Cara Membuat Kue Lapis Tanpa Tepung Tapioka, Tetap Kenyal Berkat Tepung Hunkwe

Cara Membuat Kue Lapis Tanpa Tepung Tapioka, Tetap Kenyal Berkat Tepung Hunkwe
kue lapis tanpa tepung tapioka yang tetap kenyal dan enak (AI Generated)

Kapanlagi.com - Kue lapis tanpa tepung tapioka bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin mencoba variasi baru dari jajanan tradisional ini. Meski umumnya menggunakan tepung tapioka sebagai salah satu bahan utama, resep berikut menawarkan alternatif dengan memanfaatkan kombinasi tepung hunkwe dan tepung terigu.

Tepung tapioka selama ini dikenal berfungsi memberi tekstur kenyal sekaligus membantu mengentalkan dan menjaga kelembapan adonan. Namun, tanpa bahan tersebut pun kue lapis tetap dapat dibuat dengan tekstur yang lembut dan kenyal melalui perpaduan tepung hunkwe serta tepung terigu.

Seperti apa cara membuat kue lapis tanpa tepung tapioka ini? Yuk simak resep selengkapnya.

1. Apa yang Dibutuhkan untuk Membuat Kue Lapis Tanpa Tepung Tapioka?

Perpaduan tepung hunkwe dan tepung terigu menjadi kunci utama dalam resep ini. Kombinasi keduanya menghasilkan tekstur yang berbeda dari kue lapis tradisional, tetapi tetap lembut saat disantap.

Untuk membuatnya, siapkan santan yang berasal dari 1/2 butir kelapa sebanyak 850 ml. Santan kemudian dipadukan dengan daun pandan sehingga memberikan aroma yang lebih harum pada adonan.

Bahan lain yang diperlukan terdiri dari 130 gram tepung hunkwe, 70 gram tepung terigu, 90 gram gula pasir, 1/2 sendok teh garam, 1/2 sendok teh vanila cair, pewarna makanan secukupnya jika diinginkan, sedikit minyak goreng untuk mengoles loyang, serta loyang berukuran 14 x 14 cm dengan tinggi 7 cm.

2. Langkah Membuat Adonan hingga Siap Dikukus

Mulailah dengan merebus santan bersama daun pandan sambil terus diaduk hingga mendidih agar santan tidak pecah. Setelah itu, angkat dan biarkan hingga benar-benar dingin sebelum digunakan.

Di wadah lain, campurkan tepung hunkwe, tepung terigu, gula pasir, garam, dan vanila cair. Setelah semua bahan kering tercampur rata, tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan whisk sampai adonan halus dan tidak menggumpal.

Agar teksturnya semakin lembut, saring adonan sebelum dibagi ke beberapa wadah. Jika ingin membuat lapisan berwarna, tambahkan pewarna makanan pada masing-masing adonan sesuai selera.

3. Menata Loyang dan Mengukus Setiap Lapisan

Sebelum mulai mengukus, olesi seluruh permukaan loyang dengan sedikit minyak goreng agar kue lebih mudah dilepaskan setelah matang. Sementara itu, panaskan kukusan hingga air benar-benar mendidih dan menghasilkan uap yang banyak. Lapisi tutup kukusan menggunakan kain bersih supaya tetesan air tidak jatuh ke permukaan adonan.

Tuang satu sendok sayur adonan ke dalam loyang sebagai lapisan pertama. Kukus selama sekitar 5–7 menit hingga lapisan mengeras dan matang sebelum menambahkan adonan berikutnya.

Lanjutkan proses tersebut dengan menuangkan adonan berwarna lain secara bergantian. Pastikan setiap lapisan sudah matang terlebih dahulu sebelum lapisan selanjutnya ditambahkan agar hasil akhirnya rapi dan tidak mudah terlepas. Setelah seluruh adonan habis, kukus lapisan terakhir selama 15–20 menit hingga kue matang sempurna.

4. Tips agar Kue Lapis Tetap Lembut dan Kenyal

Setelah proses pengukusan selesai, angkat loyang dari kukusan lalu biarkan kue benar-benar dingin. Langkah ini penting agar tekstur tetap terjaga dan kue tidak rusak saat dikeluarkan dari loyang maupun dipotong.

Penggunaan santan juga perlu diperhatikan. Pilih santan dengan kekentalan sedang, kemudian tunggu hingga benar-benar dingin sebelum dicampurkan ke bahan kering. Cara ini membantu mencegah adonan menggumpal sehingga hasil akhirnya lebih halus.

Selain itu, pastikan kukusan sudah panas sejak awal dan menghasilkan uap yang banyak. Waktu pengukusan juga perlu diikuti sesuai resep. Lapisan yang dikukus terlalu sebentar berisiko tidak menyatu dengan lapisan berikutnya, sedangkan pengukusan yang terlalu lama dapat membuat tekstur kue menjadi lebih kering.

Kesabaran menjadi bagian penting dalam membuat kue lapis. Proses menuang adonan sedikit demi sedikit dan mengukus setiap lapisan memang memerlukan waktu, tetapi langkah tersebut membantu menghasilkan lapisan yang rapi dengan tekstur lembut dan kenyal.

Dalam resep ini, fungsi tepung tapioka sebagai pemberi tekstur kenyal digantikan oleh kombinasi tepung hunkwe dan tepung terigu. Meski tanpa tepung tapioka, kue lapis tetap dapat memiliki tekstur yang lembut dengan cita rasa khas. Selama santan didinginkan sebelum dicampur ke adonan dan waktu pengukusan setiap lapisan dipatuhi, hasil akhir kue dapat tetap matang merata dan mudah dipotong setelah benar-benar dingin.

(kpl/mda)

Rekomendasi

Trending