The Science Behind Dreaming. Diakses pada 16 September 2026, dari https://www.scientificamerican.com/article/the-science-behind-dreaming/
  4. HowStuffWorks. What Does It Mean When You Dream About Someone? Diakses pada 16 September 2026, dari https://science.howstuffworks.com/life/inside-the-mind/human-brain/what-does-it-mean-when-dream-about-someone.htm
  5. The Washington Post. Sleep researchers pose different theories of why humans dream. Diakses pada 16 September 2026, dari https://www.washingtonpost.com/wellness/2025/02/08/dreams-sleep-brain-cognition-anxiety/

(kpl/cel)

Rekomendasi

Trending