Alasan Uya Kuya Tak Mau Lagi Diam Hadapi Fitnah, Trauma Rumah Pernah Dijarah
Keputusan Uya Kuya untuk melaporkan penyebar hoaks terkait 750 dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) bukan tanpa alasan. Ia memiliki pengalaman traumatis pada Agustus lalu, di mana rumahnya dijarah massa akibat video fitnah yang didiamkan.
Uya menjelaskan bahwa dulu ia cenderung mengabaikan berita hoaks karena merasa tidak perlu mengklarifikasi sesuatu yang tidak benar. Namun, sikap diamnya justru berujung fatal bagi keamanan keluarganya.
Belajar dari pengalaman pahit tersebut, Uya kini lebih responsif terhadap serangan fitnah di media sosial. Ia melihat pola yang sama terjadi lagi saat ini, di mana video-video lamanya dipotong dan diberi narasi palsu untuk menggiring opini publik.
"Orang rumah yang kemarin dijarah aja belum selesai direnovasi, sampai sekarang belum ditempatin, ini udah ada fitnah lagi yang begitu kejamnya. Seenaknya aja orang buat berita yang sama sekali nggak bener gitu," tambahnya lagi.
Hak Cipta: KapanLagi.com/Budy Santoso





































































